nothing
Maag dan Antasida-medicastore.com
nothing
Medicastore
Maag dan Antasida
20-04-2009 | Enny Sophia-medicastore.com
Email EMAIL  | Print PRINT  | RSS RSS
 

Apa yang anda lakukan bila merasa sakit di perut bagian atas, mual, dan kembung? Mungkin anda akan segera ke warung, toko obat, maupun apotik terdekat untuk membeli obat maag yang dijual bebas. Biasanya anda akan diberikan antasida untuk mengurangi keluhan yang anda rasakan. Lantas apa yang perlu di ketahui tentang obat dan penyakit yang satu ini?

Penyakit maag, Penyakit Apakah itu?
maagMaag berasal dari bahasa Belanda yang artinya adalah lambung. Seseorang yang mengalami maag biasanya merasakan sakit dan tidak nyaman pada perut. Gejala lain yang dirasakan adalah sendawa, perut kembung, mual, muntah, merasa penuh, atau merasa terbakar di perut bagian atas. Maag dapat muncul secara tiba-tiba dalam waktu yang singkat (akut), waktu yang lama (kronik), atau karena kondisi khusus seperti adanya penyakit lain. Salah satu contoh maag akut adalah rasa tidak nyaman ketika mengkonsumsi alkohol maupun asetosal.

Mengapa Saya Sakit Maag?
Penyakit yang juga disebut gastritis ini disebabkan oleh bermacam hal. Munculnya penyakit maag sering dihubungkan dengan obat-obatan, kondisi medis, stress fisik, kebiasaan hidup, zat kimia, serta infeksi. Obat seperti asetosal, anti inflamasi non steroid/AINS (seperti ibuprofen dan naproxen), serta suplementasi kalium umumnya menyebabkan gangguan lambung. Menelan zat kimia yang bersifat korosif (seperti asam ataupun larutan yang bersifat basa), atau alkohol juga menyebabkan maag. Bakteri penginfeksi penyebab maag yang paling umum adalah bakteri Helicobacter pylori, menyebabkan maag kronik.

Bagaimana Saya Mengatasi Penyakit Maag?
Mengatasi penyakit maag biasanya dengan menggunakan obat untuk mengurangi asam lambung. Hal ini dapat membantu mengurangi keluhan gejala serta mempercepat penyembuhan (karena asam lambung mengiritasi jaringan yang mengalami peradangan). Selain itu, hindari juga beberapa makanan, minuman, maupun penggunaan obat tertentu.

Banyak pilihan obat yang dapat digunakan dalam penanganan penyakit maag. Pilihan pengobatan juga harus berdasarkan pemeriksaan. Untuk pengobatan sendiri (swamedikasi) hanya bersifat menghilangkan gejala penyakit. Bila gejala penyakit tidak kunjung mereda setelah tiga sampai tujuh hari, sebaiknya dikonsultasikan pada dokter keluarga.

Jika maag disebabkan infeksi H. pylori, kemungkinan dokter akan meresepkan antibiotik. Selain itu, ada juga obat-obatan yang digunakan untuk menghambat sekresi asam lambung (penghambat histamine 2/H2 blocker seperti ranitidine dan simetidin), maupun obat untuk menetralisir asam lambung (antasida). Pengobatan yang lebih kuat  yang digunakan untuk melindungi saluran cerna atau untuk mengurangi asam lambung tersedia dengan resep dokter. Konsultasikan dengan tenaga kesehatan anda.

Apa yang Perlu Saya Ketahui tentang Antasida?
obatAntasida (antacid, antiacid) merupakan salah satu pilihan obat dalam mengatasi sakit maag. Antasida diberikan secara oral (diminum) untuk mengurangi rasa perih akibat suasana lambung yang terlalu asam, dengan cara menetralkan asam lambung. Asam lambung dilepas untuk membantu memecah protein. Lambung, usus, dan esophagus dilindungi dari asam dengan berbagai mekanisme. Ketika kondisi lambung semakin asam ataupun mekanisme perlindungan kurang memadai, lambung, usus dan esophagus rusak oleh asam memberikan gejala bervariasi seperti nyeri lambung, rasa terbakar, dan berbagai keluhan saluran cerna lainnya.

Umumnya antasida merupakan basa lemah. Biasanya terdiri dari zat aktif yang mengandung alumunium hidroksida, madnesium hidroksida, dan kalsium (bisa anda lihat di kemasan antasida). Terkadang antasida dikombinasikan juga dengan simetikon yang dapat mengurangi kelebihan gas.

Efek samping yang utama antasida dengan zat aktif alumunium hidroksida adalah konstipasi (sembelit). Sedangkan antasida dengan zat aktif magnesium hidroksida dapat menyebabkan diare, sehingga kedua zat aktif ini sering dikombinasikan agar efek samping dapat diminimalisir. Seseorang yang mengalami gangguan ginjal harus berhati-hati dalam menggunakan antasida yang mengandung magnesium, bahkan bila perlu jangan menggunakannya. Antasida yang mengandung kalsium dapat mengontrol keasaman di lambung sekaligus sebagai suplementasi kalsium. Suplemen kalsium sangat penting bagi wanita postmenopause. Antasida yang mengandung kalsium dapat menyebabkan sembelit.


