nothing
Artikel kesehatan tentang 5 kesalahan diet yg dilakukan pria
nothing
Medicastore
Ini 5 Kesalahan Diet yang Biasa Dilakukan oleh Pria
03-07-2014 | Bekti-medicastore.com
Email EMAIL  | Print PRINT  | RSS RSS
 

Bila merasa sudah melakukan diet & olahraga untuk mengecilkan badan, tetapi ternyata ukuran lingkar perut tidak juga berkurang, jangan buru-buru menyerah & tidak ingin melanjutkan program tersebut kembali. Mengurangi ukuran lingkar perut penting dilakukan & bukan hanya demi alasan penampilan semata. Ada beberapa penyakit kronis yang dikaitkan dengan ukuran lingkar perut yang berlebih, seperti misalnya penyakit jantung, diabetes & tekanan darah tinggi. Untuk mengungkap kesalahan-kesalahan apa saja yang biasa dilakukan oleh pria ketika sedang diet, maka bisa dibaca pada artikel dibawah ini yang medicastore.com ambil dari webmd.com.

 

5 kesalahan diet yang dilakukan pria

Ada banyak alasan kenapa seseorang bisa gagal menjalani diet, bisa karena kurang konsisten menjalani diet, cara melakukan diet yang salah atau salah mengelola waktu makan. Berikut ini adalah 5 kesalahan diet yang biasa dilakukan oleh pria :

 

1. Cukup hanya dengan olahraga saja

Ketika mengkonsumsi kalori lebih banyak dari yang dibakar oleh tubuh maka bisa dibayangkan akan tersimpan dimana kalori yang berlebih tersebut. Bila kemudian mengira bahwa kelebihan kalori tersebut akan mudah dibakar ketika berolahraga nanti, maka sebaiknya pikirkan kembali. Menurut dr. Brett White dari Oregon Health and Science University di Portland, Amerika Serikat, ada banyak mitos mengenai peran olahraga dalam proses menurunkan berat badan. Olahraga memang sangat penting untuk menjaga kesehatan kardiovaskular, tetapi untuk mengurangi ukuran lingkar perut & menurunkan berat badan,  tidak cukup bila hanya dengan berolahraga saja. Tetap perlu untuk melakukan pengaturan pola makan atau diet karena proses menurunkan berat badan bermula dari pilihan makanan apa yang kita konsumsi & jumlahnya.

Seorang ahli diet dari San Francisco, Manuel Villacorta, RD mengatakan bahwa ia sering menjumpai klien yang berusia diatas 40 tahun menemukan kurangnya efek menurunkan berat badan bila hanya dengan berolahraga saja. “Dahulu hal tersebut bisa berhasil tetapi saat ini mereka mengetahui bahwa olahraga saja tidak menimbulkan efek yang sama lagi’, tambahnya.

Aktif berolahraga secara rutin tentu saja penting untuk dilakukan. Tetapi jangan hanya mengandalkan olahraga saja untuk mengurangi kalori dalam tubuh, terutama bila jumlah asupan kalori yang masuk lebih besar dari yang dibuang tubuh. Untuk itu pengaturan pola makan atau diet penting juga untuk dilakukan.

 

2. Makan kapan saja

Ternyata tidak cuma apa yang kita makan saja yang perlu untuk diperhatikan, tetapi waktu makan juga mempunyai peranan penting. Dengan makan kapan saja tanpa memperhatikan ritme alami tubuh bisa mengakibatkan terjadinya kenaikan berat badan. Dengan makan pada waktu-waktu yang tidak biasa, maka sama saja mengacaukan sinyal otak yang berfungsi untuk memberi tahu kapan sebenarnya tubuh merasa lapar & kapan merasa kenyang. Akibatnya hal tersebut bisa menyebabkan kita menjadi makan lebih banyak lagi.

Menurut Villacorta, banyak yang sengaja melewatkan waktu makan karena mereka berpikir bahwa dengan mengurangi jumlah waktu makan maka dapat membantu mereka untuk mengurangi berat badan, padahal hal tersebut tidaklah benar. “Beberapa klien saya yang paling besar berat badannya ternyata paling jarang makan dalam sehari’, menurut Villacorta.  Menurutnya, ketika seseorang jarang makan, maka proses metabolisme tubuh akan melambat & tubuh akan mulai menyimpan lemak. Dimana lemak tersebut nantinya akan disimpan tubuh di daerah perut.

