nothing
Hidup Sehat Sebagai Vegetarian - medicastore.com
nothing
Medicastore
Hidup Sehat Sebagai Vegetarian
04-04-2018 | vidya-medicastore
Email EMAIL  | Print PRINT  | RSS RSS
 

Ada berbagai alasan bagi seseorang untuk menjadi vegetarian. Apa itu sebenarnya vegetarian? Bagaimana menjaga keseimbangan nutrisi bagi seorang vegetarian?

Vegetarian

Vegetarian adalah seseorang yang hanya mengkonsumsi makanan yang berasal dari padi-padian, polong-polongan, kacang-kacangan, biji-bijian, sayur, buah, jamur, alga, ragi dan/atau beberapa jenis makanan lain yang bukan berasal dari binatang (misalnya garam), dengan atau tanpa produk susu, madu, dan/atau telur. Seorang vegetarian tidak mengkonsumsi makanan yang terdiri dari atau diproduksi dengan bantuan dari produk yang mengandung atau terbuat dari setiap bagian dari hewan baik hidup ataupun mati. Produk ini termasuk daging, ikan, hewan yang bercangkang, serangga, produk hewan yang disembelih atau setiap makanan yang dibuat dengan proses tersebut (*). Yang dimaksud dengan hewan bercangkang di sini yaitu hewan crustacea seperti lobster, ketam, kepiting, udang; hewan mollusca seperti remis, tiram, siput laut, kerang, dll. Selain itu juga termasuk hewan cephalopoda seperti cumi-cumi, gurita.

(*produk penyembelihan termasuk gelatin, perekat dari ikan dan zat pengental makanan).

Ada beberapa jenis vegetarian:

·         Lakto-ovo-vegetarian; masih mengkonsumsi produk susu dan telur. Kelompok ini adalah vegetarian yang paling banyak.

·         Lakto-vegetarian mengkonsumsi produk susu tetapi menghindari telur.

·         Ovo-vegetarian mengkonsumsi telur tetapi tidak mengkonsumsi produk susu.

·         Vegan tidak mengkonsumsi produk susu, telur, atau setiap produk lain yang berasal dari hewan.

Apa Risiko Menjadi Vegetarian?

Seorang vegan rentan mengalami kekurangan nutrisi apabila tidak memperhatikan jenis makanan yang dimakan.

Kekhawatiran mengenai diet vegetarian terutama difokuskan pada:

1.      Protein

Penelitian menunjukkan bahwa lakto-ovo vegetarian secara umum mendapatkan protein harian yang direkomendasikan, yang dengan mudah didapatkan dari produk susu dan telur. (wanita memerlukan sekitar 0,4 gram protein per pound berat tubuh per hari. Karena protein nabati berbeda dengan protein hewani, seorang vegan memerlukan 0,45 gram protein per pound berat tubuh per hari.) Ada berbagai sumber tumbuhan yang dapat membantu seorang vegan memenuhi kebutuhan proteinnya, misalnya polong-polongan, biji-bijian, kacang-kacangan, produk kedelai, dan padi-padian utuh (misalnya gandum, oat, barley dan beras merah).  

2.      Lemak

Diet vegan bebas kolesterol dan secara umum rendah lemak tersaturasi. Hal ini menyebabkan diet vegan dapat sangat bermanfaat untuk mencegah beberapa penyakit misalnya penyakit kardiovaskular, diabetes dan obesitas. Makanan tinggi lemak misalnya minyak, margarin, alpukat, kelapa, kacang, margarin kacang dan margarin biji-bijian.  

3.      Vitamin D

Kekurangan vitamin D sering terjadi, meskipun begitu, kemungkinan untuk mengalami defisiensi vitamin D akan meningkat pada seorang vegan. Oleh karena itu, satu-satunya cara untuk mencegah defisiensi adalah terkena paparan sinar matahari.

4.      Kalsium

Kalsium adalah mineral penting yang diperlukan untuk kepadatan tulang. Kalsium dapat ditemukan dalam sayuran yang berwarna hijau tua, tofu, kedelai dan beberapa jenis buah. Untuk menjaga kecukupan asupan kalsium, seorang vegan harus mengkonsumsi makanan yang tinggi kalsium atau mengkonsumsi suplemen.

5.      Zat besi

Zat besi sangat penting untuk produksi sel darah merah. Diet vegan dapat tinggi zat besi, meskipun zat besi yang berasal dari tumbuhan diserap lebih sedikit dibandingkan dengan zat besi yang berasal dari hewan. Zat besi yang berasal dari daging (terutama daging merah) lebih mudah diserap dibandingkan dengan yang ditemukan dalam tumbuhan yang dikenal dengan zat besi non-heme. Penyerapan zat besi non-heme ditingkatkan oleh vitamin C dan zat asam lainnya yang ditemukan dalam buah dan sayur, akan tetapi dapat terhambat oleh asam phytic yang terdapat dalam padi-padian utuh, biji-bijian dan kacang-kacangan.

6.      Vitamin B12

Tubuh memerlukan vitamin B12 untuk menjaga kesehatan darah dan sistem saraf. Vitamin B12 secara alami ditemukan dalam makanan yang berasal dari hewan, termasuk produk susu dan telur, sehingga sebagian besar vegetarian mendapatkan vitamin yang diperlukan. Bila seseorang mengikuti diet vegan, diperlukan makanan yang telah difortifikasi dengan vitamin B12, atau suplemen B12 untuk menghindari kekurangan vitamin B12 yang menyebabkan masalah saraf dan anemia pernisiosa.

