nothing
nothing
Logo_print
Anak Anda Kesulitan Membaca?
19-04-2018 | vidya-medicastore
 
Apakah anak Anda sulit sekali belajar membaca? Sedangkan teman-temannya yang berusia sebaya sudah lancar membaca dan menulis. Mungkin anak Anda menderita disleksia. Apa itu disleksia?

Disleksia adalah gangguan belajar yang sering terjadi yang dapat menyebabkan kesulitan membaca, menulis dan mengeja. Disleksia mempengaruhi area di otak yang memproses bahasa. Orang yang menderita disleksia memiliki kecerdasan yang normal dan biasanya penglihatannya juga normal.

Penderita disleksia adalah pembaca yang lambat, namun kebalikannya, mereka adalah pemikir yang cepat dan kreatif dengan kemampuan pengambilan keputusan yang kuat.

Penyebab Disleksia

Penyebab pasti dari disleksia tidak diketahui, tetapi disleksia cenderung diturunkan dalam keluarga. Disleksia tampaknya berkaitan dengan gen tertentu yang diturunkan dari orang tua yang mempengaruhi perkembangan bagian otak tertentu selama awal-awal kehidupan. Selain itu, disleksia juga dipengaruhi oleh faktor risiko dari lingkungan.

 

Sumber gambar: www.dyslexia-reading-well.com/causes-of-dyslexia.html

Faktor risiko

Faktor risiko disleksia yaitu:

·         Riwayat disleksia atau kesulitan belajar lainnya dalam keluarga

·         Lahir prematur atau berat lahir rendah

·         Paparan terhadap nikotin, obat-obat terlarang, alkohol, atau infeksi saat kehamilan, yang dapat mengganggu perkembangan otak janin

·         Perbedaan individu di bagian otak yang memungkinkan untuk membaca

Gejala Disleksia

Tanda-tanda disleksia dapat sulit diketahui sebelum anak masuk sekolah, tetapi beberapa petunjuk awal dapat mengindikasikan masalah.

Gejala yang dapat tampak sebelum usia sekolah:

·         Bicara terlambat

·         Mempelajari kata-kata baru dengan lambat

·         Kesulitan membentuk kata dengan benar, misalnya membalikkan bunyi atau tertukar mengucapkan kata yang terdengar serupa

·         Kesulitan mengingat huruf, angka dan warna

·         Kesulitan mempelajari irama lagu anak atau memainkan permainan yang berirama

Gejala yang tampak pada usia sekolah:

·         Kemampuan membaca di bawah rata-rata

·         Kesulitan menemukan kata yang tepat atau menjawab pertanyaan

·         Kesulitan melihat (dan terkadang mendengar) persamaan dan perbedaan dalam huruf dan kata

·         Tidak mampu mengucapkan kata yang jarang ia dengar

·         Menghindari aktivitas yang melibatkan membaca

·         Bingung dengan urutan huruf dalam kalimat

Sumber gambar: www.time-management-abilities.com/dyslexia-symptoms.html

·         Menuliskan huruf terbalik, misalnya menulis huruf ‘b’ yang seharusnya ‘d’

·         Mengeja dengan buruk atau tidak konsisten

·         Mengerti informasi yang diberikan secara verbal, tetapi kesulitan dengan informasi tertulis

·         Kesulitan mengikuti urutan petunjuk

·         Kesulitan dengan perencanaan dan organisasi

Gejala yang tampak pada remaja dan dewasa:

Tanda-tanda disleksia pada remaja dan dewasa serupa dengan gejala disleksia pada anak, selain itu dapat ditemukan gejala berikut ini:

·         Kesulitan memahami lelucon atau ekspresi yang memiliki makna yang tidak mudah dipahami, misalnya penggunaan ungkapan

·         Menghabiskan waktu yang lama untuk menyelesaikan tugas yang melibatkan membaca atau menulis

·         Kesulitan merangkum cerita

·         Kesulitan mempelajari bahasa asing

·         Kesulitan mengingat

Meskipun begitu, penderita disleksia seringkali memiliki kekuatan atau keterampilan di bidang lainnya, misalnya pemikiran kreatif dan pemecahan masalah.

Pada anak-anak penderita disleksia usia TK dan SD kelas satu, mereka umumnya penuh imajinasi dan keingintahuan, mampu menyelesaikan masalah, dan bersemangat menerima ide-ide yang baru.

Sedangkan pada penderita disleksia yang berada di kelas dua SD hingga sekolah menengah, mereka memiliki kemampuan berpikir yang baik dalam hal konsep, pengambilan keputusan, imajinasi dan abstrak. Mempelajari bahwa memahami makna lebih baik dibandingkan dengan hanya mengingat. Mampu melihat dengan konsep yang ‘lebih luas’, dan sangat mahir dalam bidang yang tidak bergantung pada membaca, misalnya matematika, komputer dan seni visual, atau dalam subyek yang lebih konseptual, misalnya filosofi, biologi, ilmu sosial, ilmu saraf dan penulisan kreatif.

