neo_napacin_redakan_sesak_napas
Anda pengunjung ke : , sejak tanggal 1 Februari 2008.

NEO NAPACIN, Meringankan SESAK NAPAS karena ASMA

Pada saat terjadi sesak napas karena asma, perlu segera diberikan obat asma yang dapat melebarkan saluran pernafasan yang menyempit, sehingga dapat meringankan dan meredakan sesak napas.

Obat asma diberikan pada saat terjadi serangan sesak napas karena asma yang hebat, dan terus diberikan sampai serangan mereda.

Obat asma terdapat dalam berbagai macam bentuk antara lain: tablet, sirup, puyer racikan, atau injeksi, dll.

Neo Napacin adalah salah satu obat pereda asma dengan sediaan tablet, produksi dari PT. Konimex Pharmaceutical Laboratories .

Obat asma Neo Napacin termasuk golongan obat bebas terbatas, sehingga Neo Napacin dapat dengan mudah diperoleh di apotik dan toko obat sekitar anda.

Didukung dengan kandungan yang tepat dan aman, Neo Napacin merupakan obat pereda sesak nafas asma pilihan.

neo_napacin

Indikasi Neo Napacin

Neo Napacin digunakan untuk mengatasi sesak nafas pada serangan asma dan digunakan sebagai terapi lanjutan pada asma bronkhial.

Kandungan Neo Napacin

Tiap tablet obat asma Neo Napacin mengandung:
12,5 mg Ephedrine HCl
130 mg Theophylline.

Kandungan yang terukur sangat membantu penderita meringankan sesak nafas, dan bila dikonsumsi sesuai dosis yang dianjurkan, sangat aman dikonsumsi dan dapat dibeli tanpa harus menggunakan resep dokter.

Cara Kerja Kandungan Neo Napacin

Ephedrine HCl bekerja mempengaruhi sistem saraf adrenerg secara langsung dan tidak langsung.

Theophylline merupakan turunan metilxantin yang mempunyai efek antara lain merangsang susunan saraf pusat dan melemaskan otot polos, terutama bronkus. Keduanya merupakan bronkodilator, yang bekerja meringankan sesak napas.

Dalam manajemen asma, pemakaian theophylline digunakan pada pencegahan serangan maupun untuk pengobatan serangan asma (Tierney, et al. 1998; USPDI, 2000).

Sampai sekarang theophylline masih merupakan pilihan yang direkomendasikan, meskipun banyak dijumpai efek samping. Keunggulan pemakaian teofilin terutama karena efek samping toksiknya sudah dikenali, sehingga bisa segera diantisipasi para dokter, di samping kemanfaatan kliniknya sebagai bronkodilator yang memuaskan.

Theophylline dapat menimbulkan gejala efek samping berupa gangguan gastrointestinal, takikardi, palpitasi, aritmia, nyeri kepala, gangguan konsentrasi, insomnia, dan kejang (USPDl, 2000; BNF, 1998). Telah luas diketahui bahwa gejala efek samping ini berkaitan dengan kadar theophylline dalam darah. Rentang terapi optimum theophylline berkisar antara 5 – 15 mikro gram per ml (USPDI, 2000).

Dosis pemakaian Neo Napacin

Dosis pemakaian Neo Napacin dianjurkan:
3 x sehari 1 tablet untuk orang dewasa
½ tablet untuk anak-anak atau menurut petunjuk dokter.

Sebaiknya digunakan pada perut terisi untuk mengurangi efek samping teofilin yang dapat mengiritasi lambung.

Siapa saja yang tidak disarankan mengkonsumsi Neo Napacin?

Obat asma Neo Napacin tidak boleh digunakan pada:
penderita hipertensi (tekanan darah tinggi),
penyakit jantung,
diabetes melitus (kencing manis),
tukak lambung (maag) dan
hipertiroid.

Obat asma Neo Napacin juga sebaiknya tidak digunakan atau dengan pengawasan yang ketat dari dokter pada ibu hamil dan menyusui, anak dengan usia di bawah 2 tahun dan manula dan penderita yang kekurangan oksigen akibat segala hal,

Efek Samping Obat Neo Napacin

Neo Napacin dapat menimbulkan reaksi obat yang tidak diinginkan seperti mengantuk, pusing, takikardi & palpitasi, serangan & aritmia ventrikular, hematemesis, stimulasi sistem saraf pusat, diaphoresis & demam (pada anak-anak)

Neo Napacin tidak boleh digunakan bersama obat golongan xantin, penghambat Mono Amin Oksidase (MAO) atau guanetidin. Efek meningkat dengan simetidin, eritromisin, troleandomisin & OC. Penurunan kadar teofilin dalam plasma mungkin terjadi dengan adanya rifampisin.

Neo Napacin dapat disimpan untuk digunakan sewaktu-waktu karena dikemas dalam bentuk strip, setiap strip terdiri dari 4 tablet. Sebaiknya disimpan di tempat sejuk dan kering.

Tips Mengendalikan Sesak Napas Karena ASMA

1.
Pahami seluk beluk sesak napas & asma
 
2.
Kenali berat ringannya sesak napas & asma yang di derita
 
3.
Hindari faktor pencetus sesak napas karena asma
 
4.
Penggunaan obat – obatan yang teratur dan tepat
 
5.
Atasi serangan sesak napas akut karena asma dengan segera
 
6.
Pemeriksaan diri ke dokter secara teratur
 
7.
Tingkatkan kebugaran fisik dengan olahraga
 
8.
Jalani gaya hidup sehat, hindari rokok dan daerah yang tercemar udaranya.  
     
   
 
 

Info Lebih Lanjut :

 
 

PT. KONIMEX
Pharmaceutical Laboratories


Head Office:
Desa Sanggrahan, Grogol
Sukoharjo, Central Java
Indonesia

 
  Phone : (0271) - 716246  
  Phone : (0271) - 719966  
  Phone : (0271) - 714645  
  E-Mail : customer_service@konimex.com  
 

Mailing Address:
PO BOX 233 Solo - 57102
Central Java - Indonesia
www.konimex.com

 
 
 
konimex
 
 
beli_neo_napacin