nothing
Mengenal Fobia - medicastore.com
nothing
Medicastore
Mengenal Fobia
28-06-2018 | vidya - medicastore
Email EMAIL  | Print PRINT  | RSS RSS
 
(Sumber gambar: http://www.eileenwellings.co.uk)

Apa itu Fobia?

Fobia merupakan suatu jenis gangguan kecemasan. Akan tetapi, tidak seperti ganguan kecemasan umum, fobia biasanya berkaitan dengan sesuatu yang spesifik.

Fobia adalah ketakutan berlebihan terhadap suatu obyek, tempat, situasi, perasaan atau hewan. Fobia lebih berat dari rasa takut. Fobia muncul ketika seseorang merasa berada dalam keadaan berbahaya yang berlebihan dan tidak realistis terhadap suatu obyek atau situasi. Penderita fobia seringkali menyadari bahwa ketakutan mereka tidak rasional, tetapi mereka tidak dapat melakukan apa-apa untuk mengubahnya.

Penderita fobia dapat tidak bergejala, gejala muncul ketika berhadapan dengan pemicu fobia. Meskipun begitu, pada beberapa kasus, hanya memikirkan sumber fobia saja dapat membuat seseorang merasa cemas atau panik.

Gejala dapat berupa:

·         Pusing, rasa melayang

·         Mual

·         Muntah

·         Berdebar-debar

·         Sesak napas

·         Gemetar

·         Sakit perut

Penyebab Fobia

Fobia tidak memiliki penyebab tunggal, tetapi disebabkan karena beberapa faktor. Faktor genetik dan lingkungan dapat menyebabkan fobia. Anak-anak yang memiliki keluarga dekat yang memiliki gangguan kecemasan berisiko menderita fobia. Fobia dapat merupakan respons yang dipelajari saat usia sangat muda dari orang tua atau saudara kandung. Kejadian yang mengerikan misalnya nyaris tenggelam, juga dapat menyebabkan fobia. Paparan terhadap ruang sempit, ketinggian ekstrim, dan gigitan hewan atau serangga dapat menjadi sumber fobia.

Pasien yang menderita suatu penyakit seringkali memiliki fobia. Angka kejadian fobia pada pasien cedera otak traumatik cukup tinggi. Penyalahgunaan zat dan depresi juga dikaitkan dengan fobia.

Jenis-jenis Fobia

Ada berbagai obyek atau situasi yang dapat menyebabkan fobia, namun secara umum fobia dapat dibagi menjadi dua kategori:

1.      Fobia spesifik atau sederhana

Fobia spesifik atau sederhana berkisar antara obyek tertentu, binatang, situasi atau aktivitas. Fobia jenis ini seringkali berkembang saat masa kanak-kanak atau remaja dan menjadi berkurang seiring pertambahan usia. Contoh dari fobia sederhana misalnya:

·         Fobia binatang; misalnya anjing, laba-laba, ular atau tikus

·         Fobia lingkungan; misalnya ketinggian, perairan dalam dan kuman

·         Fobia situasional; misalnya mengunjungi dokter gigi atau terbang

·         Fobia berkaitan dengan tubuh; misalnya darah, muntah atau mendapatkan suntikan

·         Fobia seksual; misalnya kecemasan saat berhubungan seksual atau ketakutan mendapatkan penyakit menular seksual

2.      Fobia kompleks

Fobia kompleks cenderung lebih berat dibandingkan dengan fobia sederhana. Fobia jenis ini cenderung muncul di masa dewasa dan seringkali dikaitkan dengan ketakutan yang mendalam atau kecemasan terhadap situasi atau lingkungan. Dua fobia kompleks yang paling sering adalah:

 

Sumber gambar: www.medicalnewstoday.com

·         Agoraphobia

Agoraphobia seringkali dianggap sebagai ketakutan terhadap ruang terbuka, tetapi sebenarnya merupakan ketakutan yang lebih kompleks. Penderita agoraphobia akan merasa cemas ketika berada di suatu tempat atau situasi di mana mereka akan sulit menghindar bila mereka mengalami serangan panik. 

·         Fobia sosial

Fobia sosial, juga dikenal sebagai gangguan kecemasan sosial. Fobia ini merupakan kekhawatiran yang berlebihan mengenai situasi sosial dan dapat menyebabkan isolasi diri. Fobia sosial dapat menjadi sangat berat hingga bahkan interaksi yang paling sederhana, misalnya memesan makanan di restoran atau menjawab telepon, dapat menyebabkan panik.

