nothing
Artikel kesehatan Serba Serbi Gigi Berkawat-medicastore.com
nothing
Medicastore
Serba Serbi Gigi Berkawat
20-02-2009 | drg. Enny Tyasandarawati Hardono, Sp.Ort
Email EMAIL  | Print PRINT  | RSS RSS
 

Perawatan dengan Kawat Gigi
kawat gigi

Kawat gigi yang dalam bahasa Belanda disebut behel atau dalam bahasa Inggris disebut dengan braces, saat ini pemakaiannya sedang diminati. Mereka yang memakai kawat gigi dalam dunia kedokteran gigi, disebut sebagai pasien dengan perawatan orthodontik (ortho: lurus, donti: gigi). Jadi, perawatan dengan kawat gigi adalah perawatan untuk meluruskan kembali/menata ketidakteraturan letak gigi (mal oklusi). Ketidakteraturan letak gigi (mal oklusi) ini menyebabkan gigi susah dibersihkan sehingga makanan mudah melekat dan membuat gigi berlubang (karies).

Penyebab gigi tidak beraturan
Penyebab ketidakteraturan letak gigi (mal oklusi) ini karena adanya ketidakharmonisan ukuran gigi dengan rahang atau dengan otot sekitar mulut. Hal ini disebabkan antara lain oleh faktor genetik/keturunan, pola makan, dan perilaku. Pola makan yang membiasakan anak untuk terlalu lama makan makanan lunak menyebabkan rahang kurang berkembang. Demikian juga dengan perilaku yang tidak baik seperti menghisap jari, pemakaian dot yang terlalu lama, bernafas melalui mulut, maupun cara menelan yang salah.

Penggunaan Behel: siapa dan kapan
Yang memerlukan perawatan orthodontik adalah mereka yang memiliki gigi geligi yang tidak beraturan sehingga gigi geligi tampak maju mundur, gigi gingsul, gigi jarang, juga keadaan yang menyebabkan letak gigi geligi sedemikian rupa karena ukuran rahangnya lebih maju (rahangnya cakil atau tonggos).

Perawatan orthodontik ini sebaiknya dilakukan sejak diketahui adanya kelainan, dapat dilakukan pada anak- anak, remaja maupun dewasa. Pada anak-anak yaitu ketika memasuki tahap pergantian gigi susu ke periode gigi tetap, sekitar umur 6 tahun. Walaupun pada saat itu masih belum perlu memakai kawat gigi, kecuali pada kasus yang berhubungan dengan rahang. Normalnya adalah pada usia 11-12 tahun (pada masa akhir gigi bercampur).

Lama Perawatan
Lamanya perawatan orthodontik ini tergantung pada keparahan mal oklusi, jenis perawatan, dan kerjasama (ko-operatif-an) pasien untuk mematuhi jadwal kontrol. Jadwal kontrol bertujuan untuk mengaktifkan alat orthodontik yang dilakukan tiap 3-4 minggu sekali. Hal yang biasanya dirasakan pasien setelah kontrol adalah rasa kencang pada gigi geliginya.

Mengenal Alat Orthodontik
Perawatan orthodontik dapat dilakukan dengan alat lepasan (removable appliance), alat cekat (fix appliance) maupun kombinasi.

Alat lepasan (removable appliance)
Alat lepasan (removable appliance) dapat memperbaiki kelainan letak gigi derajat ringan dengan hasil yang memuaskan.
Untuk alat orthodontik yang lepasan terdiri dari:
  • Plat dasar yang terbuat dari akrilik dan menempel pada langit langit rahang atas atau pada dasar mulut rahang bawah.
  • Bagian aktif yang terbuat dari kawat stainless steel yang berfungsi untuk menggerakkan gigi ke tempat yang diinginkan.
  • Bagian retensi untuk menahan agar alat tidak terlepas dari mulut.
Alat cekat (fix appliance)
Alat cekat (fix appliance) yaitu alat yang direkatkan pada tiap tiap gigi dan terdiri dari:
  • Bracket dan band
    Bracket ini bahannya dapat logam atau bukan logam seperti porselen, komposit, plastik. Bahan-bahan ini mempunyai warna yang mendekati warna gigi. Band (cincin) gigi disemenkan pada gigi geraham.
  • Archwire (busur kawat)
  • Pengikat yang menyatukan busur kawat dengan bracket, terbuat dari kawat halus atau karet. Untuk karet ini, produsen alat ortho menyediakan bermacam macam warna.
bracesKarena bahan-bahan untuk alat ini kebanyakan masih didatangkan dari luar negeri, maka biaya perawatan dengan alat ini lebih mahal. Pemasangan alat ini sebaiknya dilakukan oleh dokter gigi spesalis yaitu dokter gigi yang memperoleh pendidikan lanjutan dan gelar khusus orhodontist. Perawatan orthodontik dengan alat cekat relatif lebih singkat dibandingkan dengan alat lepasan.
Sesudah masa perawatan aktif selesai dan gigi geligi sudah terletak pada posisi yang diinginkan, maka untuk menjaga kestabilan hasil perawatan digunakan retainer. Alat ini dapat berupa alat lepasan maupun berupa alat cekat pasif. Alat retainer digunakan selama 6 bulan sampai 1 tahun.

