nothing
Artikel makanan yg bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh
nothing
Medicastore
Makanan yang Dapat Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh pada Anak
02-03-2014 | Bekti-medicastore.com
Email EMAIL  | Print PRINT  | RSS RSS
 

Apakah mungkin makanan yang diberikan ke anak kita bisa membantu mengurangi resiko mereka untuk sakit ?. Menurut dr. Leo A. Heitlinger yang merupakan ketua dari the American Academy of Pediatrics section on gastroenterology, hepatology, and nutrition, “kita tahu bahwa apa yang kita makan bisa menimbulkan pengaruh terhadap sistem kekebalan tubuh, jadi apakah untuk tujuan mencegah terkena flu atau hanya untuk menjaga kesehatannya sepanjang tahun, maka memberikan makanan yang bisa meninkatkan sistem kekebalan tubuh sangatlah bermanfaat. Untuk mengetahui lebih jelas lagi mengenai makanan apa saja yang bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh pada anak, bisa dibaca pada artikel dibawah ini yang medicastore.com ambil dari webmd.com.

 

Makanan yang bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Berikut ini adalah 5 jenis  makanan yang bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh beserta kandungan nutrisi yang terdapat di dalamnya.

1. Yogurt

Yogurt mengandung bakteri bermanfaat yang disebut dengan probiotik. Seperti yang telah diketahui, bakteri ini juga terdapat di usus halus & bisa meningkatkan kemampuan tubuh untuk menyerap makanan. Selain itu, probiotik juga berperan penting untuk membantu tubuh melawan penyakit. Salah satu penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa pada anak yang mengkonsumsi yogurt, mempunyai resiko 19% lebih rendah untuk terkena flu, infeksi telinga & sakit tenggorokan. Mengenai jenis yogurt apa yang baik untuk dikonsumsi, dr. Leo A. Heitlinger menyebutkan sebaiknya pilih yogurt yang berisi kultur hidup dari probiotik. “Bila ketika dibuka tampak terpisah dengan adanya cairan diatasnya, maka hal tersebut merupakan pertanda yang baik”, tambahnya.

2. Kefir

Mungkin masih banyak yang belum mendengar mengenai produk ini. Kefir adalah minuman seperti yogurt yang dibuat dengan menggunakan butiran kefir (kefir grains). Butiran kefir sendiri adalah kombinasi dari ragi dan bakteri yang hidup pada substrat, yang  terdiri dari berbagai komponen susu. Minuman ini berasa asam yang tajam serta mengandung banyak probiotik sehat. Meskipun belum banyak penelitian mengenai kefir, tetapi penelitian awal menunjukkan bahwa kefir juga dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

3. Kacang walnuts

Kacang walnuts mengandung asam lemak omega-3, yang sangat bermanfaat bagi tubuh. Para ahli percaya bahwa omega-3 bisa membantu tubuh untuk melawan penyakit. Satu penelitian kecil yang dilakukan menunjukkan bahwa omega-3 bisa mengurangi jumlah infeksi saluran pernafasan pada anak. Kacang walnuts juga mudah untuk dikonsumsi sebagai camilan atau sebagai campuran dalam sereal anak.

4. Buah & sayuran

Untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, disarankan untuk mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin C seperti misalnya buah jeruk & stroberi, atau sayuran seperti paprika, brokoli & ubi manis. Belum diketahui secara pasti bagaimana cara kerja vitamin C dalam membantu tubuh  melawan penyakit.

5. Daging tanpa lemak

Kita mungkin tidak mengira bahwa daging bisa bermanfaat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, tetapi sebenarnya bisa. Pertama, daging mengandung protein yang bermanfaat untuk menjaga tubuh tetap kuat. Kemudian, daging tanpa lemak juga mengandung zinc, yang bisa membantu sel darah putih untuk melawan infeksi. Tetapi yang penting, pilihlah produk daging tanpa lemak sehingga bisa mendapatkan manfaat untuk melawan infeksi tanpa takut kadar kolesterolnya menjadi tinggi.

 

Buah & sayuran yang perlu untuk dikonsumsi

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, semua jenis buah & sayur penting untuk dikonsumsi setiap hari karena kandungan nutrisinya. Meskipun demikian, ada beberapa buah & sayur yang mengandung antioksidan lebih tinggi dari buah & sayur lainnya. 3 jenis antioksidan yang utama adalah beta karoten, vitamin C & vitamin E. Kandungan tersebut dapat ditemukan pada buah & sayur yang berwarna ungu, biru, merah, oranye & kuning. Berikut jenis sayuran & buah dimana terdapat kandungan antioksidan tersebut diatas :

1. Beta karoten & karetenoid lain

Apricot, asparagus, bit, brokoli, blewah, wortel, jagung, paprika hijau, kubis, manggis, lobak, nektarin, peach, anggur pink, labu kuning, labu, bayam, ubi, jeruk keprok, tomat & semangka.

2. Vitamin C

Buah beri, brokoli, kubis mini, blewah, kembang kol, anggur, melon, kubis, kiwi, mangga, nektarin, jeruk, papaya, paprika merah, hijau atau kuning, kapri, ubi, stroberi & tomat.

3. Vitamin E

Brokoli, wortel, daun lobak, daun selada, mangga, kacang-kacangan, papaya, labu kuning, paprika merah, bayam & biji bunga matahari.

Selain buah & sayur diatas, masih ada buah & sayur lain yang juga kaya akan kandungan antioksidannya, yaitu : buah prem, apel,  kismis, semua jenis buah beri, plum, anggur merah, ganggang laut, bawang bombay, terung & buncis.

