Anda pengunjung ke : Sejak 21 Agustus 2007

Jangan Anggap Remeh Diare!

penyakit diarePernahkah Anda diare? Setiap orang pasti pernah terkena diare dalam hidupnya. Diare adalah penyakit yang ditandai dengan tinja yang lembek dan cair, seringkali disertai kejang perut. Diare tak pernah pandang bulu, ia dapat menyerang siapa saja, baik pria maupun wanita, baik orang tua maupun muda.

Diare seringkali dianggap sebagai penyakit sepele, padahal di tingkat global dan nasional fakta menunjukkan sebaliknya. Menurut catatan WHO, diare membunuh dua juta anak di dunia setiap tahun, sedangkan di Indonesia, menurut Surkesnas (2001) diare merupakan salah satu penyebab kematian kedua terbesar pada balita.

Jangan anggap remeh diare terutama pada anak. Diare mungkin bukan penyakit parah seperti penyakit jantung atau kanker. Namun, diare pada bayi dan balita (bayi bawah lima tahun) sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kematian akibat kekurangan cairan.

Bayi dan balita (bayi bawah lima tahun) rentan sekali akan diare. Perkembangan sistem pencernaan dan kekebalan tubuhnya yang belum optimal menyebabkan mereka mudah terserang diare akibat bakteri atau virus.

Lain lagi dengan orang dewasa. Diare pada orang dewasa, selain karena bakteri, dapat disebabkan pola makan (makanan bersantan dan pedas) dan stres. Untungnya, daya tahan orang dewasa lebih kuat dibandingkan anak-anak.

Hal penting yang harus diwaspadai pada penderita diare adalah kemungkinan terjadinya dehidrasi (kekurangan cairan tubuh). Cairan dan elektrolit tubuh akan banyak keluar bersama tinja sehingga tubuh kesulitan menjalankan fungsinya.

Penanganan diare pun tidak semudah membalikan telapak tangan. Pemberian cairan yang mengandung elektrolit penting memang baik untuk mencegah dehidrasi penderita, tetapi pemberian obat anti diare yang tidak pada tempatnya malah berbahaya.

Apa saja yang harus diketahui tentang diare?Apa saja gejala dehidrasi pada pasien diare?Bagaimanakah penanganan diare yang tepat?Jangan lewatkan wawancara eksklusif kami dengan ahli diare yaitu dr. Ari Fahrial Syam, Sp.PD, KGEH dan dr. Luszy Arijanty, Sp.A? Anda dapat mengetahui semuanya dengan membaca detail kesehatan berikut.

Kontributor :

dr Ari Fahrialdr. Ari Fahrial Syam, Sp.PD, KGEH, MMB

dr. Ari Fahrial dilahirkan 11 Juni 1966 silam. Beliau merupakan lulusan FKUI tahun 1990. dr. Ari melanjutkan spesialis penyakit dalam dan lulus pada tahun 2000. Gelar Konsultan Gastro Entero Hepatologinya diperoleh pada tahun 2005. Kemudian dr. Ari mengenyam pendidikan Master Molecular Biology dari Australia pada tahun 2001. Kini, dr. Ari menjadi wakil sekjen PB Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) sekaligus sebagai wakil ketua PAPDI cabang Jaya. Beliau berpraktek di Poliklinik Teratai RSCM, RS Islam Jakarta Pusat, dan RS Thamrin Jakarta Pusat.





dr Luszydr. Luszy Arijanty, Sp.A

dr. Luszy Arijanty, Sp.A merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya tahun 1995 kemudian melanjutkan spesialis di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia tahun 2005. Dokter cantik yang masih muda ini berpraktek di RS Gading Pluit, Kelapa Gading dan Kiddie Care Centre Clinic, Sunter. dr. Luszy telah menjadi anggota Ikatan Dokter Anak Indonesia Jaya sejak tahun 2005 silam.

kembali keatas