Jenis-jenis Fobia yang Sering

Berikut ini beberapa jenis fobia yang paling sering:

1.      Glossofobia. Fobia ini dikenal sebagai kecemasan saat tampil, atau ketakutan berbicara di depan orang banyak. Penderita fobia ini memiliki gejala fisik berat bahkan ketika hanya memikirkan tampil di depan sekelompok orang.

2.      Akrofobia. Ini merupakan ketakutan terhadap ketinggian. Penderitanya akan menghindari gunung, jembatan, atau lantai yang tinggi dari suatu gedung. Gejalanya dapat berupa vertigo, pusing, berkeringat, dan merasa seperti akan pingsan.

3.      Klaustrofobia. Ini merupakan ketakutan terhadap ruang tertutup atau ruang sempit. Klaustrofobia berat dapat sangat mengganggu terutama bila fobia ini membuat penderitanya tidak dapat mengendarai mobil atau elevator.

 

Sumber gambar: abcnews.go.com

4.      Aviofobia. Merupakan fobia terbang.

5.      Dentofobia. Dentofobia merupakan ketakutan terhadap dokter gigi atau prosedur yang berkaitan dengan gigi. Fobia ini secara umum berkembang setelah pengalaman yang tidak mengenakkan di dokter gigi.

6.      Hemofobia. Merupakan fobia terhadap darah atau cedera. Penderita hemofobia dapat pingsan ketika kontak dengan darahnya sendiri atau darah orang lain.

7.      Arachnofobia. Merupakan fobia terhadap laba-laba.

8.      Cynofobia. Merupakan ketakutan terhadap anjing.

9.      Ophidiofobia. Merupakan ketakutan terhadap ular.

 

Sumber gambar: orasulmd.org

10.  Nyctofobia. Merupakan fobia terhadap malam hari atau kegelapan. Fobia jenis ini biasanya dimulai sebagai ketakutan pada masa kanak-kanak yang umum. Ketika ketakutan berlanjut di masa remaja, maka dianggap sebagai fobia.

Mendiagnosis Fobia

Fobia biasanya tidak didiagnosis secara formal. Sebagian besar orang yang mengalami fobia menyadari sepenuhnya masalah mereka.

Penanganan Fobia

Hampir semua fobia dapat ditangani dan disembuhkan. Fobia sederhana dapat ditangani dengan paparan bertahap terhadap suatu obyek, hewan, tempat atau situasi yang menyebabkan ketakutan dan kecemasan. Cara ini dikenal dengan terapi desensitisasi atau ‘self-exposure’.

Penanganan fobia kompleks seringkali memerlukan waktu yang lebih lama. Terapi untuk fobia kompleks mencakup:

1.      Konseling

2.      Psikoterapi

3.      Terapi perilaku kognitif

Obat-obatan biasanya tidak digunakan untuk menangani fobia. Meskipun begitu, terkadang diresepkan untuk membantu penderitanya menghadapi efek dari kecemasan. Obat-obatan yang digunakan dapat berupa:

·         Antidepresan

·         Tranquilizer

·         Beta blocker

 

 

 

 

Referensi:

·         https://www.healthline.com/health/phobia-simple-specific

·         https://www.nhs.uk/conditions/phobias/

 

Total Hit : 334
Saras Subur Ayoe

Artikel Terkait
 
Penyakit Terkait
 
Komentar
Masukkan komentar Anda, untuk artikel diatas.
Nama:
Email:
Komentar:
  
Daftar Komentar :
 
Klik disini untuk berkomentar melalui account anda:
 
 

Info Penyakit

Kelumpuhan Supranuklear Progresif
Kelumpuhan Supranuklear Progresif

Deskripsi : Kelumpuhan Supranuklear Progresif merupakan gangguan
Baca selengkapnya »

Kelainan Pada Bibir, Mulut dan Lidah
Kelainan Pada Bibir, Mulut dan Lidah

Deskripsi : 1. LUKA DAN PERTUMBUHAN LAINNYA
Baca selengkapnya »

Tentang Produk

XEPADERGIN TABLET 4,5 MG

Tablet 4,5 mg x 10 x 10 biji.

VOMITROL ORAL DROPS

Obat tetes untuk anak-anak 1 mg/10 tetes x 10 mL.

Korespondensi - Copyright - Disclaimer - Profil Medicastore - Cari Info Penyakit - Cari Info Obat - Cari Dokter
Informasi yang tersedia di medicastore.com dikumpulkan dari berbagai sumber dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti nasihat, saran, konsultasi
ataupun kunjungan kepada dokter anda. Bila anda memiliki masalah kesehatan, hubungilah dokter anda.
All rights reserved | © 2016 - www.medicastore.com