Antioksidan dari sumber lain yang juga bisa membantu menyehatkan tubuh adalah :

4. Zinc 

Tiram, daging merah, unggas, buncis, kacang, seafood, gandum utuh, sereal yang telah di fortifikasi & produk dari susu.

5. Selenium

Terdapat di kacang brazil, ikan tuna, daging, unggas, roti yang di fortifikasi serta produk dari gandum lainnya.

Supaya kandungan antioksidan yang terdapat dalam makanan-makanan diatas bisa dperoleh dengan maksimal, maka sebaiknya dikonsumsi secara mentah atau hanya dikukus sebentar saja. Bila dimasak dalam waktu lama atau direbus maka kandungan antioksidannya bisa berkurang.

 

Kenapa lebih memilih yang bersumber dari makanan dibandingkan suplemen

Meskipun antioksidan bisa diperoleh dari suplemen, tetapi tetap saja lebih baik lagi bila diperoleh langsung dari makanan yang dikonsumsi. Hal ini karena dalam makanan tersebut, seperti misalnya buah & sayur juga terdapat nutrisi lain yang bermanfaat bagi tubuh, yang tidak terdapat dalam suplemen kesehatan. Makanan secara alami mengandung banyak nutrisi yang berbeda yang bisa membantu meningkatkan kesehatan.

Bila ternyata tidak mendapat cukup antioksidan dari makanan yang dikonsumsi, maka para ahli merekomendasikan untuk juga mengkonsumsi multivitamin & mineral. Meskipun sebenarnya semua yang dibutuhkan oleh tubuh bisa diperoleh dari makanan. Bila tidak yakin apakah masih memerlukan asupan suplemen atau tidak, dapat juga berkonsultasi ke dokter.

 

Tips untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh lewat makanan

 

- Pilih makanan sehat yang beragam. Jangan hanya terpaku pada 1 jenis makanan saja meskipun makanan tersebut sangat bernutrisi. Meskipun menyehatkan, tetapi tidak bisa menjadi penyembuh dari segala penyakit. Sebaiknya konsumsi berbagai jenis sayur, buah, gandum utuh & protein tanpa lemak untuk mendapatkan beragam vitamin yang terkandung didalamnya.

- Lebih banyak bukan berarti lebih baik. Bila 1 buah kiwi bagus untuk dikonsumsi, bukan berarti kita harus mengkonsumsi 10 buah untuk mendapatkan manfaat yang lebih banyak lagi. Makanan dalam jumlah yang banyak tidak membuat tubuh menjadi lebih sehat. Begitu tubuh akan mendapatkan apa yang dibutuhkan, sisanya akan dibuang. Hal ini seperti memompa gas kedalam tanki yang sudah terisi penuh.

- Ketahui batasnya. Yang perlu diingat adalah bahwa tidak ada makanan yang bisa mencegah terjadinya flu & juga tidak ada makanan yang bisa menyembuhkan penyakit. Jadi bila ternyata anak anda tetap juga terkena flu, bukan berarti anda telah kurang memberinya makanan yang sehat, hal tersebut dapat terjadi pada siapa pun.

- Pilih makanan dalam bentuk alaminya. Meskipun jus jeruk dalam kemasan juga mengandung vitamin C, tetapi  lebih baik untuk mengkonsumsi buah jeruknya secara langsung. Buah jeruk selain mengandung vitamin C juga kaya akan kandungan nutrisi lainnya. Ada banyak zat kimia alami yang menyehatkan didalam makanan yang belum diketahui manfaatnya & juga tidak bisa diisolasi kedalam pil atau jus dalam kemasan.

 

Sumber :

1. webmd.com

 

Informasi Produk Terkait :

1. CHILD LIFE MULTI VITAMIN & MINERALS ORANGE

 

Artikel Terkait :

  1. Menjaga Gigi Anak Tetap Sehat
  2. Bayi Pucat dan Nafsu Makan Berkurang ? Bisa Jadi Anemia
  3. Kapan Bayi Mulai Bisa Diberi Makanan Tambahan ?

 

Informasi Penyakit Terkait :

  1. Ikhtisar Gizi
  2. Malnutrisi
  3. Sistem Kekebalan Tubuh

 

Program Promosi Medicastore (berlaku mulai tgl 1-28 Februari 2014) :

 

Gabung di facebook medicastore untuk informasi kesehatan terbaru :

https://www.facebook.com/medicastore

Follow juga twitter medicastore di :

@MedicastoreNews

Total Hit : 2805
Saras Subur Ayoe

Komentar
Masukkan komentar Anda, untuk artikel diatas.
Nama:
Email:
Komentar:
  
Daftar Komentar :
 
Klik disini untuk berkomentar melalui account anda:
 
 

Info Penyakit

Trombosis Sinus Kavernosus
Trombosis Sinus Kavernosus

Deskripsi : Trombosis sinus kavernosus merupakan gangguan
Baca selengkapnya »

Sindroma Klinefelter
Sindroma Klinefelter

Deskripsi : Pada sindroma Klinefelter, bayi laki-laki
Baca selengkapnya »

Korespondensi - Copyright - Disclaimer - Profil Medicastore - Cari Info Penyakit - Cari Info Obat - Cari Dokter
Informasi yang tersedia di medicastore.com dikumpulkan dari berbagai sumber dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti nasihat, saran, konsultasi
ataupun kunjungan kepada dokter anda. Bila anda memiliki masalah kesehatan, hubungilah dokter anda.
All rights reserved | © 2016 - www.medicastore.com