|
Apa Obat Antihistamin Dapat Membantu Supaya Tidur ?
Diambil dari mayoclinic.com. Apakah baik bila menggunakan obat antihistamin/obat alergi yang dijual bebas untuk menangani insomnia atau susah tidur, dibandingkan dengan obat resep dokter ?. Berikut jawaban dr. Timothy Morgenthaler dari mayoclinic mengenai hal tersebut. Obat antihistamin/obat alergi memang dapat menimbulkan kantuk, sehingga banyak digunakan untuk mengatasi susah tidur atau insomnia. Tetapi penggunaan obat antihistamin secara rutin tidaklah di rekomendasikan.
Obat antihistamin dapat menyebabkan kantuk karena bekerja melawan histamin, suatu senyawa kimia yang dihasilkan oleh sistem saraf pusat. Bahkan, sebagian besar obat tidur yang dijual bebas mengandung antihistamin. Obat-obatan tersebut dimaksudkan untuk digunakan sewaktu-waktu, apabila keadaan stres, perjalanan jauh atau gangguan lain dapat menyebabkan masalah susah tidur. Toleransi akibat penggunaan obat antihistamin dapat berkembang dengan cepat, jadi semakin lama menggunakan obat antihistamin untuk membantu tidur, maka efek mengantuk yang ditimbulkan akan semakin mengecil. Efek samping lain yang dapat ditimbulkan adalah mengantuk pada siang hari, mulut kering, pusing & masalah daya ingat.
Jika mengalami insomnia kronik, sebaiknya jangan menggantungkan diri pada obat tidur untuk dapat tidur lelap. Perubahan gaya hidup, biasanya akan lebih bermanfaat dibandingkan dengan penggunaan obat untuk membantu tidur. Perubahan gaya hidup dasar yang dapat dilakukan adalah : - Buat jadwal tidur yang rutin setiap hari - Hindari mengkonsumsi kafein & tidur pada siang hari - Lakukan olahraga/aktifitas fisik setiap hari - Kelola stres
Jika masih tetap mengalami kesulitan untuk tidur lelap, sebaiknya konsultasikan hal tersebut dengan dokter. Sebagai tambahan terhadap perubahan gaya hidup yang telah dilakukan, dokter dapat merekomendasikan terapi tingkah laku untuk membantu mempelajari kebiasaan tidur yang baru serta cara untuk membuat lingkungan tempat tidur menjadi lebih nyaman untuk istirahat. Pada beberapa kasus, penggunaan obat tidur yang diresepkan dapat juga di rekomendasikan
|
|