Metabolisme tubuh sendiri akan mulai melambat secara alami bersamaan sebagai bagian dari proses penuaan. Meskipun proses tersebut tidak bisa dicegah, tetapi kita bisa membuat tubuh seaktif mungkin dengan cara makan secara teratur, yang berarti untuk selalu sarapan, makan siang & makan malam secara teratur ditambah dengan camilan sehat diantara waktu makan.

 

3. Porsi makan pria yang besar

Ini merupakan hal yang jelas sekali. Tetapi mengontrol porsi makan merupakan kunci untuk juga mengontrol kapasitas usus. Hal tersebut akan lebih mudah untuk dilakukan bila selalu makan dalam waktu yang teratur, karena kita tidak akan makan terlalu banyak bila saat mulai makan tidak merasa terlalu lapar. Rasa lapar yang berlebih seringkali diikuti dengan makan yang berlebih pula.

Menurut Villacorta, tiap kali makan sebaiknya tidak lebih dari 700 kalori. Contohnya 1 cangkir oat dengan 1 cangkir blueberries & 1 sendok makan kacang walnut bisa menjadi sarapan sehat yang bertenaga. Kemudian untuk makan siang & makan malam bisa dengan 4-5 ons daging tanpa lemak atau ikan salmon sebagai sumber protein yang disertai dengan sayuran & gandum utuh seperti misalnya quinoa atau beras merah. Sedangkan untuk camilan sehat saat menjelang makan siang atau makan malam maka bisa dipilih buah & yogurt tanpa lemak.

Menurut dr. White, sebenarnya semakin sehat makanan yang dipilih maka kita bisa makan lebih banyak lagi. “Orang-orang mengira bahwa mengatur pola makan atau diet artinya adalah makan lebih sedikit & mereka membayangkan rasa lapar, padahal kenyataanya bila kita pindah dari steak daging & kentang ke buah & sayur, maka sebenarnya kita bisa makan lebih banyak lagi & juga merasa kenyang lebih lama’, tambahnya.

Selain itu sebaiknya pilihlah makan yang segar daripada makanan olahan. Meskipun makanan olahan lebih cepat untuk disiapkan, tetapi bisa mengakibatkan kenaikan berat badan yang lebih banyak karena seringkali mengandung kadar gula & garam yang lebih tinggi dari makanan segar.

 

4. Makan untuk mengatasi stres

Stres yang bisa menimbulkan resiko terjadinya penyakit seperti misalnya penyakit jantung & depresi, ternyata juga bisa mengakibatkan terjadinya kenaikan berat badan. Stres akan mempengaruhi cara otak berpikir. Bila sedang khawatir akan rapat dengan bos nanti atau apakah bisa membayar seluruh cicilan bulan ini, maka memilih makanan sehat untuk dikonsumsi setiap hari sepertinya tidak akan ada dalam pikiran kita. Malah, saat sedang gelisah kita cenderung untuk memilih makanan yang manis & berlemak seperti misalnya kue-kue, coklat ataupun es krim.

Stres adalah hal yang bisa mengganggu program penurunan berat badan. Dan ini bukan hanya ditimbulkan oleh kejadian stres-stres yang besar saja, stres yang terjadi setiap hari seperti misalnya bangun kesiangan sehingga terburu-buru ke kantor atau macet di jalan juga bisa menimbulkan efek tersebut.

Sebaiknya pilih cara yang bisa membantu untuk meredakan stres, seperti misalnya menarik nafas yang dalam atau mendengarkan musik atau melakukan relaksasi diri. Hal ini supaya stres tidak sampai menimbulkan gangguan bagi kesehatan.

