nothing
Dehidrasi, Apa Bahayanya? - medicastore.com
nothing
Medicastore
Dehidrasi, Apa Bahayanya?
23-04-2018 | vidya-medicastore
Email EMAIL  | Print PRINT  | RSS RSS
 
Kita tentu sering mendengar istilah dehidrasi. Apa itu dehidrasi? Apa dampak yang dapat timbul bila kita mengalami dehidrasi? Simak lebih lanjut artikel berikut ini yang medicastore rangkum dari berbagai sumber.

Dehidrasi terjadi ketika tubuh tidak mendapatkan cairan yang diperlukan. Tanpa cairan yang cukup, tubuh tidak dapat berfungsi dengan sempurna.

Penyebab Dehidrasi

Kehilangan cairan normal setiap harinya terjadi melalui keringat, bernapas, buang air kecil dan besar, dan melalui air mata dan air liur. Terkadang dehidrasi terjadi karena alasan yang sederhana, yaitu Anda tidak cukup minum karena sakit atau sibuk, atau karena tidak ada akses untuk minum air yang aman ketika dalam perjalanan, naik gunung atau berkemah.

Kehilangan cairan yang lebih banyak bisa terjadi karena seseorang mengalami:

·         Demam

·         Diare

·         Muntah

·         Keringat berlebihan

·         Buang air kecil sangat banyak (karena diabetes atau obat-obatan diuretik)

·         Berada di bawah sinar matahari terlalu lama

·         Tidak mampu mendapatkan air dan makanan yang cukup (misalnya bayi dan orang dengan disabilitas)

·         Tidak mampu minum (misalnya seseorang yang mengalami koma, atau bayi sakit yang tidak mampu menyusu dari ibunya atau menghisap botol)

·         Cedera pada kulit yang signifikan, misalnya luka bakar, penyakit kulit berat, atau infeksi

Kelompok yang Rentan Dehidrasi

Siapapun dapat mengalami dehidrasi, tetapi kelompok berikut ini memiliki risiko yang lebih besar:

·         Bayi dan anak-anak. Kelompok usia ini paling sering mengalami diare dan muntah sehingga rentan mengalami dehidrasi.

·         Lansia. Seiring pertambahan usia, cadangan cairan tubuh menjadi lebih sedikit, kemampuan untuk menyimpan air berkurang dan rasa haus menjadi kurang akut.

·         Orang yang menderita penyakit kronis, misalnya diabetes, penyakit ginjal, dan penggunaan obat yang dapat meningkatkan buang air kecil.

·         Orang yang berolahraga di luar ruangan.

Tanda-tanda Dehidrasi

Tanda-tanda atau gejala dehidrasi bervariasi.

1.      Dehidrasi ringan atau sedang:

·         Haus

·         Mulut kering

·         Buang air kecil sedikit

·         Kulit kering dan dingin

·         Sakit kepala

·         Kram otot

2.      Dehidrasi berat:

·         Tidak buang air kecil atau air seni berwarna kuning tua dan sangat bau

Sumber gambar: www.precisionnutrition.com/all-about-dehydration

·         Kulit sangat kering, elastisitas kulit sangat kurang (ketika dicubit kulit kembali ke posisi awal dengan sangat lambat)

·         Pusing atau rasa melayang yang membuat penderitanya tidak dapat berdiri atau berjalan dengan normal

·         Denyut jantung cepat

·         Tekanan darah turun ketika penderita dehidrasi berat berdiri setelah duduk (hipotensi ortistatik)

·         Napas cepat

·         Mata cekung

·         Mengantuk, tidak berenergi, bingung, mudah marah

·         Pingsan

·         Demam

Gejala pada bayi dan anak dapat berbeda dengan orang dewasa, misalnya:

Sumber gambar: pedialyte.com/dehydration-symptoms-cause

·         Mulut dan lidah kering

·         Tidak ada air mata ketika menangis

·         Popok kering selama 3 jam

·         Mata, pipi dan ubun-ubun cekung

·         Mengantuk, tidak berenergi atau rewel

Komplikasi Dehidrasi

Dehidrasi dapat menyebabkan berbagai komplikasi yang serius, misalnya:

·         Cedera berkaitan dengan panas. Mulai dari kram atau kelelahan akibat panas, hingga heatstroke yang dapat mengancam nyawa.

·         Gangguan berkemih dan ginjal. Dehidrasi yang berkepanjangan atau berulang dapat menyebabkan infeksi saluran kemih, batu ginjal dan bahkan gagal ginjal.

·         Kejang. Elektrolit, misalnya kaliun dan natrium, membantu membawa sinyal listrik dari sel ke sel. Bila elektrolit tidak seimbang, pesan listrik normal dapat terganggu, yang dapat menyebabkan kontraksi otot involunter (yang tidak disadari) dan terkadang kehilangan kesadaran.

·         Syok karena volume darah kurang (syok hipovolemik). Ini merupakan komplikasi dehidrasi yang paling serius, dan terkadang mengancam nyawa ketika volume darah yang rendah menyebabkan penurunan tekanan darah dan jumlah oksigen di dalam tubuh.

Penanganan Dehidrasi

Penanganan dehidrasi yang paling efektif adalah menggantikan cairan dan elektrolit yang hilang. Minum air saja tanpa elektrolit tidak akan melengkapi keseimbangan air dan elektrolit yang hilang.

