Mengenal Hernia
|
| 01-11-2010 | Bekti-medicastore.com |
EMAIL |
PRINT |
RSS
|
| |
|
 Hernia merupakan tonjolan keluar dari organ atau jaringan lain akibat adanya bukaan yang tak normal di tubuh. Kebanyakan hernia terjadi ketika ada sebagian usus yang keluar melalui dinding perut yang lemah, sehingga terlihat tonjolan yang dapat dirasakan & diraba. Hernia dapat terjadi didaerah pangkal paha, pusar ataupun bagian lain. Ada hernia yang sudah muncul sejak lahir, ada juga yang berkembang dalam hitungan bulan atau tahun, tetapi ada juga hernia yang muncul tiba-tiba. Gambar dibawah adalah ilustrasi terjadinya hernia.

Hernia terjadi karena adanya kelemahan pada bagian dinding perut sehingga bagian organ yang lain seperti usus dapat keluar. Sebenarnya tidak umum bagi seseorang untuk mempunyai kelemahan pada dinding perut sejak lahir, biasanya kelemahan pada bagian perut tersebut terjadi seiring berjalannya waktu atau dari luka bekas irisan operasi. Adanya tekanan dari organ atau jaringan tubuh pada dinding perut yang lemah tersebutlah yang menyebabkan organ menonjol keluar. Faktor yang dapat mempengaruhi lemahnya dinding perut adalah usia, merokok serta kegemukan.

Hernia dapat dilihat & dirasakan, biasanya kita dapat merasakan adanya hernia tersebut dari benjolan ataupun seperti bengkak disekitar perut ataupun pangkal paha yang bisa hilang atau tetap muncul saat berbaring ataupun saat ditekan. Kita juga merasakan rasa sakit yang awalnya samar tetapi menjadi lebih jelas saat beraktivitas, serta benjolan yang semakin membesar.
Jika mengalami hernia jenis inguinal, maka cara yang umum untuk mengatahuinya adalah dengan menemukan adanya benjolan di sekitar pangkal paha, bagian skrotum biasanya akan membesar juga. Benjolan ini seringkali terlihat jelas dibawah kulit, serta dapat menghilang saat berbaring tetapi akan muncul kembali jika sedang batuk, bersin ataupun mengejan saat BAB. Beberapa jenis hernia tidak menimbulkan rasa sakit sama sekali, sementara yang lain dapat menimbulkan rasa sakit yang samar tetapi dapat menjadi jelast saat melakukan aktifitas fisik.


