nothing
Katarak kongenital - medicastore
nothing
Medicastore
 
Katarak Kongenital
10-09-2017 | vidya-medicastore
Email EMAIL  | Print PRINT  | RSS RSS
 
Penyakit katarak biasanya identik dengan orang tua, akan tetapi tahu kah Anda bahwa seorang bayi yang baru lahir bisa terkena katarak? Bagaimana bayi yang baru lahir bisa terkena katarak kongenital? Apa penyebabnya? Dan bagaimana cara mencegahnya?

 

Sumber gambar: ghr.nlm.nih.gov/condition/congenital-cataracts-facial-dysmorphism-and-neuropathy

 

Pengertian Katarak

Katarak adalah kekeruhan yang terjadi pada lensa mata, yang dalam keadaan normal seharusnya jernih. Lensa adalah sebuah struktur transparan yang berada di belakang pupil (lingkaran hitam di bagian tengah mata). Lensa memungkinkan cahaya untuk masuk ke lapisan jaringan yang sensitif cahaya (retina).

Katarak umumnya diderita oleh orang tua, akan tetapi bayi yang baru lahir dan anak-anak juga dapat menderita katarak. Katarak ini disebut dengan katarak masa kanak-kanak.

Katarak pada masa kanak-kanak sering disebut dengan:

                    Katarak kongenital; katarak yang diderita oleh bayi baru lahir, atau segera setelah lahir

                    Katarak developmental, infantile, atau juvenile; katarak yang terdiagnosis pada bayi yang lebih besar atau pada anak-anak.

Bagaimana Gejala Katarak?

Pada anak-anak, katarak dapat dialami pada satu atau kedua mata. Bercak-bercak keruh di lensa mata terkadang dapat membesar dan terus berkembang, sehingga menyebabkan penglihatan anak semakin terganggu.

Selain penglihatan yang memburuk, katarak juga dapat menyebabkan “mata bergoyang” dan juling.  

Ketika anak masih sangat kecil, tanda katarak dapat sulit dilihat.

Penyebab Katarak

Pada sebagian besar kasus, penyebab pasti dari katarak tidak diketahui. Beberapa kemungkinan penyebab katarak antara lain:

  • Kelainan genetik yang diturunkan dari orangtua yang menyebabkan lensa mata berkembang secara tidak normal
  • Kondisi genetik tertentu, termasuk sindrom Down
  • Infeksi tertentu yang diderita ibu ketika hamil, termasuk rubella dan cacar air
  • Cedera pada mata setelah lahir  

Penanganan Katarak

Katarak pada anak seringkali tidak terlalu berat dan tidak mempengaruhi atau hanya sedikit mempengaruhi fungsi penglihatan. Meskipun begitu, bila katarak mempengaruhi penglihatan, katarak dapat memperlambat atau menghambat perkembangan penglihatan normal. Pada kasus ini, pembedahan untuk mengeluarkan lensa biasanya direkomendasikan sesegera mungkin.

Lensa mata berfungsi untuk memfokuskan cahaya sehingga mata mendapatkan gambaran yang jelas ketika melihat jauh ataupun dekat. Setelah lensa dikeluarkan, mata kehilangan struktur yang dapat memfokuskan cahaya ke dalam mata. Untuk mengembalikan fungsi tersebut ada beberapa metode yang digunakan:

1)      Menggunakan lensa intraocular (IOL) permanen. Secara umum, lensa intraocular tidak digunakan pada pasien yang berusia kurang dari 1 tahun

2)      Menggunakan lensa kontak (harus dilepas dan dibersihkan dengan teratur)

3)      Menggunakan kacamata. Kacamata yang digunakan seringkali sangat tebal dan menyebabkan megnifikasi (pembesaran), sehingga bukan pilihan yang baik bila hanya satu mata yang terkena katarak. Kacamata juga dapat membatasi lapang pandang mata yang menderita katarak.  

Sumber gambar: https://www.cehjournal.org/article/surgery-for-congenital-cataract/

 

Apakah Semua Bayi dan Anak-anak yang Menderita Katarak Harus Menjalani Operasi Pengangkatan Lensa?

Tidak. Bila ukuran katarak kecil dan/atau bukan berada di tengah lensa, maka tidak perlu dilakukan pembedahan untuk mengeluarkan lensa. Katarak jenis tersebut harus dipantau dengan teratur dan harus dilakukan pembedahan apabila terdapat tanda awal masalah penglihatan.

Kapan Waktu yang Tepat untuk Pembedahan Lensa pada Kasus Katarak Masa Kanak-kanak?

Katarak yang mengganggu penglihatan harus dioperasi sesegera dan seaman mungkin, terutama bila katarak ditemukan saat lahir.

Apa Risiko dari Pembedahan Katarak?

Pembedahan katarak yang dilakukan oleh dokter spesialis mata secara umum sangat aman. Meskipun begitu, tidak ada prosedur pembedahan yang tanpa risiko. Risiko pembedahan katarak pada anak-anak antara lain infeksi, peradangan, lepasnya retina, glaukoma, dll

Bagaimana Mencegah Katarak pada Bayi/Anak?  

Biasanya pencegahan tidak mungkin dilakukan, terutama pada katarak yang diturunkan dari orangtua. Akan tetapi menghindari infeksi selama kehamilan (termasuk memastikan status vaksinasi Anda lengkap sebelum hamil) dapat mengurangi kemungkinan bayi Anda mengalami katarak kongenital.

 

 

 

 

Referensi:

                     https://aapos.org/terms/conditions/31

                     http://www.nhs.uk/Conditions/Cataracts-childhood/Pages/Introduction.aspx

 

Save

Total Hit : 165
Saras Subur Ayoe

Artikel Terkait
 
Penyakit Terkait
 
Komentar
Masukkan komentar Anda, untuk artikel diatas.
Nama:
Email:
Komentar:
  
Daftar Komentar :
 
Klik disini untuk berkomentar melalui account anda:
 
 

Info Penyakit

Hematuria (darah dalam urin)
Hematuria (darah dalam urin)

Deskripsi : Hematuria adalah kehadiran
Baca selengkapnya »

Amblyopia
Amblyopia

Deskripsi : Otak dan mata bekerjasama untuk
Baca selengkapnya »

Tentang Produk

OVURILA TABLET 50 MG

Tablet salut enterik 50 mg x 5 x 10 biji.

CEDOCARD TABLET 10 MG

Tablet 10 mg x 60's

Korespondensi - Copyright - Disclaimer - Profil Medicastore - Cari Info Penyakit - Cari Info Obat - Cari Dokter
Informasi yang tersedia di medicastore.com dikumpulkan dari berbagai sumber dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti nasihat, saran, konsultasi
ataupun kunjungan kepada dokter anda. Bila anda memiliki masalah kesehatan, hubungilah dokter anda.
All rights reserved | © 2016 - www.medicastore.com