Pendekatan penanganan dehidrasi bergantung pada usia, tingkat keparahan dan penyebab dehidrasi.

·         Pada bayi dan anak yang mengalami dehidrasi karena diare, muntah atau demam, dapat digunakan cairan rehidrasi oral yang dijual bebas. Cairan ini mengandung air dan garam dalam perbandingan yang spesifik untuk menggantikan cairan dan elektrolit.

Mulailah dengan satu sendok teh setiap satu hingga lima menit dan tingkatkan sesuai dengan toleransi anak. Anak yang lebih besar dapat diberikan minuman olahraga yang diencerkan. Gunakan perbandingan 1:1 antara air dengan minuman olahraga.

·         Orang dewasa yang mengalami dehidrasi ringan hingga sedang karena diare, muntah atau demam dapat memperbaiki kondisinya dengan minum air lebih banyak. Ingatlah bahwa diare dapat bertambah bila mengkonsumsi minuman jus buah dan minuman bersoda.

·         Orang dewasa dan anak-anak yang mengalami dehidrasi berat harus ditangani oleh tenaga medis secepatnya.

Pencegahan Dehidrasi

Untuk mencegah dehidrasi, kita harus cukup minum dan makan makanan yang banyak mengandung air seperti buah dan sayuran. Mengikuti rasa haus adalah panduan yang cukup bermanfaat bagi sebagian besar orang yang sehat.

Orang dengan kondisi berikut ini memerlukan cairan yang lebih banyak:

·         Sedang sakit, misalnya muntah, diare atau bahkan ketika sakit ringan seperti flu atau infeksi kandung kemih. Orang dewasa umumnya mengalami dehidrasi ketika sakit.

·         Melakukan olahraga berat. Secara umum, hidrasi sebaiknya dimulai satu hari sebelum melakukan olahraga berat. Selama beraktivitas, gantikan cairan dengan interval yang teratur dan lanjutkan minum setelah selesai beraktivitas.

·         Berada di cuaca yang panas atau dingin. Di cuaca yang panas atau lembab, konsumsi cairan lebih banyak untuk membantu menurunkan suhu tubuh dan untuk menggantikan cairan yang hilang akibat berkeringat. Di suhu yang dingin, juga diperlukan tambahan cairan untuk menggantikan kelembaban yang hilang karena udara yang kering, terutama di daerah yang lebih tinggi.

Kebutuhan Cairan Dalam Sehari

Jadi, berapa banyak sebenarnya cairan yang harus kita minum dalam satu hari? Benarkah aturan 8 gelas sehari?

 

Sumber gambar: coach.nine.com.au/2017/06/01/14/41/water-health-myth

Jumlah cairan yang kita perlukan dalam sehari bergantung pada banyak hal, misalnya jenis kelamin, berat badan, aktivitas, cuaca dan kondisi kesehatan. Menurut Nutrient Reference Values (Australia), kebutuhan cairan dewasa pria adalah sebanyak 2,6 L per hari, dan wanita dewasa sebanyak 2,1 L per hari. Namun kebutuhan tersebut berdasarkan berat rata-rata pria dan wanita, sehingga bila berat badan Anda lebih rendah atau lebih tinggi dari rata-rata, Anda perlu menyesuaikan jumlah kebutuhan cairan dalam satu hari. Kebutuhan cairan dalam sehari dapat diketahui dengan menghitung berat badan dikalikan 30 mL atau 35 mL. Sebagai contoh, bila berat badan Anda 40 kilogram, maka kebutuhan cairan dalam sehari adalah 40 x 30 mL = 1.200 mL atau 1, 2 L.

 

 

 

 

Referensi:

·         http://www.abc.net.au/news/health/2017-10-18/how-much-water-do-we-need-to-drink-a-day/8996668

·         https://www.emedicinehealth.com/dehydration_in_adults/article_em.htm#dehydration_in_adults_overview

·         https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/dehydration/symptoms-causes/syc-20354086

·         https://www.nhs.uk/conditions/dehydration/

·         https://www.webmd.com/a-to-z-guides/dehydration-adults#1

Total Hit : 465
Saras Subur Ayoe

Artikel Terkait
 
Penyakit Terkait
- Gagal Ginjal Akut
- Gagal Ginjal Kronis
 
Komentar
Masukkan komentar Anda, untuk artikel diatas.
Nama:
Email:
Komentar:
  
Daftar Komentar :
 
Klik disini untuk berkomentar melalui account anda:
 
 

Info Penyakit

Hernia Nukleus Pulposus
Hernia Nukleus Pulposus

Deskripsi : Tulang belakang (vertebra) dipisahkan satu
Baca selengkapnya »

Hipoksia
Hipoksia

Deskripsi : Hipoksia merupakan kondisi
Baca selengkapnya »

Tentang Produk

DIPEPTIVEN INFUS 100 ML

Larutan Infus 100 mL x 10 x 1's

GARAMYCIN CREAM 5 G

Krim 0,1 % x 5 gram.

Korespondensi - Copyright - Disclaimer - Profil Medicastore - Cari Info Penyakit - Cari Info Obat - Cari Dokter
Informasi yang tersedia di medicastore.com dikumpulkan dari berbagai sumber dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti nasihat, saran, konsultasi
ataupun kunjungan kepada dokter anda. Bila anda memiliki masalah kesehatan, hubungilah dokter anda.
All rights reserved | © 2016 - www.medicastore.com