nothing
Kebutuhan Tidur Harian - medicastore
nothing
Medicastore
Kebutuhan Tidur Harian
06-06-2018 | vidya - medicastore
Email EMAIL  | Print PRINT  | RSS RSS
 
(Sumber gambar:www.mybusiness.com.au)

Kita mengetahui bahwa tidur malam yang cukup adalah hal yang penting, tetapi hanya sedikit dari kita yang benar-benar tidur selama delapan jam sehari. Dan minuman yang mengandung stimulan seperti kopi dan minuman berenergi, alarm, lampu (termasuk yang berasal dari alat elektronik), menambah masalah yang sudah ada, dengan mengganggu irama sirkadian atau siklus bangun/tidur alami.

Kebutuhan tidur bervariasi bergantung pada umur dan gaya hidup dan kesehatan. Untuk menentukan kebutuhan tidur kita, penting untuk menilai spektrum kebutuhan tidur kita dan juga menentukan faktor gaya hidup yang mempengaruhi kualitas dan kuantitas tidur, misalnya jadwal kerja dan stress.

Berapa Lama Kita Butuh Tidur?

Kebutuhan tidur berdasarkan usia dapat dilihat dalam gambar berikut ini.

Sumber gambar: sleepfoundation.org

1.      Bayi baru lahir (0 – 3 bulan): Kebutuhan tidur berkisar antara 14 – 17 jam sehari

2.      Bayi (4 – 11 bulan): Kebutuhan tidur berkisar antara 12 – 15 jam sehari

3.      Batita (1 – 2 tahun): Kebutuhan tidur berkisar antara 11 – 14 jam sehari

4.      Prasekolah (3 – 5 tahun): Kebutuhan tidur berkisar antara 10 – 13 jam sehari

5.      Usia sekolah (6 – 13 tahun): Kebutuhan tidur berkisar antara 9 – 11 jam sehari

6.      Remaja (14 – 17 tahun): Kebutuhan tidur berkisar antara 8 – 10 jam sehari

7.      Dewasa muda (18 – 25 tahun): Kebutuhan tidur berkisar antara 7 – 9 jam sehari

8.      Dewasa (26 – 64 tahun): Kebutuhan tidur berkisar antara 7 – 9 jam sehari

9.      Lanjut usia (65 tahun ke atas): Kebutuhan tidur berkisar antara 7 – 8 jam sehari.

Kebutuhan masing-masing individu dapat berbeda dalam rentang usia yang sama, sehingga waktu tidur dapat lebih sedikit atau lebih lama dari individu lain pada umumnya.

Apa yang Terjadi Bila Kita Kurang Tidur?

Apabila kita mengkonsumsi makanan sehat dan berolahraga dengan teratur tetapi tidak cukup tidur, maka kita menghancurkan usaha-usaha yang telah kita lakukan.

Masalah yang dapat timbul karena kurang tidur misalnya:

1.      Kurang waspada dan bereaksi secara lambat.

2.      Masalah mengingat. Fungsi otak termasuk mengingat, membuat keputusan, berargumentasi, dan memecahkan masalah akan memburuk bila kurang tidur.

3.      Mudah sakit. Kurang tidur dapat mengganggu kemampuan tubuh untuk melawan penyakit, sehingga kita akan mudah sakit.

4.      Masalah jantung. Menurut analisis yang dipublikasikan di European Heart Journal, baik kurang tidur maupun terlalu banyak tidur menunjukkan memiliki dampak yang negatif terhadap kesehatan jantung.Terutama kemungkinan mengalami penyakit jantung koroner atau mengalami stroke lebih tinggi bila kurang tidur.

5.      Risiko kanker meningkat. Kurang tidur dikaitkan dengan angka kemungkinan yang lebih tinggi untuk menderita kanker payudara, kolorektal, dan prostat, menurut AASM.

6.      Libido berkurang.

7.      Berat badan bertambah. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Daiki Kobayashi, et al. (Association between weight gain, obesity, and sleep duration: a large-scale 3-year cohort study), orang yang tidur kurang dari lima jam setiap malam selama tiga tahun penelitian cenderung mengalami kenaikan berat badan dan pada akhirnya menjadi obesitas.

8.      Risiko menderita diabetes meningkat. Selain bertambahnya lingkar pinggang, orang yang kurang tidur memiliki risiko mengalami diabetes onset dewasa yang meningkat.

9.      Rentan mengalami kecelakaan. Orang yang kurang tidur tiga kali lebih berisiko mengalami kecelakaan bila tidur enam jam atau kurang setiap malam, menurut National Sleep Foundation. Orang yang paling rentan adalah pekerja shift, supir, pebisnis yang bepergian, dan siapapun yang bekerja dalam waktu yang panjang atau dengan jam yang tidak teratur.

10.  Mengganggu kesehatan kulit. Dalam satu penelitian, sekelompok orang dengan rentang usia 30 hingga 50 tahun dievaluasi berdasarkan kebiasaan tidur dan kondisi kulitnya. Hasilnya menunjukkan bahwa orang yang kurang tidur memiliki garis halus, kerutan, warna kulit yang tidak merata, dan kulit kendur yang lebih banyak. Penelitian juga mengaitkan kurang tidur dengan meningkatnya hormon kortisol (hormon stress) di tubuh. Kortisol dapat memecahkan kolagen, protein yang menjaga kulit tetap halus.

Jadi, mulailah kebiasaan tidur yang sehat agar Anda dapat terhindar dari masalah-masalah tersebut di atas. Tidurlah sesuai dengan kebutuhan Anda masing-masing, dan jadikan tidur sebagai prioritas. Buatlah jadwal tidur seperti Anda membuat jadwal kegiatan sehari-hari lainnya dan cobalah untuk disiplin dengan pergi tidur sesuai dengan jadwal yang Anda buat.

 

Salam sehat!

 

 

 

 

 

Referensi:

·         https://health.clevelandclinic.org/happens-body-dont-get-enough-sleep/

·         https://sleepfoundation.org/excessivesleepiness/content/how-much-sleep-do-we-really-need-0

·         https://www.healthline.com/health/healthy-sleep/what-happens-to-your-body-when-you-lose-sleep#1

·         https://www.webmd.com/parenting/guide/sleep-children#1

Total Hit : 274
Saras Subur Ayoe

Komentar
Masukkan komentar Anda, untuk artikel diatas.
Nama:
Email:
Komentar:
  
Daftar Komentar :
 
Klik disini untuk berkomentar melalui account anda:
 
 

Info Penyakit

Gastroenteritis Pada Anak
Gastroenteritis Pada Anak

Deskripsi : Gastroenteritis adalah peradangan pada saluran
Baca selengkapnya »

Penyakit Ginjal Polikistik
Penyakit Ginjal Polikistik

Deskripsi : Penyakit ginjal polikistik merupakan suatu
Baca selengkapnya »

Korespondensi - Copyright - Disclaimer - Profil Medicastore - Cari Info Penyakit - Cari Info Obat - Cari Dokter
Informasi yang tersedia di medicastore.com dikumpulkan dari berbagai sumber dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti nasihat, saran, konsultasi
ataupun kunjungan kepada dokter anda. Bila anda memiliki masalah kesehatan, hubungilah dokter anda.
All rights reserved | © 2016 - www.medicastore.com