INDIKASI Infeksi saluran pernafasan bagian atas & bawah, saluran kemih & kelamin, saluran pencernaan, gonore, septikemia (keracunan darah oleh bakteri patogenik dan atau zat-zat yang dihasilkan oleh bakteri tersebut), peritonitis (radang selaput perut), endokarditis bakterial (radang endokardium jantung yang disebabkan oleh bakteri), osteomielitis (radang sumsum tulang), meningitis (radang selaput otak), infeksi saluran kemih, sepsis (reaksi umum disertai demam karena kegiatan bakteri, zat-zat yang dihasilkan bakteri, atau kedua-duanya), infeksi kulit & jaringan lunak.
KONTRA INDIKASI Hipersensitivitas terhadap Penisilin. Resiko tinggi ruam kulit dengan mononukleosis infeksiosa.
PERHATIAN
Hipersensitivitas terhadap Sefalosporin.
Kerusakan ginjal.
Leukemia limfatik.
Riwayat reaksi alergi di masa lalu atau pada keluarga. Interaksi obat : - Probenesid mengganggu ekskresi obat. - Mengurangi keampuhan kontrasepsi oral dan Atenolol. - Allopurinol meningkatkan resiko ruam kulit.
INDEKS KEAMANAN PADA WANITA HAMIL B: Baik penelitian reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko pada janin maupun penelitian terkendali pada wanita hamil atau hewan coba tidak memperlihatkan efek merugikan (kecuali penurunan kesuburan) dimana tidak ada penelitian terkendali yang mengkonfirmasi risiko pada wanita hamil semester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trisemester selanjutnya).
KEMASAN Kapsul 250 mg x 10 x 10 biji.
DOSIS
Dewasa : 4 kali sehari 250-1000 mg.
Anak-anak : 50-100 mg/kg berat badan/hari dalam 4 dosis terbagi.
PENYAJIAN Dikonsumsi pada perut kosong (1 atau 2 jam sebelum/sesudah makan)