Abdominal / Incisional Hernia
Hernia jenis abdominal atau ventral ini terjadi ketika usus tertekan keluar melalui dinding perut yang lemah. Seringkali hernia jenis ini disebut juga dengan hernia incisional karena biasanya benjolan tersebut muncul di tempat yang terdapat luka bekas irisan operasi sebelumnya. Benjolan tersebut biasanya muncul di sekitar daerah perut.
Umbilical Hernia
Hernia umbilical ini biasanya terjadi di sekitar daerah pusar & umum terjadi pada wanita saat hamil ataupun setelahnya.
Inguinal Hernia
Hernia inguinal ini dapat terjadi pada salah satu sisi ataupun di kedua sisi dari pangkal paha ataupun skrotum. Bila terjadi pada salah satu sisi disebut dengan unilateral & bila terjadi kedua sisi disebut dengan bilateral. Sebagian besar kasus hernia terjadi didaerah ini & biasanya juga lebih sering terjadi pada pria.
Femoral Hernia
Hernia yang terjadi pada wanita di sekitar pangkal paha ini disebut juga dengan hernia femoral. Hernia terjadi apabila ada kelemahan pada daerah arteri di paha bagian atas.
Hiatal Hernias
Hernia hiatal terjadi ketika bagian perut & kerongkongan melewati daerah diafragma ke bagian dada. Gejala umum yang sering dirasakan adalah heartburn atau rasa panas disekitar dada yang sering disebut juga dengan GERD (Gastroesophageal Reflux Disease). Hernia Paraesophageal dapat terjadi ketika ada bagian perut yang tertekan hingga ke bagian dada disebelah esophagus, akibatnya tertekannya bagian tersebut sehingga dapat menghambat aliran darah ke organ ataupun bagian lain.
Satu-satunya cara untuk penyembuhan hernia adalah melalui perbaikan dengan operasi. Sampai saat ini belum ada obat yang dapat mengatasi kondisi tersebut. Mungkin kata operasi dapat mengecilkan hati orang untuk melakukan pengobatan, terlebih jika hernia yang diderita belum terlalu menganggu, tetapi perlu diingat bahwa hernia ini cenderung akan semakin memburuk seiring berjalannya waktu serta juga adanya resiko untuk menimbulkan komplikasi lain. Sehingga penanganan sedini mungkin sangat disarankan untuk dilakukan secepat mungkin, selain itu konsultasi dengan dokter yang menangani sebaiknya juga dilakukan khususnya mengenai pilihan jenis operasi yang ingin dilakukan.
Diambil dari berbagai sumber
Gambar : herniainfo.com
|
| Total Hit : 3655 |
| Daftar Komentar: |
| * | tomi pada 17-03-2010, menulis: |
| | saya seorang pria,
Tinggi/berat badan 180 cm/105 kg.
Saya rutin olahraga berenang,fitness dan yoga..
Saat kemarin d lakukan USG u penyakit maag, saat benjolan d pusar d USG,dokter mencurigai adanya kemungkinan hernia Umbilicus. Meski dokter USG ny sedikit menguman kok byk lemak d benjolan ni,krn muncul gambar putih2 d layar.
Pertanyaannya adalah,apakah seorang pria dewasa, bisa terkena hernia ini?
Apakah hernia umbilicus ni bs d sembuhkan seperti kalau pada bayi,bisa sembuh sendiri?
Terima kasih *Red : Hernia umbilical ini dapat terjadi pada orang dewasa & untuk penanganannya memang diperlukan tindakan operasi |
| * | ari pada 15-03-2010, menulis: |
| | sy wanita 22th.. hernia bilateral sejak bayi. tp kmrn tgl 6 operasi sdh dlksnakn.. tp msh ngilu smpe skrg.. kanan kiri operasinya. smpe kapan y sy bs fit lg. *Red : UNtuk pemulihan luka operasi tergantung dari kondisi fisik & lukanya. Sebaiknya untuk membuat luka cepat kering tidak melakukan aktifitas yg berat dahulu. Untuk lebih jelasnya dapat berkonsultasi dengan dokter |
| * | Edwin pada 13-03-2010, menulis: |
| | Untuk operasi hernia pada bayi kira-kira umur berapa dan berat badan yg ideal untuk melaksanakan operasi terima kasih sebelumnya *Red : Untuk informasi yang lebih jelas sebaiknya bapak berkonsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam |
| * | annisa pada 27-02-2010, menulis: |
| | apakah setelah operasi hernia dapat muncul kmbali???adik sy pd umur 4bln telah melakukan operasi hernia,,sekarang adik saya berumur 7bln,,tapi akhir2 ini tanda2 hernia muncul lagi..apakah ada kemungkinan hernia muncul lagi meskipun sudah di operasi??? *Red : mungkin saja dapat timbul kembali, sebaiknya diperiksa oleh dokter untuk mendapatkan diagnosa yang tepat |
| * | isca pada 16-02-2010, menulis: |
| | apakah hernia itu dapat menyebabkan kematian jika tidak di obati ?? *Red : Untuk menyebabkan kematian langsung mungkin tidak, tetapi hernia dapat mengganggu kenyamanan penderita & menimbulkan rasa nyeri ataupun terjadinya komplikasi akibat pembusukan usus |
|
|