nothing
Informasi penyakit Diabetes Mellitus (kencing manis)
nothing
Medicastore
Diabetes Mellitus

Diabetes_Mellitus 2.jpg

Sumber : http://www.healthyohioprogram.org

 
DEFINISI

Diabetes Mellitus adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa (gula sederhana) di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepaskan atau menggunakan insulin secara adekuat. 

Insulin adalah hormon yang dilepaskan oleh pankreas. Insulin merupakan zat utama yang bertanggung jawab dalam mempertahankan kadar gula darah.

PENYEBAB

Diabetes terjadi jika tubuh tidak menghasilkan insulin yang cukup untuk mempertahankan kadar gula darah yang normal atau jika sel tidak memberikan respon yang tepat terhadap insulin.

Penderita diabetes mellitus tipe I (diabetes yang tergantung kepada insulin) menghasilkan sedikit insulin atau sama sekali tidak menghasilkan insulin. Sebagian besar diabetes mellitus tipe I terjadi sebelum usia 30 tahun.

Para ilmuwan percaya bahwa faktor lingkungan (seperti infeksi virus atau faktor gizi pada masa kanak-kanak atau dewasa awal) menyebabkan sistem kekebalan menghancurkan sel penghasil insulin di pankreas. Terjadinya hal ini dipengaruhi oleh adanya faktor genetik.

 

Sumber : http://health.allrefer.com

Pada diabetes mellitus tipe II (diabetes yang tidak tergantung kepada insulin), pankreas tetap menghasilkan insulin, dengan jumlah yang terkadang lebih tinggi dari normal. Tetapi tubuh membentuk kekebalan terhadap efek insulin, sehingga terjadi kekurangan insulin relatif. Sekitar 90% penderita diabetes menderita diabetes tipe II.

Faktor risiko untuk diabetes tipe II adalah obesitas. 80-90% penderita diabetes tipe II mengalami obesitas. Diabetes tipe II juga cenderung bersifat diturunkan.

Sumber : http://www.medicinenet.com

Penyebab diabetes lainnya adalah:

  • Obat-obatan yang mempengaruhi pembentukan atau efek dari insulin, antara lain kortikosteroid dan furosemid.
  • Kehamilan (diabetes gestasional). Hormon-hormon yang dihasilkan saat kehamilan bisa membuat sel-sel tubuh menjadi resisten terhadap insulin. 
  • GEJALA

    Gejala yang bisa ditemukan antara lain :

    • Peningkatan frekuensi berkemih
    • Haus yang berlebihan
    • Penurunan berat badan, sehingga penderita seringkali merasa sangat lapar dan menjadi lebih banyak makan
    • Rentan terkena infeksi
    • Gejala lain, seperti pandangan kabur, mual, pusing, dan berkurangnya ketahanan saat olahraga

     

    Sumber : www.tabletsmanual.com

    KOMPLIKASI

    Dalan jangka panjang, kadar gula darah yang tinggi bisa merusak pembuluh darah, saraf dan struktur internal lainnya. Karena hal tersebut, maka penderita diabetes bisa mengalami berbagai komplikasi jangka panjang yang serius, seperti serangan jantung, stroke, gangguan penglihatan, dan gagal ginjal.

    Complications of diabetes

    Sumber : www.tabletsmanual.com, www.neohioeyes.com

    Jika saraf yang menuju ke lengan, tangan, tungkai, dan kaki mengalami kerusakan, maka lengan dan tungkai bisa terasa kesemutan atau nyeri seperti terbakar dan kelemahan. Kerusakan pada saraf menyebabkan kulit lebih sering mengalami cedera karena penderita tidak dapat merasakan adanya perubahan tekanan maupun suhu. Berkurangnya aliran darah ke kulit juga bisa menyebabkan timbulnya luka dan lambatnya penyembuhan luka. Ulkus pada kaki bisa sangat dalam, mengalami infeksi, dan sukar sembuh sehingga sebagian kaki terkadang harus diamputasi.

    Penelitian terakhir menunjukkan bahwa komplikasi diabetes dapat dicegah, ditunda atau diperlambat dengan mengontrol kadar gula darah.

    DIAGNOSA

    Diagnosis diabetes didasarkan dari gejala-gejala yang ada dan hasil pemeriksaan darah yang menunjukkan kadar gula darah yang tinggi.