7.      Asam lemak omega 3

Diet yang tidak mengandung ikan atau telur akan rendah EPA dan DHA (baca dalam artikel mengenai asam lemak omega 3, 6 dan 9). Tubuh dapat mengkonversi ALA dari makanan yang berasal dair tumbuhan menjadi EPA dan DHA, tetapi tidak terlalu efisien. Vegan bisa mendapatkan DHA dari suplemen alga, yang meningkatkan kadar DHA dan EPA dalam darah. Sumber ALA antara lain flaxseed, kenari, minyak canola dan kedelai.

Manfaat Menjadi Vegetarian

Apakah dengan menjadi vegetarian seseorang dapat terlindungi dari penyakit? Mungkin saja. Dibandingkan dengan orang yang mengkonsumsi daging, vegetarian cenderung mengkonsumsi lemak tersaturasi dan kolesterol yang lebih sedikit dan mengkonsumsi lebih banyak vitamin C dan E, serat, asam folat, kalium, magnesiu, dan zat fitokimia, misalnya karoten dan flavonoid. Sebagai akibatnya, vegetarian cenderung memiliki kolesterol total dan LDL yang lebih rendah, tekanan darah yang lebih rendah, dan indeks massa tubuh yang lebih rendah, kesemuanya itu berkaitan dengan umur panjang dan berkurangnya risiko berbagai penyakit kronis. Akan tetapi, belum cukup data untuk mengatakan dengan jelas bagaimana diet vegetarian mempengaruhi kesehatan jangka panjang.

1.      Penyakit jantung

Ada beberapa bukti yang menunjukkan bahwa vegetarian memiliki risiko yang lebih rendah untuk mengalami penyakit jantung (misalnya serangan jantng) dan kematian karena penyakti jantung.

2.      Kanker

Banyak penelitian menyebutkan bahwa mengkonsumsi banyak buah dan sayur dapat mengurangi risiko berkembangnya kanker tertentu, dan ada bukti bahwa vegetarian memiliki insiden yang lebih rendah untuk menderita kanker dibandingkan dengan non vegetarian. Akan tetapi perbedaannya tidak besar. Bila Anda berhenti mengkonsumsi daging merah, Anda mengeliminasi faktor risiko kanker usus besar. Tidak diketahui dengan jelas apakah menghindari semua produk hewani akan mengurangi risiko lebih lanjut.

1.      Diabetes tipe 2

Penelitian menyebutkan bahwa diet yang berbahan dasar tumbuhan dapat mengurangi risiko penyakit diabetes tipe 2. Pada penelitian ‘Seventh-day Adventists’, risiko vegetarian untuk menderita diabetes adalah setengah dari non vegetarian, bahkan setelah mempertimbangkan indeks massa tubuh. Harvard-based Women’s Health Study menemukan korelasi yang serupa antara daging merah (terutama daging yang diproses, misalnya bacon dan hot dog) dan risiko diabetes, setelah menyesuaikan dengan indeks massa tubuh, total asupan kalori dan olahraga.

 

Sumber gambar: www.thecut.com/2016/12/are-vegan-diets-healthy-for-babies-and-pregnant-women.html

Merencanakan Diet Vegetarian yang Sehat

Kunci dari kecukupan nutrisi adalah variasi dalam makanan. Tidak ada satu makanan pun yang dapat memberikan semua jenis nutrisi yang diperlukan oleh tubuh dalam satu jenis makanan. Ingatlah bahwa semakin terbatas diet yang Anda jalani, maka pemenuhan semua nutrisi yang diperlukan akan semakin menantang.

 

 

 

 

Referensi:

·         http://www.nutritionforest.com/blog/stay-healthy-vegan-diet/

·         https://www.health.harvard.edu/staying-healthy/becoming-a-vegetarian

·         https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/nutrition-and-healthy-eating/in-depth/vegetarian-diet/art-20046446?pg=2

·         https://www.vegsoc.org/definition

·         https://www.webmd.com/food-recipes/tc/vegetarian-diets-is-it-safe-for-children-to-be-vegetarians

Total Hit : 180
Saras Subur Ayoe

Artikel Terkait
 
Penyakit Terkait
 
Komentar
Masukkan komentar Anda, untuk artikel diatas.
Nama:
Email:
Komentar:
  
Daftar Komentar :
 
Klik disini untuk berkomentar melalui account anda:
 
 

Info Penyakit

Serangan Henti Nafas Sesaat Pada Anak
Serangan Henti Nafas Sesaat Pada Anak

Deskripsi : Serangan henti nafas sesaat pada
Baca selengkapnya »

Glukagonoma
Glukagonoma

Deskripsi : Glukagonoma merupakan suatu jenis tumor
Baca selengkapnya »

Tentang Produk

ALOCLAIR L PLUS ORAL GEL

Tube 8 ml x 1's

ETHOPIL CAPLET 800 MG

Kaplet salut selaput 800 mg x 10 x 6's

Korespondensi - Copyright - Disclaimer - Profil Medicastore - Cari Info Penyakit - Cari Info Obat - Cari Dokter
Informasi yang tersedia di medicastore.com dikumpulkan dari berbagai sumber dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti nasihat, saran, konsultasi
ataupun kunjungan kepada dokter anda. Bila anda memiliki masalah kesehatan, hubungilah dokter anda.
All rights reserved | © 2016 - www.medicastore.com