Info Dokter - Medicastore.com/asma
asma
asma karena pekerjaan
 
asma  
 
   
 
   
Artikel Asma
  Gejala dan Diagnosa Asma
  Penyebab dan Faktor Pencetus Asma
  Pengobatan Asma
  Pencegahan Asma
  Hidup Bersama Asma
Artikel Asma
  Tes Alergi
  Apel Dapat Mencegah Asma dan Alergi
  Kemajuan Obat Asma
Artikel Asma
  Tangani dengan Tepat Alergi anda
  Apakah Asma Anda Sudah Terkontrol
Tanya Jawab
 
Artikel Asma
Prof. Dr. dr. Heru Sundaru, Sp.PD, KAI
Prof. Dr. dr. Heru Sundaru, Sp.PD, KAI
Prof Heru merupakan lulusan FKUI tahun 1969 dan lulusan spesialis Ilmu Penyakit Dalam FKUI tahun 1975.

Bagi anda yang ingin produknya ditampilkan di detail kesehatan asma ini dapat menghubungi bagian marketing  di +6221 739 7069 atau melalui email : marketing@medicastore.com
   Penyebab Penyakit Asma dan Faktor Pencetus Serangan Asma

Asma adalah penyakit yang dapat terjadi pada siapa saja dan dapat timbul segala usia, meskipun demikian, umumnya asma lebih sering terjadi pada anak-anak usia di bawah lima tahun dan orang dewasa pada usia sekitar tiga puluh tahunan.


Prof. Dr. dr Heru Sundaru, Sp.PD, KAI dari FKUI Universitas Indonesia mengatakan, “kasus asma pada anak di Indonesia lebih tinggi sedikit dibandingkan dewasa. Kemudian asma pada anak akan hilang sebagian, dan akan muncul lagi setelah dewasa karena perjalanan alamiah”.


Para ahli asma mempercayai bahwa asma merupakan penyakit keturunan dan sebagian besar orang yang menderita asma karena alergi terhadap sumber alergi tertentu (alergen). Alergen merupakan faktor yang berasal dari lingkungan.


Penyebab Penyakit Asma

Istilah penyebab asma sebenarnya kurang tepat karena sampai saat ini penyebab asma belum diketahui. Telah banyak penelitian yang dilakukan oleh para ahli di bidang asma untuk menerangkan sebab terjadinya asma, namun belum satu pun teori atau hipotesis yanga dapat diterima atau disepakati semua para ahli.


Meskipun demikian yang jelas saluran pernapasan penderita asma memiliki sifat yang khas yaitu sangat peka terhadap berbagai rangsangan (bronchial hyperreactivity = hipereaktivitas saluran napas). Asap rokok, tekanan jiwa, alergen pada orang normal tidak menimbulkan asma tetapi pada penderita asma rangsangan tadi dapat menimbulkan serangan.


respon imun

Gambar 1 : Respon Kekebalan Tubuh


Pada penderita asma, penyempitan saluran pernafasan merupakan respon terhadap rangsangan yang pada paru-paru normal tidak akan mempengaruhi saluran pernafasan. Penyempitan ini dapat dipicu oleh berbagai rangsangan, seperti serbuk sari, debu, bulu binatang, asap, udara dingin dan olahraga.


Pada suatu serangan asma, otot polos dari bronki mengalami kejang dan jaringan yang melapisi saluran udara mengalami pembengkakan karena adanya peradangan dan pelepasan lendir ke dalam saluran udara.


Hal ini akan memperkecil diameter dari saluran udara (disebut bronkokonstriksi) dan penyempitan ini menyebabkan penderita harus berusaha sekuat tenaga supaya dapat bernafas.

Sel-sel tertentu di dalam saluran udara (terutama sel mast) diduga bertanggungjawab terhadap awal mula terjadinya penyempitan ini. Sel mast di sepanjang bronki melepaskan bahan seperti histamin dan leukotrien yang menyebabkan terjadinya:

  • kontraksi otot polos
  • peningkatan pembentukan lendir
  • perpindahan sel darah putih tertentu ke bronki.

Sel mast mengeluarkan bahan tersebut sebagai respon terhadap sesuatu yang mereka kenal sebagai benda asing (alergen), seperti serbuk sari, debu halus yang terdapat di dalam rumah atau bulu binatang.


Tetapi asma juga bisa terjadi pada beberapa orang tanpa alergi tertentu. Reaksi yang sama terjadi jika orang tersebut melakukan olah raga atau berada dalam cuaca dingin.Stres dan kecemasan juga bisa memicu dilepaskannya histamin dan leukotrien.


Sel lainnya (eosnofil) yang ditemukan di dalam saluran udara penderita asma melepaskan bahan lainnya (juga leukotrien), yang juga menyebabkan penyempitan saluran udara.


Faktor Pencetus Serangan Asma

Pemicu mengakibatkan terganggunya saluran pernafasan dan mengakibatkan penyempitan dari saluran pernafasan (bronkokonstriksi). Pemicu tidak menyebabkan peradangan. Banyak kalangan kedokteran yang menganggap pemicu dan bronkokonstriksi adalah gangguan pernafasan akut, yang belum berarti asma.


Gejala-gejala dan bronkokonstriksi yang diakibatkan oleh pemicu timbul seketika, berlangsung dalam waktu pendek dan lebih mudah diatasi dalam waktu singkat. Namun saluran pernafasan akan bereaksi lebih cepat bila sudah ada atau terjadi peradangan.

  1. Faktor pada pasien
    • Aspek genetik
    • Kemungkinan alergi
    • Saluran napas yang memang mudah terangsang
    • Jenis kelamin
    • Ras/etnik
  2. Faktor lingkungan
    • Bahan-bahan di dalam ruangan :
      • Tungau debu rumah
      • Binatang, kecoa
    • Bahan-bahan di luar ruangan :
      • Tepung sari bunga
      • Jamur
    • Makanan-makanan tertentu, bahan pengawet, penyedap, pewarna makanan
    • Obat-obatan tertentu
    • Iritan (parfum, bau-bauan merangsang, household spray )
    • Ekspresi emosi yang berlebihan
    • Asap rokok dari perokok aktif dan pasif
    • Polusi udara dari luar dan dalam ruangan
    • Infeksi saluran napas
    • Exercise induced asthma, mereka yang kambuh asmanya ketika melakukan aktivitas fisik tertentu
    • Perubahan cuaca
     attention
Total Hit : 
Warning: fopen(hits4.txt) [function.fopen]: failed to open stream: Permission denied in /home/mdc/domains/medicastore.com/public_html/asma/penyebab_dan_faktor_pencetus_asma.php on line 94

Warning: fwrite() expects parameter 1 to be resource, boolean given in /home/mdc/domains/medicastore.com/public_html/asma/penyebab_dan_faktor_pencetus_asma.php on line 95

Warning: fclose() expects parameter 1 to be resource, boolean given in /home/mdc/domains/medicastore.com/public_html/asma/penyebab_dan_faktor_pencetus_asma.php on line 96
1014
 
 
   
 
   
 
 
  designed & developed by medicastore.com