nothing
Remaja Putri dan Siklus Menstruasi
nothing
Medicastore
Remaja Putri dan Siklus Menstruasi
13-08-2008 | nita-medicastore.com
Email EMAIL  | Print PRINT  | RSS RSS
 

Setiap remaja akan mengalami pubertas. Pubertas merupakan masa awal pematangan seksual, yakni suatu periode dimana seorang anak mengalami perubahan fisik, hormonal, dan seksual serta mampu mengadakan proses reproduksi.

Pada awal masa pubertas, kadar hormon LH (luteinizing hormone) dan FSH (follicle-stimulating hormone) akan meningkat, sehingga merangsang pembentukan hormon seksual. Pada remaja putri, peningkatan kadar hormon tersebut menyebabkan pematangan payudara, ovarium, rahim, dan vagina serta dimulainya siklus menstruasi. Di samping itu juga timbulnya ciri-ciri seksual sekunder, misalnya tumbuhnya rambut kemaluan dan rambut ketiak.

Pubertas pada remaja putri umumnya terjadi pada usia 9-16 tahun. Tampaknya usia pubertas dipengaruhi oleh faktor kesehatan dan gizi, juga faktor sosial-ekonomi dan keturunan. Remaja putri yang gemuk cenderung mengalami siklus menstruasi pertama lebih awal. Sedangkan remaja putri yang kurus dan kekurangan gizi cenderung mengalami siklus menstruasi pertama lebih lambat. Siklus menstruasi pertama juga terjadi lebih awal pada remaja putri yang tinggal di kota.

Apa itu Siklus Menstruasi?

Menstruasi merupakan proses pelepasan dinding rahim (endometrium) yang disertai dengan perdarahan dan terjadi secara berulang setiap bulan kecuali pada saat kehamilan. Menstruasi yang berulang setiap bulan tersebut pada akhirnya akan membentuk siklus menstruasi.

Menstruasi pertama (menarke) pada remaja putri sering terjadi pada usia 11 tahun. Namun tidak tertutup kemungkinan terjadi pada rentang usia 8-16 tahun. Menstruasi merupakan pertanda masa reproduktif pada kehidupan seorang perempuan, yang dimulai dari menarke sampai terjadinya menopause.

Awal siklus menstruasi dihitung sejak terjadinya perdarahan pada hari ke-1 dan berakhir tepat sebelum siklus menstruasi berikutnya. Umumnya, siklus menstruasi yang terjadi berkisar antara 21-40 hari. Hanya 10-15% wanita yang memiliki siklus 28 hari.
Jarak antara siklus yang paling panjang biasanya terjadi sesaat setelah menarke dan sesaat sebelum menopause.

Bagi remaja putri, mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur pada masa-masa awal adalah hal yang normal. Mungkin saja remaja putri mengalami jarak antar 2 siklus berlangsung selama 2 bulan atau dalam 1 bulan terjadi 2 siklus. Namun jangan khawatir, setelah beberapa lama siklus menstruasi akan menjadi lebih teratur.

Pengetahuan akan siklus menstruasi yang dialami sangatlah penting bagi remaja putri. Dengan mengetahui pola siklus menstruasi akan membantu dalam memperkirakan siklus menstruasi yang akan datang.

Siklus dan lamanya menstruasi dapat diketahui dengan membuat catatan pada kalender. Tandai setiap hari ke-1 siklus menstruasi yang terjadi setiap bulannya dengan tanda silang, lalu hitung sampai tanda silang berikutnya. Dengan cara ini, Anda dapat mengetahui pola siklus menstruasi pada diri Anda.

Setiap bulan, setelah hari ke-5 dari siklus menstruasi, endometrium mulai tumbuh dan menebal sebagai persiapan terhadap kemungkinan terjadinya kehamilan. Sekitar hari ke-14 terjadi pelepasan telur dari ovarium (disebut ovulasi). Sel telur ini masuk ke dalam salah satu tuba falopii. Di dalam tuba falopii dapat terjadi pembuahan oleh sperma. Jika terjadi pembuahan, sel telur akan masuk ke dalam rahim dan mulai tumbuh menjadi janin sehingga terjadilah kehamilan.

Pada sekitar hari ke-28, jika tidak terjadi pembuahan, maka endometrium akan dilepaskan dan terjadilah perdarahan atau disebut sebagai siklus menstruasi. Siklus dapat berlangsung selama 3-5 hari, terkadang sampai 7 hari. Proses pertumbuhan dan penebalan endometrium kemudian dimulai lagi pada siklus berikutnya.



Siklus menstruasi dibagi menjadi 3 fase, yakni fase folikuler, fase ovulatoir, dan fase luteal.

