|
Olahraga dianjurkan untuk penderita kanker
Diambil dari health.com. Bagi Marika Holmgren (40 tahun), perang melawan penyakit kanker payudara merupakan suatu perjuangan yang naik turun. Marika kembali melakukan olahraga sepeda gunungnya setelah didiagnosis mpada bulan Februari 2007, ditengah melakukan kemoterapi.
“Terapi tersebut sangat kuat, sehingga kita merasa sangat tidak berdaya & merubah kita baik secara fisik & mental” demikian kata Marika. “Awalnya saya hanya berusaha untuk kembali normal & sejujurnya saya merasa agak sedikit memberontak karena tetap bersepeda selama melakukan terapi, saya mencoba untuk mengalahkan kanker tersebut” lanjutnya. Berkeliling naik sepeda selama melakukan kemoterapi terdengar ceroboh bahkan mungkin sangat tidak dianjurkan. Tetapi ternyata kebalikannya, Marika Holmgren menjadi model contoh bagi pasien kanker lainnya.
Dahulu, para dokter sering menyarankan para pasien kanker untuk lebih santai saat terapi. Meskipun jumlah latihan olahraga yang tepat untuk masing-masing pasien dapat bervariasi, saran tersebut mulai banyak dianggap ketinggalan. Bahkan, panduan terbaru mengenai kanker & olahraga dari the American College of Sports Medicine (ACSM) mendorong para pasien kanker untuk aktif secara fisik semampunya baik pada saat terapi ataupun setelah terapi.
“Idenya adalah para pasien kanker tersebut harus sering bergerak & banyak diam akan lebih merugikan daripada menguntungkan” menurut Kathryn Schmitz, PhD seorang epidemiologist pada the University of Pennsylvania School of Medicine, di Philadelphia USA yang meneliti mengenai peranan aktivitas fisik pada penyakit kronis. Kathryn Schmitz, PhD telah mempresentasikan panduan tersebut pada pertemuan tahunan the American Society of Clinical Oncology.
“Benar bahwa hal terakhir yang dipikirkan oleh para penderita kanker berdampak secara fisik & mental adalah untuk berolahraga lebih” menurut Kathryn Schmitz, PhD. Hal ini karena selama masa terapi, kelelahan, mual serta perubahan emosional menjadikan olahraga sebagai prioritas terakhir. Tetapi, para ahli berpendapat dengan melakukan olahraga maka dapat mengatasi hal-hal tersebut diatas. Karena olahraga dapat meningkatkan energi, membantu mempertahankan berat badan & memberikan efek meningkatkan mood pada orang yang sedang down.
|
|