| INTICOL |
| |
GOLONGAN
 |
| |
KANDUNGAN Thiamphenicol / Tiamfenikol. |
| |
INDIKASI Demam tifoid dan paratifoid, infeksi lain pada lambung-usus, infeksi saluran nafas dan urogenital (saluran kemih dan kelamin), bakteremia (beredarnya bakteri dalam darah) dan septikemia (keracunan darah oleh bakteri patogenik dan/atau zat-zat yang dihasilkan oleh bakteri tersebut). Infeksi lain yang disebabkan oleh bakteri yang sensitif terhadap Tiamfenikol. |
| |
KONTRA INDIKASI Hipersensitif terhadap Tiamfenikol. Infeksi ringan. Disfungsi hati dan ginjal yang parah. |
| |
PERHATIAN Hamil, menyusui. Insufisiensi ginjal. Tes darah harus dilakukan selama terapi dosis tinggi atau jangka panjang. Interaksi obat : - efek Tiamfenikol bisa dikurangi oleh Fenobarbital. - dapat menghambat metabolisme Warfarin, antikonvulsan, atau Sulfonilurea. |
| |
EFEK SAMPING Gangguan lambung-usus, reaksi neurologik, hipersensitifitas dan superinfeksi, depresi sumsum tulang. |
| |
|
| |
KEMASAN Kapsul 500 mg x 10 x 10 butir. |
| |
DOSIS Dewasa : 3-4 kali sehari 500 mg. Anak-anak : 20-30 mg/kg berat badan/hari dalam dosis terbagi yang diberikan tiap 6-8 jam. Uretritis gonokokal : 2,5 gram sebagai dosis tunggal. Demam tifoid, salmonelosis : dosis dapat ditingkatkan selama minggu pertama. - Dewasa : maksimal 3 gram/hari. - Anak-anak : 50 mg/kg berat badan/hari dalam dosis terbagi. Lama terapi bervariasi mulai dari beberapa hari sampai 2-3 minggu, tergantung pada berat penyakit dan respon klinis. |
| |
PENYAJIAN Tak ada pilihan |
| |
 |
HARGA :
Rp. 0. Data hanya sebagai informasi
|
|
|
| |
PABRIK Indo Farma. |
| |