  • Fase Folikuler
    Fase folikuler dimulai dari hari ke-1 sampai sesaat sebelum kadar LH meningkat dan terjadi pelepasan sel telur (ovulasi). Dinamakan fase folikuler karena pada saat ini terjadi pertumbuhan folikel di dalam ovarium. Pada pertengahan fase folikuler, kadar FSH sedikit meningkat sehingga merangsang pertumbuhan sekitar 3-30 folikel yang masing-masing mengandung 1 sel telur. Tetapi hanya 1 folikel yang terus tumbuh, yang lainnya hancur.

    Pada suatu siklus, sebagian endometrium dilepaskan sebagai respon terhadap penurunan kadar hormon estrogen dan progesteron. Endometrium terdiri dari 3 lapisan. Lapisan paling atas dan lapisan tengah dilepaskan, sedangkan lapisan dasarnya tetap dipertahankan dan menghasilkan sel-sel baru untuk kembali membentuk kedua lapisan yang telah dilepaskan.

Perdarahan menstruasi berlangsung selama 3-7 hari, rata-rata selama 5 hari. Darah yang hilang sebanyak 28-283 gram. Darah menstruasi biasanya tidak membeku kecuali jika perdarahannya sangat hebat.

  • Fase Ovulatoir
    Fase ovulatoir dimulai ketika kadar LH meningkat dan pada fase ini dilepaskan sel telur. Sel telur biasanya dilepaskan dalam waktu 16-32 jam setelah terjadi peningkatan kadar LH.

Folikel yang matang akan menonjol dari permukaan ovarium, akhirnya pecah dan melepaskan sel telur. Pada saat ovulasi ini beberapa wanita merasakan nyeri tumpul pada perut bagian bawahnya, nyeri ini dikenal sebagai mittelschmerz, yang berlangsung selama beberapa menit sampai beberapa jam.

  • Fase Luteal
    Fase ini terjadi setelah ovulasi dan berlangsung selama sekitar 14 hari. Setelah melepaskan telurnya, folikel yang pecah kembali menutup dan membentuk korpus luteum yang menghasilkan sejumlah besar progesteron.

    Progesteron menyebabkan suhu tubuh sedikit meningkat selama fase luteal dan tetap tinggi sampai siklus yang baru dimulai. Peningkatan suhu ini bisa digunakan untuk memperkirakan terjadinya ovulasi.

    Setelah 14 hari, korpus luteum akan hancur dan siklus yang baru akan dimulai, kecuali jika terjadi pembuahan. Jika telur dibuahi, korpus luteum mulai menghasilkan HCG (human chorionic gonadotropin). Hormon ini memelihara korpus luteum yang menghasilkan progesteron sampai janin bisa menghasilkan hormonnya sendiri.
    Tes kehamilan didasarkan kepada adanya peningkatan kadar HCG.

Yang kerap dialami saat menstruasi
Nyeri Haid
Kebanyakan remaja putri sering mengalami kram sewaktu menstruasi. Rasa sakit di perut bagian bawah, kadang meluas ke pinggul, punggung bagian bawah atau paha. Bahkan ada yang merasa mual, muntah, atau diare.

Sedikit kram perut pada hari pertama atau kedua haid yang terjadi merupakan hal yang biasa. Lebih dari separuh perempuan mengalaminya. Namun sekitar 10% perempuan mengalami rasa sakit yang demikian hebat hingga perlu minum obat untuk dapat mengatasi rasa sakit tersebut.

Bila tidak ada kelainan ginekologis, rasa nyeri tersebut disebut dismenorea primer. Hal ini disebabkan karena tingginya kadar prostaglandin (zat yang membuat otot-otot rahim berkontraksi dan melepaskan dindingnya). Meskipun sakit, dismenorea primer tidak berbahaya. Rasa nyeri ini biasanya lenyap pada pertengahan usia 20-an atau setelah melahirkan.

Rasa nyeri yang disebabkan oleh gangguan ginekologis disebut dismenorea sekunder. Hal ini bisa disebabkan oleh tumor fibroid (suatu tumor jinak pada dinding rahim), penyakit yang ditularkan akibat hubungan seksual, endometriosis, penyakit radang panggul, adanya kista atau tumor pada indung telur.

Untuk mengatasi nyeri haid, Anda dapat meminum obat untuk menghilangkan rasa nyeri. Atau cobalah berendam dengan air hangat. Namun segeralah ke dokter jika nyeri haid menghebat atau disertai demam, merasa mual yang tidak biasa, muntah atau nyeri perut, atau jika tetap nyeri setelah hari ketiga haid.

Menstruasi yang Tidak Teratur
Remaja putri kadang mengalami menstruasi yang tidak teratur. Menstruasi yang tidak teratur ini dapat disebabkan oleh perubahan kadar hormon akibat stres atau sedang dalam keadaan emosi. Di samping itu, perubahan drastis dalam porsi olahraga atau perubahan berat badan yang drastis juga dapat menyebabkan menstruasi yang tidak teratur.

