nothing
Kampanye publik #cegahkankerserviks
nothing
Medicastore
Kampanye Publik #CegahKankerServiks
18-08-2017 | vidya-medicastore
Email EMAIL  | Print PRINT  | RSS RSS
 

Koalisi Indonesia Cegah Kanker Serviks (KICKS) pada tanggal 14 Agustus 2017 meluncurkan kegiatan advokasi publik #CegahKankerServiks, yang bertujuan untuk edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat luas terkait kanker serviks dan bagaimana upaya pencegahannya. KICKS, yang digagas oleh beberapa organisasi non profit yang peduli pada kesehatan perempuan, diluncurkan pada bulan April 2017 yang lalu sebagai respons terhadap fakta terkini bahwa kanker serviks telah menjadi salah satu kanker penyebab kematian paling tinggi di Indonesia.

Prof. Dr. dr. Andrijono, SpOG(K), Ketua Umum Himpunan Onkologi & Ginekologi Indonesia dan salah satu penggagas KICKS mengatakan: “Kanker serviks merupakan momok yang membahayakan hidup perempuan. Menurut data Globocan yang dirilis oleh WHO/ICO Information Centre on HPV and Cervical Cancer tahun 2012, ada 1 perempuan Indonesia meninggal setiap jam karena kanker serviks dan diprediksi terdapat 58 kasus baru setiap harinya[1]. Padahal, kanker serviks merupakan satu-satunya kanker yang dapat dicegah, melalui vaksinasi HPV sebagai pencegahan primer dan skrining sejak dini sebagai pencegahan sekunder. Pencegahan lebih baik daripada pengobatan.

Sejak diluncurkan, KICKS telah mempersiapkan program advokasi publik yang ditargetkan pada berbagai pemangku kepentingan, baik masyarakat umum maupun para pembuat kebijakan. Sebagai bagian dari upaya advokasi publik tersebut, KICKS menggalang dukungan dari public figure untuk membantu upaya edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat luas, terutama melalui kegiatan digital dan media sosial dalam rangkaian kampanye sosial #CegahKankerServiks. Kampanye sosial ini akan didukung oleh Duta #CegahKankerServiks dari kalangan selebrita, yaitu Wulan Guritno, Dewi Sandra, Prilly Latuconsina, serta pasangan Ruben Onsu dan Sarwendah. Untuk mendukung advokasi, website resmi KICKS www.cegahkankerserviks.org pun diluncurkan sebagai platform sosialiasi untuk penyebaran informasi mengenai kanker serviks, agar seluruh masyarakat mendapatkan pengetahuan yang komprehensif terkait pentingnya langkah pencegahan dan deteksi dini.

Pencanangan duta #cegahkankerserviks

Dr. Venita, Kepala Bidang Pelayanan Sosial Yayasan Kanker Indonesia (YKI) DKI Jakarta, menjelaskan: “Agar kegiatan advokasi publik pencegahan kanker serviks lebih efektif, segenap tim KICKS akan mengaktivasikan www.cegahkankerserviks.com sebagai kanal penyebaran informasi mengenai kanker serviks yang komprehensif dan terpercaya. Melalui website ini, masyarakat dapat dengan mudah mengakses data, fakta, serta penjelasan yang lengkap dan valid mengenai kanker serviks, termasuk upaya preventif primer dan sekunder yg efektif serta penanganannya, yang semuanya telah dipastikan keakuratannya oleh pendukung KICKS yang juga berasal dari kalangan medis“.

Terkait status kanker serviks di Indoneia, Prof. Dr. dr. Andrijono, SpOG (K) menambahkan:  “Menurut data yang dihimpun dari RS Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta, ditemukan 70% penderita kanker serviks datang dengan stadium lanjut (stadium >3b), dengan kelompok umur paling banyak didapatkan rentang usia 35-55 tahun, sehingga mempengaruhi angka harapan hidup pasien tersebut. Data penderita kanker serviks di RS Dr Cipto Mangunkusumo (2010-2014) dari 105 pasien, hanya 14% pasien yg mampu bertahan hidup hingga 1 tahun. Bahkan dalam 5 tahun, angka harapan hidup (survival rate) adalah 0%. Hal ini mencerminkan bahwa terdapat kurangnya informasi serta data yang diperlukan oleh pasien maupun keluarga pasien kanker serviks mulai dari pemahaman penyakit itu sendiri, tindakan preventif maupun pengobatannya”

“Oleh karenanya, kampanye sosial #CegahKankerServiks yang memobilisasi Duta Cegah Kanker Serviks dan memberdayakan website www.cegahkankerserviks.org serta media sosial ini merupakan salah satu upaya KICKS untuk mengadvokasi pemerintah tentang urgensi untuk mengakselerasi program pencegahan kanker serviks baik skrining nasional bagi perempuan yang sudah menikah dan vaksinasi HPV nasional bagi anak sekolah dasar,” tambah Prof. Dr. dr. Andrijono, SpOG (K).

Kedepannya, KICKS dengan seluruh Duta Cegah Kanker Serviks ini bersama-sama akan menyebarluaskan dan berperan aktif dalam menggalang dukungan untuk kampanye sosial #CegahKankerServiks, melalui advokasi publik di media massa dan media sosial, petisi publik kepada pemerintah, penggalangan dana sosial, serta kegiatan advokasi lainnya, demi mengajak partisipasi masyarakat seluas-luasnya melawan kanker serviks di Indonesia.

“KICKS merupakan sebuah wadah bagi mereka yang peduli akan kesehatan perempuan Indonesia dimana kami saling menyemangati, membantu dan bekerja sama dalam melawan kanker serviks. Melalui KICKS, kami ingin mengajak seluruh masyarakat maupun pemerintah untuk terus mendukung gerakan ini dan memastikan generasi perempuan sekarang dan seterusnya dapat terbebas dari ancaman kanker serviks,” tutup Prof. Dr. dr. Andrijono, SpOG(K).

 

(1) WHO/ICO Information Centre on HPV and Cervical Cancer (HPV Information Centre). Human Papillomavirus and Related Cancers in Indonesia. Summary Report 2014-08-22. Available at www. Hpvcentre.net

 

Save

Total Hit : 385
Saras Subur Ayoe

Komentar
Masukkan komentar Anda, untuk berita diatas.
Nama:
Email:
Komentar:
   CAPTCHA Image
Refresh Image
Daftar Komentar
 
Klik disini untuk berkomentar melalui account anda:
 
 

Info Penyakit

Aspergilosis
Aspergilosis

Deskripsi : Aspergilosis merupakan infeksi yang biasanya
Baca selengkapnya »

Kanalikulitis (Canaliculitis)
Kanalikulitis (Canaliculitis)

Deskripsi : Kanalikulitis (Canaliculitis) merupakan peradangan pada
Baca selengkapnya »

Tentang Produk

ETHIFERAN AMPUL

Ampul 10 mg/2 ml x6's.

HYDROCORTISONE CREAM 1 %

Krim 1 % x 5 gram x 1's

Korespondensi - Copyright - Disclaimer - Profil Medicastore - Cari Info Penyakit - Cari Info Obat - Cari Dokter
Informasi yang tersedia di medicastore.com dikumpulkan dari berbagai sumber dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti nasihat, saran, konsultasi
ataupun kunjungan kepada dokter anda. Bila anda memiliki masalah kesehatan, hubungilah dokter anda.
All rights reserved | © 2016 - www.medicastore.com