Saran dari Dokter
Hal yang perlu diperhatikan bagi mereka yang memerlukan perawatan orthodontik yaitu kebiasaan dan perilaku sehat untuk menjaga kebersihan gigi dan rongga mulut. Caranya adalah dengan menyikat gigi setiap kali sesudah makan dengan sikat gigi khusus, hindari makan makanan yang lengket dan manis, hindari juga makanan yang keras (sebaiknya dipotong kecil-kecil). Kadang terjadi sariawan sebagai reaksi dari alat dalam rongga mulut, biasanya hal tersebut akan hilang dengan sendirinya. Jika ada bagian dari alat yang lepas atau menusuk, disarankan untuk segera datang ke dokter gigi yang merawat. Bagi anda yang merasa membutuhkan perawatan orthodontik, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu pada dokter gigi anda.

Gambar Pasien yang Menggunakan Perawatan Orthodonti
Pasien 1
sebelum perawatan
Sebelum Perawatan
sesudah perawatan
Sesudah Perawatan
Pasien 2
sebelum perawatan
Sebelum Perawatan
sedang dalam perawatan
Sedang dalam Perawatan
sesudah perawatan
Sesudah perawatan

sesudah perawatan dengan retainer lepasan
Sesudah perawatan
dengan retainer lepasan



drg. Enny Tyasandarwati Hardono, Sp.Ort.Penulis merupakan dokter gigi spesialis orthodonti lulusan FKG UI. Penulis dapat ditemui di tempat praktiknya di Unit Celah Bibir dan Langit-langit, RSAB Harapan Kita.
Penulis yang memiliki keahlian tambahan khususnya dalam merapikan gigi anak dengan kelainan celah bibir dan langit-langit, juga merupakan praktisi di RS St. Carolus Jakarta dan Kimia Farma Slipi.

Total Hit : 47410
Saras Subur Ayoe Black Garlic

Artikel Terkait
 
Penyakit Terkait
Bruxisme
 
Komentar
Masukkan komentar Anda, untuk artikel diatas.
Nama:
Email:
Komentar:
  
Daftar Komentar :
  Jesinta lusiana (A sen)05 Nov 2012
penggunaan behel berbahaya tidak? *Red : Bila dikerjakan oleh dokter ahli yang sesuai & seusai juga dnegan indikasinya maka tidak berbahaya, malah dapat memperbaiki masalah kesehatan yg sebelumnya ada

 0 dislike
 0 like
Laporkan
Beri Tanggapan
  Adda06 Jul 2012
dok,gimana kalo perawatan ortho buat pasien HIV? *Red : Mohon maaf rubrik ini bukan diasuh oleh seorang dokter. Sebaiknya ditanyakan langsung ke dokter gigi

 0 dislike
 0 like
Laporkan
Beri Tanggapan
  fatah07 Jun 2012
assalamualaikum dok, bagaimana klo giginya berlubang dan tidak teratur..? apa masih bisa di rapikan ...? seperti yang saya alami... *Red : Mohon maaf rubrik ini bukan diasuh oleh seorang dokter. Untuk gigi yang tidak teratur dapat dirapikan dengan menggunakan kawat gigi, tetapi bila ada gigi yang berlubang maka harus ditambal dulu. Untuk lebih jelasnya dapat berkonsultasi ke dokter gigi spesialis orthodonti

 0 dislike
 0 like
Laporkan
Beri Tanggapan
  Adda03 May 2012
dok,gimana kalo perawatan ortho buat pasien HIV? *Red : Mohon maaf rubrik ini bukan diasuh oleh seorang dokter. Untuk itu mungkin dapat berkonsultasi langsung ke dokter gigi

 0 dislike
 0 like
Laporkan
Beri Tanggapan
  Dinda Laurent28 Mar 2012
Dok, saya ni dah pake behel nya alhamdulillah ada kemajuan sedikit. tapi kenapa gigi saya jdi agak maju ya dok,? untuk agar gigi saya tidak maju harus bagaimana dok? trim's *Red : Bila sudah menggunakan behel maka biasanya akan terlihat perubahan pd bentuk susunan gigi. Dokter gigi yg memasang behel pasti sudah mempertimbangkan perubahan susunan gigi tersebut saat memasang behelnya, tetapi bila masih ragu dapat juga ditanyakan ke dokternya langsung saat kontrol kawat bulanan

 0 dislike
 0 like
Laporkan
Beri Tanggapan
 
Klik disini untuk berkomentar melalui account anda:
 
 Next

Info Penyakit

Dermatitis Stasis
Dermatitis Stasis

Deskripsi : Dermatitis Stasis adalah suatu peradangan
Baca selengkapnya »

Herpes Pada Kehamilan
Herpes Pada Kehamilan

Deskripsi : Herpes pada kehamilan (Herpes Gestasional/Pemphigoid
Baca selengkapnya »

Tentang Produk

KALBUTOL TABLET 500 MG

Tablet 500 mg 10 x 10's

ROVITAL TABLET

Tablet salut gula 10 x 10 biji.