    Sumber : www.pre-diabetes.com

    PENGOBATAN

    Tujuan utama dari pengobatan diabetes adalah untuk mempertahankan kadar gula darah dalam kisaran yang normal. Kadar gula darah yang benar-benar normal sulit untuk dipertahankan, tetapi jika gula darah semakin mendekati kisaran yang normal, maka kemungkinan terjadinya komplikasi sementara maupun jangka panjang adalah semakin berkurang.

    Sumber : www.pre-diabetes.com

    Pengobatan diabetes meliputi pengendalian berat badan, olah raga dan diet. 

    Pengaturan diet sangat penting. Biasanya penderita tidak boleh terlalu banyak makan makanan manis dan harus makan dalam jadwal yang teratur. Penderita diabetes cenderung memiliki kadar kolesterol yang tinggi, karena itu dianjurkan untuk membatasi jumlah lemak jenuh dalam makanannya. Tetapi cara terbaik untuk menurunkan kadar kolesterol adalah mengontrol kadar gula darah dan berat badan.

    Semua penderita diabetes hendaknya memahami bagaimana menjalani diet dan olah raga untuk mengontrol penyakitnya. Mereka juga harus memahami bagaimana cara menghindari terjadinya komplikasi. Penderita harus memberikan perhatian khusus terhadap kesehatan kaki. Kuku penderita harus dipotong secara teratur. Penting juga untuk memeriksa kesehatan mata supaya bisa diketahui perubahan yang terjadi pada pembuluh darah di mata.

    Terapi sulih insulin

    Pada diabetes tipe I, pankreas tidak dapat menghasilkan insulin sehingga harus diberikan insulin pengganti. Pemberian insulin hanya dapat dilakukan melalui suntikan.

    Sumber : www.pennmedicine.org

    Obat-obat hipoglikemik per-oral

    Obat hipoglikemik per-oral biasanya diberikan pada penderita diabetes tipe II jika diet dan olah raga gagal menurunkan kadar gula darah secara adekuat.

    Berbagai obat hipoglikemik yang ada antara lain :

    • Obat hipoglikemik golongan sulfonilurea, misalnya glibenclamide
    • Golongan biguanid, misalnya metformin
    • Alfa glukosidase inhibitor, misalnya acarbose

    Pemantauan pengobatan

    Pemantauan kadar gula darah merupakan bagian yang penting dari pengobatan diabetes. Saat ini kadar gula darah dapat diukur sendiri dengan mudah oleh penderita di rumah. Penderita diabetes harus mencatat kadar gula darah mereka dan melaporkannya kepada dokter agar dosis insulin atau obat hipoglikemiknya dapat disesuaikan.

    Komplikasi

    Insulin maupun obat hipoglikemik per-oral harus benar-benar digunakan sesuai petunjuk dokter, karena jika digunakan dengan tidak benar, maka bisa menimbulkan berbagai akibat buruk (komplikasi), dimana obat tidak bisa mengendalikan gula darah secara efektif atau menurunkan kadar gula darah terlalu banyak, terutama jika penderita diabetes kurang makan, tidak makan pada waktunya atau melakukan olah raga yang terlalu berat tanpa makan.

    Jika kadar gula darah terlalu rendah (hipoglikemia), organ pertama yang terkena pengaruhnya adalah otak. Penderita bisa merasa cemas, meningkatnya kesiagaan, gemetar, dan sakit kepala. Hipoglikemia harus segera diatasi karena dalam beberapa menit bisa menjadi berat, menyebabkan koma dan kadang cedera otak menetap.

    Sumber : http://ibstreatmentcenter.com

    Jika terdapat tanda-tanda hipoglikemia, penderita harus segera makan gula. Karena itu penderita diabetes harus selalu membawa permen, gula atau tablet glukosa untuk menghadapi serangan hipoglikemia.

    REFERENSI

    - Mayo Clinic. Diabetes. 2013.

    - Insulin. www.medicinenet.com

    - Brunilda Nazario. Type 2 Diabetes. 2004. www.medicinenet.com

    Kinohimitsu Kyolic

    Obat Terkait
     
    Dokter Terkait
     
     
    Artikel Terkait
    Olahraga bagi Penderita Diabetes
    Diabetes Pada Anak

    Info Penyakit

    Keratokonus
    Keratokonus

    Deskripsi : Keratokonus merupakan suatu keadaan dimana
    Baca selengkapnya »

    Hipotensi Postprandial
    Hipotensi Postprandial

    Deskripsi : Hipotensi postprandial merupakan suatu
    Baca selengkapnya »

    Tentang Produk

    BONVIVA TABLET

    Tablet Salut Selaput 150 mg x 1 biji.

    IVELIP INFUS 100 ML

    Infus 20 % x 100 ml x 1's.