 

5. Tidak suka minum air putih

Sebelum mulai menuangkan soda atau jus buah kedalam gelas, coba perhatikan label nutrisi yang tertera pada kemasannya & lihat berapa banyak kalori yang terkandung didalam 1 gelasnya. Kita akan kaget mengetahui bahwa didalam tiap 1 gelas sajinya bisa mengandung > 100 kalori. Bila dihitung berapa banyak cairan yang dibutuhkan oleh tubuh setiap harinya & semuanya dipenuhi dengan konsumsi minuman yang manis, maka tubuh juga akan dipenuhi oleh kalori yang berlebih pula.

Pilihan terbaik bila merasa haus adalah dengan mengkonsumsi air putih. Bila mengkonsumsi susu, pilihlah susu skim atau susu yang rendah lemak sehingga tubuh tetap bisa mendapatkan manfaat kalsium & vitamin D yang terkandung didalam susu tanpa kalori yang berlebih.

Demikian juga dengan konsumsi alkohol. Selain karena alasan kesehatan yang sudah jelas ada untuk menghindari mengkonsumsi alkohol, tetapi alkohol juga dapat menurunkan tingkat kepedulian & meningkatkan rasa lapar. Kombinasi kedua hal tersebut sangat berbahaya untuk masalah berat badan.

Dengan mengetahui kesalahan-kesalahan diet yang biasa dilakukan diatas, maka kita bisa menghindarinya supaya progam pengurangan lingkar perut dapat sukses dilakukan. Semangat !!!

 

Sumber :

1. webmd.com

 

Informasi Produk Terkait :

1. Omron Body Fat Monitor HBF 306

Description: http://medicastore.com/images/1000010760.gif

 

Artikel Terkait :

  1. Badan Kurus Bukan Berarti Sehat
  2. Cara Aman Menurunkan Berat Badan
  3. Diet Tinggi Protein Dapat Menurunkan Berat Badan ?

 

Informasi Terkait :

  1. Ikhtisar Gizi
  2. Obesitas
  3. Malnutrisi

 

Program Promosi Medicastore (berlaku mulai tgl 1-31 Maret 2014) :

 

Gabung di facebook medicastore untuk informasi kesehatan terbaru :

https://www.facebook.com/medicastore

Follow juga twitter medicastore di :

@MedicastoreNews

Total Hit : 4124
Nutracare

Artikel Terkait
 
Penyakit Terkait
- Obesitas
 
Komentar
Masukkan komentar Anda, untuk artikel diatas.
Nama:
Email:
Komentar:
  
Daftar Komentar :
  ronald11 Sep 2014
nice article

 0 dislike
 0 like
Laporkan
Beri Tanggapan
  Tulisan Sehat08 Apr 2014
Cara paling murah untuk melakukan diet adalah dengan melakukan kegiatan jogging, namun sebaiknya jobing dilakukan setiap 2 - 3 hari sekali untuk menjaga kesehatan tubuh pula. selain itu kurangi juga manakan - makanan yang mengandung banyak lemak, maka anda akan mendapatkanKesehatan Pria yang optimal. ini pengalaman saya

 0 dislike
 0 like
Laporkan
Beri Tanggapan
 
Klik disini untuk berkomentar melalui account anda:
 
 

Info Penyakit

Konjungtivitis Neonatorum (Oftalmia Neonatorum)
Konjungtivitis Neonatorum (Oftalmia Neonatorum)

Deskripsi : Konjungtivitis Neonatorum (Oftalmia
Baca selengkapnya »

Melasma (Chloasma, Topeng Kehamilan)
Melasma (Chloasma, Topeng Kehamilan)

Deskripsi : Melasma (Kloasma, Topeng Kehamilan) adalah
Baca selengkapnya »

Tentang Produk

COSTIL TABLET

Tablet 10 mg x 5 x 6 butir.

ADROME TABLET

Tablet 10 mg x 10 x 10's

Korespondensi - Copyright - Disclaimer - Profil Medicastore - Cari Info Penyakit - Cari Info Obat - Cari Dokter
Informasi yang tersedia di medicastore.com dikumpulkan dari berbagai sumber dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti nasihat, saran, konsultasi
ataupun kunjungan kepada dokter anda. Bila anda memiliki masalah kesehatan, hubungilah dokter anda.
All rights reserved | © 2016 - www.medicastore.com