Yang Perlu Saya Perhatikan?
  • Yang perlu Anda perhatikan salah satunya cara penggunaan antasida. Tablet antasid dikonsumsi dengan cara dikunyah kira-kira setengah jam sebelum makan. Hal ini dimaksudkan agar waktu kerja antasida lebih cepat. Antasida yang berbentuk suspensi sebelum digunakan harus dikocok terlebih dahulu.
  • Antasida dapat berinteraksi dengan senyawa logam lain yang terkandung pada makanan atau obat tertentu, misalnya isoniazid, penisilin, tetrasiklin, vitamin B12. Biasanya dokter maupun apoteker akan memberi informasi mengenai penggunaan antasida bila diberikan juga pengobatan lain (berselang waktu 1-2 jam).
  • Perhatikan bila Anda sedang diet rendah natrium, beberapa antasida mengandung cukup banyak natrium

Jika anda mengetahui penyebab penyakit maag anda, segeralah menghindari penyebab maag. Pada penggunaan asetosal, asetosal yang bersalut (dilapisi film) tidak menimbulkan gejala maag karena tablet salut tidak larut di lambung. Anti infalmasi non steroid seperti ibuprofen yang berefek samping pada lambung dikonsumsi setelah makan. Terkadang dokter mengkombinasikannya dengan antasida.

Hampir setiap orang pernah mengalami penyakit pencernaan dan iritasi lambung. Dalam banyak kasus, terjadi hanya sebentar dan tidak membutuhkan perawatan medis. Tapi jika terdapat gejala-gejala gastritis yang terjadi secara terus menerus selama tiga hari atau lebih, segera temui dokter. Pastikan untuk menginformasikan semua yang anda rasakan terutama bila merasakan sakit setelah meminum obat-obat bebas seperti asetosal atau yang lainnya. Semoga bermanfaat.

Total Hit : 37364
Rich C & Cleanse Black Garlic

Artikel Terkait
 
Penyakit Terkait
 
Komentar
Masukkan komentar Anda, untuk artikel diatas.
Nama:
Email:
Komentar:
  
Daftar Komentar :
  fadli26 Apr 2011
Saya sering merasakan kembung diperut, sudah hampir 3 tahun, saya pernah melakukan endoskopi akan tetapi hasilnya nihil, lambung saya baik2 saja. Perut saya ga terasa sakit, akan tetapi kalau kembungnya datang badan serasa lemas, sebaiknya apa yg harus saya lakukan?

 0 dislike
 0 like
Laporkan
Beri Tanggapan
  Ayiek11 Mar 2011
saya penderita tungkak lambung yg akut & kronis. dokter internist sering memberi saya nexium, clobazam, propepsa & buscopan. apakah fungsi masing obat tersebut? jika kambuh buang angin (kentut) saja usus sakit hebat apalagi BAB sampe mau pingsan. Mohon penjelasan. terimakasih *Red : nexium untuk tukak lambung, clobazam utk mengatasi kejang/kram, propepsa jg utk tukak lambung & buscopan utk gangguan kontraksi saluran cerna, saluran kemih

 0 dislike
 0 like
Laporkan
Beri Tanggapan
  Dwina18 Feb 2011
Aku slah satu dr skian bnyk yg pny kluhan di asam lambung, trimakasih atas informasinya....

 0 dislike
 0 like
Laporkan
Beri Tanggapan
  Febri27 Dec 2010
mw nanya nih...klo magaldrat itu mekanisme krjanya sama g' antasida biasa??? makasih

 0 dislike
 0 like
Laporkan
Beri Tanggapan
  BIMA TARSIA PUTRA24 Oct 2010
apa ya ? efek samping penggunaan antasida jangka panjang ? *Red : Antasida dimaksudkan untuk digunakan hanya apabila asam lambung berlebih, bukan digunakan secara rutin setiap hari. ES dari penggunaan obat-obatan termasuk antasida utk pemakaian secara terus menerus & jangka panjang adalah adanya gangguan pada ginjal

 0 dislike
 0 like
Laporkan
Beri Tanggapan
 
Klik disini untuk berkomentar melalui account anda:
 
 Next

Info Penyakit

Operasi Kanker
Operasi Kanker

Deskripsi : Operasi (pembedahan) merupakan suatu bentuk
Baca selengkapnya »

Parasomnia
Parasomnia

Deskripsi : Parasomnia adalah mimpi yang hidup
Baca selengkapnya »

Tentang Produk

TRADOSIK CAPSULE

Kapsul 50 mg x 10 x 10 biji.

SOLATHIM CAPSULE 500 MG

Kapsul 500 mg x 10 x 10's