 

Sumber gambar: www.foundationstutoring.org/resources/dyslexia/dyslexia-page-6/

Pada orang dewasa, penderita disleksia menunjukkan kapasitas yang tinggi untuk belajar, sukses di area yang tidak bergantung pada hafalan, menunjukkan kemahiran ketika fokus pada area yang sangat khusus, misalnya kedokteran, hukum, kebijakan publik, keuangan, arsitektur atau ilmu dasar. Mereka juga menunjukkan kemampuan menulis yang sempurna bila fokusnya adalah pada isi tulisan, bukan ejaan. Mereka juga memiliki empati yang tinggi, kecenderungan untuk berpikir di luar kebiasaan dan melihat gambaran yang lebih luas. Mereka juga sangat tangguh, mampu beradaptasi dan sangat fasih mengungkapkan pemikiran dan perasaannya.

Bagaimana Penanganan Anak dengan Disleksia?

Disleksia adalah masalah seumur hidup yang dapat memberikan tantangan dalam kehidupan sehari-hari. Disleksia tidak dapat disembuhkan, tetapi dengan dukungan yang tepat, penderita disleksia dapat menjadi seorang pelajar dan orang dewasa yang sukses.

Penanganan untuk disleksia terdiri dari penggunaan alat-alat edukasi untuk meningkatkan kemampuan membaca. Obat-obatan dan konseling biasanya tidak digunakan untuk menangani disleksia. Bagian penting dari penanganan disleksia adalah edukasi diri mengenai kondisi ini. Semakin cepat disleksia diketahui dan ditangani, hasilnya akan semakin baik.

Memulai terapi ketika anak masih sangat muda dapat memperbaiki kemampuan membaca dan dapat mencegah masalah membaca di tahun-tahun pertama sekolah.

 

Sumber gambar: www.lexercise.com/online-dyslexia-treatment/professional-therapy

1.      Teknik edukasi

Disleksia ditangani menggunakan pendekatan dan teknik edukasi yang spesifik. Guru dapat menggunakan teknik yang melibatkan mendengar, melihat dan menyentuh untuk memperbaiki kemampuan membaca. Membantu anak menggunakan berbagai indera untuk belajar, misalnya mendengarkan rekaman pelajaran dan meraba menggunakan huruf dan kata yang digunakan menggunakan jari, dapat membantu dalam memproses informasi.

Terapi difokuskan agar membantu anak untuk:

·         Memahami bahwa huruf dan rangkaian huruf mewakili suara dan kata tersebut

·         Belajar mengenali dan menggunakan suara paling rendah yang menyusun kata-kata (fonem)

·         Memahami apa yang ia baca

·         Membaca dengan keras untuk membentuk keakuratan, kecepatan dan kelancaran membaca

·         Memperbanyak kosakata dari kata-kata yang dikenali dan dipahami

2.      Rencana edukasi individu

Bicarakan dengan guru anak Anda, mengenai kemungkinan adanya pembimbing khusus yang dapat membantu anak sukses dalam bidang akademisnya.

Apa yang Dapat Dilakukan Orang Tua?

Orang tua memegang peran penting dalam membantu anak untuk sukses. Anda dapat melakukan hal berikut ini:

·         Merespons masalah lebih awal. Bila Anda curiga anak Anda menderita disleksia, segera konsultasikan dengan dokter. Intervensi awal dapat memperbaiki keberhasilan.

 

Sumber gambar: clipart-library.com/clipart/888186.htm

·         Bacakan buku untuk anak. Membacakan buku paling baik dimulai ketika anak berusia 6 bulan, atau bahkan lebih muda. Cobalah untuk mendengarkan cerita yang direkam bersama dengan anak. Ketika anak sudah lebih besar, baca cerita bersama-sama setelah anak mendengar ceritanya.

·         Bekerja sama dengan sekolah anak. Bicarakan dengan guru anak mengenai bantuan yang mungkin dapat diberikan untuk anak.

·         Dukung anak untuk membaca.

·         Berikan contoh kebiasaan membaca. Tentukan waktu setiap harinya untuk membaca sesuatu ketika anak membaca, hal ini akan menjadi contoh bagi anak. Tunjukkan bahwa membaca dapat menjadi hal yang menyenangkan.

 

 

 

 

Referensi:

·         http://dyslexia.yale.edu/dyslexia/what-is-dyslexia/

·         http://dyslexiaassociation.org.au/how-is-dyslexia-evaluated

·         https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/dyslexia/symptoms-causes/syc-20353552

·         https://www.nhs.uk/conditions/dyslexia/

·         https://www.webmd.com/children/tc/dyslexia-treatment-overview#1