Di sinilah pentingnya mengetahui pola siklus menstruasi Anda. Buatlah catatan siklus menstruasi Anda selama 3 bulan. Catat hari pertama menstruasi, pada hari ke berapa darah banyak keluar, kapan menstruasinya berhenti. Catatan ini diperlukan untuk mengevaluasi perubahan menstruasi.

Total Hit : 156864
Teen max Activa

Artikel Terkait

 
Penyakit Terkait
 
Komentar
Masukkan komentar Anda, untuk artikel diatas.
Nama:
Email:
Komentar:
  
Daftar Komentar :
  dicha01 Oct 2014
saya skrg umurnya 15th saya pertama kali menstruasi pada umur 12th . tapi kenapa yah saya sdh 4 bulan terakhir ini tidak pernah lagi menstruasi dan sebeumnya juga siklus mens saya tidak teratur kadang 3 bulan sekali kadang sebulan sekali. tolong di balas yah saya sangat takut bila terus seperti ini *Red : Biasanya pada awal menstruasi memang akan mengalami menstruasi yang tidak teratur, kemudian faktor lain yang bisa mempengaruhi adalah terlalu gemuk/kurus, aktifitas fisik yang berat, stress atau sedang mengalami penyakit tertentu. Untuk mendapatkan diagnosa yang tepat sebaiknya konsultasi langsung ke dokter

 0 dislike
 0 like
Laporkan
Beri Tanggapan
  hellokitty01 Oct 2014
kenapa yah aku sdh 4 bulan ini gapernah menstruasi dan sering kali siklusku tidak teratur kadang 3 bulan sekali kadang sebulan sekali . tolong di balas yah aku takut kalau terjadi apa2 *Red : Banyak faktor yang mempengaruhi menstruasi, misalnya terlalu gemuk / kurus, aktifitas fisik yang berat, stress atau sedang sakit. Selain itu pada masa awal menstruasi juga umum terjadi menstruasi yang tidak teratur. Bila hal tersebut disertai dengan keluhan lain seperti misalnya pendarahan hebat atau rasa sakit yang berat maka sebaiknya konsultasi langsung ke dokter untuk mendapatkan diagnosa yang tepat

 0 dislike
 0 like
Laporkan
Beri Tanggapan
  Alfira01 Oct 2014
Saya umur 14 thn, saya baru bulan januari dapet mens pertama, cuman saat bulan ke 9 ini saya mens sudah hampir 1 bln. dan mgg 1 hanya flek coklat, mmg 2 keluar darah, dan begitu seterusnya sampai 1 bln ini. itu kenapa ya? apa ada masalah? bb saya memang dibawah standard. mohon bantuannya *Red : Untuk awal-awal mendapat menstruasi memang biasanya akan mengalami masa menstruasi yang tidak teratur karena adanya penyesuaian hormon. Tetapi bila kemudian hal tersebut juga disertai dengan keluhan lain seperti misalnya pendarahan berat atau rasa sakit yang hebat, maka sebaiknya konsultasi langsung ke dokter untuk mendapatkan diagnosa yang tepat

 0 dislike
 0 like
Laporkan
Beri Tanggapan
  Alfira10 Sep 2014
Saya umur 14 thn, saya baru bulan januari dapet mens pertama, cuman saat bulan ke 9 ini saya mens sudah hampir 1 bln. dan mgg 1 hanya flek coklat, mmg 2 keluar darah, dan begitu seterusnya sampai 1 bln ini. itu kenapa ya? apa ada masalah? bb saya memang dibawah standard. mohon bantuannya *Red : Untuk mestruasi di tahun2 pertama memang bisa terjadi ketidak teraturan, karena pengaruh hormon yang masih belum stabil. Tetapi untuk mendapatkan diagnosa yang tepat sebaiknya konsultasi langsung ke dokter spesialis ginekologi

 0 dislike
 0 like
Laporkan
Beri Tanggapan
  Euis Ardiansyyah25 Apr 2014
apa saja yang harus di lakukan ketika sedang menstruasi ? *Red : Banyak makan makanan bergizi, terutama yg mengandung zat besi seperti misalnya bayam, hati, dll. Selain itu jaga daerah vagina supaya tetap kering & tidak lembap

 0 dislike
 0 like
Laporkan
Beri Tanggapan
 
Klik disini untuk berkomentar melalui account anda:
 
 Next

Info Penyakit

Kecemasan yang Disebabkan Gangguan Fisik atau Obat
Kecemasan yang Disebabkan Gangguan Fisik atau Obat

Deskripsi : Kecemasan bisa disebabkan oleh gangguan
Baca selengkapnya »

Gonorrhea
Gonorrhea

Deskripsi : Gonore adalah penyakit menular seksual
Baca selengkapnya »

Tentang Produk

ALUDONNA TABLET

Tablet 100 biji.

VERAPLEX TABLET 500 MG

Tablet 500 mg x 10 x 10 biji.