nothing
Berita tentang sHLA-G utk penilaian kualitas embrio pada bay
nothing
Medicastore
sHLA-G untuk Penilaian Kualitas Embrio Dalam Program Bayi Tabung
02-03-2014 | Bekti-medicastore.com
Email EMAIL  | Print PRINT  | RSS RSS
 

Anak merupakan dambaan setiap pasangan suami istri karena pada merekalah segala tumpuan, harapan &  kasih sayang akan dilimpahkan. Tetapi tidak semua pasangan suami istri berhasil untuk memiliki anak, prevalensi kasus infertilitas pada pasangan usia subur sendiri diperkirakan sebanyak 10-15%. Program bayi tabung atau fertilisasi in-vitro akhirnya menjadi pilihan terakhir bagi pasangan suami istri yang tidak kunjung memiliki anak, meskipun sudah menjalani berbagai program kehamilan yang disarankan oleh dokter. Meskipun demikian program bayi tabung juga memiliki kendalanya sendiri, yaitu biaya yang dikeluarkan tidak sedikit sementara tingkat keberhasilannya belum mencapai 50%.

Sebenarnya sebelum proses bayi tabung dilaksanakan, pasangan suami istri sudah melalui berbagai tahap pemeriksaan untuk mengetahui kondisi kesehatan keduanya, termasuk pemeriksaan sperma & sel telur. Setelah terjadi pembuahan & pembentukan embrio, juga dilakukan seleksi kualitas embrio secara morfologi histologi, sehingga hanya embrio yang berkualitas saja yang akan ditanamkan ke dalam rahim. Tetapi ternyata dari embrio yang berkualitas sama pun, ada yang berhasil hamil & ada juga yang tidak hamil. Sehingga diperlukan adanya parameter lain untuk menilai kualitas embrio yang bisa meningkatkan persentase terjadinya kehamilan pada program bayi tabung.

Dr.dr. Taufik Jamaan, Sp.OG pada sidang disertasi untuk meraih gelar doktornya pada hari Kamis, 30 Januari 2014 kemarin berhasil menemukan parameter lain yang bisa menilai kualitas embrio untuk meningkatkan keberhasilan program bayi tabung.  Parameter tersebut adalah identifikasi secara marker biokimia pada medium kultur yang berkaitan dengan kualitas embrio & juga bisa memprediksi terjadinya implantasi & kehamilan.

Marker biokimia tersebut adalah soluble Human Leukocyte Antigen-G (sHLA-G), yaitu suatu antigen yang berkaitan dengan jumlah sel & kualitas perkembangan embrio (embryo grade). Kadar dari sHLA-G yang terlarut pada cairan supernatan kultur embrio setelah proses program fertilitas in-vitro maupun ICSI ini diduga berhubungan dengan keberhasilan kehamilan. Sehingga penilaian kadar sHLA-G ini dapat menjadi biomarker untuk seleksi embrio sebelum  dilakukan transfer embrio pada program fertilitas in-vitro, sekaligus menjadi variabel yang berperan sebagai prediktor keberhasilan program bayi tabung.

Pada penelitian yang dilakukan oleh dr. Taufik selama 6 bulan, didapat kesimpulan bahwa kadar sHLA-G yang ≥ 18,4 unit/mcl bisa dijadikan sebagai variabel untuk memprediksi kehamilan pada proses bayi tabung.  Variabel lain yang juga berperan adalah riwayat infertilitas sekunder & jumlah sel embrio ≥ 8 sel. Dengan adanya hasil ini diharapkan bisa meningkatkan tingkat keberhasilan progam bayi tabung sehingga memperbesar peluang pasangan suami istri untuk bisa memiliki anak.

 

 

 

 

Total Hit : 2444
Saras Subur Ayoe

Artikel Terkait
 
Penyakit Terkait
 
Komentar
Masukkan komentar Anda, untuk berita diatas.
Nama:
Email:
Komentar:
   CAPTCHA Image
Refresh Image
Daftar Komentar
 
Klik disini untuk berkomentar melalui account anda:
 
 

Info Penyakit

Endoskopi Saluran Cerna
Endoskopi Saluran Cerna

Deskripsi : Endoskopi merupakan suatu tindakan yang
Baca selengkapnya »

Sakit Gigi
Sakit Gigi

Deskripsi : Sakit gigi merupakan rasa sakit
Baca selengkapnya »

Tentang Produk

DOPAMET TABLET

Tablet 250 mg x 100

MEISEC CAPSULE

Kapsul 20 mg x 10 butir.

Korespondensi - Copyright - Disclaimer - Profil Medicastore - Cari Info Penyakit - Cari Info Obat - Cari Dokter
Informasi yang tersedia di medicastore.com dikumpulkan dari berbagai sumber dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti nasihat, saran, konsultasi
ataupun kunjungan kepada dokter anda. Bila anda memiliki masalah kesehatan, hubungilah dokter anda.
All rights reserved | © 2016 - www.medicastore.com