DIAGNOSA
Thalassemia lebih sulit didiagnosis dibandingkan penyakit hemoglobin lainnya.
Hitung jenis darah komplit menunjukkan adanya anemia dan rendahnya MCV (mean corpuscular volume).
Elektroforesa bisa membantu, tetapi tidak pasti, terutama untuk alfa-thalassemia.
Karena itu diagnosis biasanya berdasarkan kepada pola herediter dan pemeriksaan hemoglobin khusus.

Pada penderita thalassemia, pada pemeriksaan gambaran darah tepi dapat memperlihatkan :
- Jumlah sel darah merah yang rendah
- Sel darah merah berukuran lebih kecil dari seharusnya
- Sel darah merah tampak pucat
- Ukuran dan bentuk sel darah merah yang bervariasi
- Sel darah merah dengan distribusi hemoglobin yang tidak seimbang sehingga bisa memberikan gambaran seperti mata sapi (bull's eye) pada pemeriksaan di bawah mikroskop.
Pemeriksaan darah dapat berguna untuk :
- Mengukur kadar besi dalam darah penderita
- Evaluasi hemoglobin penderita
- Analisa DNA untuk mendiagnosa thalassemia atau menentukan apakah seseorang adalah pembawa gen (karier) thalassemia |