| SPYROCON CAPSULE 100 MG |
| |
GOLONGAN
 |
| |
KANDUNGAN Itraconazole / Itrakonazol. |
| |
INDIKASI Vulvovaginitis, kandidosis, tinea cruris (kurap lipat paha) / tinea corporis (kurap pada badan), tinea pedis (kutu air) / tinea manum (seperti kutu air pada tangan), tinea capitis (kurap kulit kepala), onikomikosis, pityriasis versicolor (panu), keratitis jamur. |
| |
KONTRA INDIKASI Hamil, hipersensitifitas. |
| |
PERHATIAN Pasien dengan peningkatan enzim hati, sirosis hati, insufisiensi ginjal. Menyusui. Anak-anak. Interaksi obat : Rifampisin, Fenitoin, antasida, adsorben, antagonis H2, Siklosporin, Warfarin, Digoksin. |
| |
EFEK SAMPING Terapi janka pendek : sakit kepala, pusing, mual, gangguan lambung-usus, ruam, gatal-gatal, urtikaria (biduran/kaligata), angioedema. Terapi jangka panjang : edema, kebotakan, hepatitis, neuropati perifer. |
| |
INDEKS KEAMANAN PADA WANITA HAMIL C: Penelitian pada hewan menunjukkan efek samping pada janin ( teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan belum ada penelitian yang terkendali pada wanita atau penelitian pada wanita dan hewan belum tersedia. Obat seharusnya diberikan bila hanya keuntungan potensial memberikan alasan terhadap bahaya potensial pada janin. |
| |
KEMASAN Kapsul 100 mg x 3 x 4 butir. |
| |
DOSIS Vulvovaginitis, kandidosis : 2 kali sehari 2 kapsul selama sehari atau sekali sehari 2 kapsul selama 3 hari. Mencegah vulvovaginitis, kandidosis kambuh : 2 kapsul dosis tunggal tiap bulan pada hari pertama haid. Kandidosis oral : 1 kapsul/hari selama 15 hari. Tinea cruris/corporis : 1 kapsul/hari selama 15 hari. Tinea pedis/manum : 1 kapsul sekali sehari selama 30 hari. Onikomikosis : 1 kapsul/hari selama 3-6 bulan. Keratitis jamur : 2 kapsul sekali sehari selama 3 minggu. Mikosis sistemik : 1 kapsul sekali sehari,dapat ditingkatkan menjadi 2 kali sehari. Dermatomikosis, kandidiasis oral : 100 mg sekali sehari selama 15 hari. Panu : 200 mg sekali sehari selama 7 hari. Aspergillosis : 200 mg sekali sehari selama 2-5 bulan. Kandidiasis : 100-200 mg sekali sehari selama 3-7 minggu. Kriptokokosis non meningeal : 2 kali sehari 200 mg selama 2 bulan - 1 tahun. Pemeliharaan (kasus meningeal) : 200 mg sekali sehari. Blastomikosis : sekali sehari 100 mg atau 2 kali sehari 200 mg selama 6 bulan. Histoplasmosis : sekali atau 2 kali sehari 200 mg selama 8 bulan. Parakoksidioidomikosis : sekali sehari 100 mg selama 6 bulan. Sporotrikosis : sekali sehari 100 mg selama 3 bulan. |
| |
PENYAJIAN Dikonsumsi bersamaan dengan makanan |
| |
 |
HARGA
| Harga normal |
: |
Rp. 275.000/kemasan |
| Harga M |
: |
Rp. 242.000/kemasan |
| Hemat |
: |
Rp. 33.000/kemasan |
Beli Sekarang
|
Harga tersebut diatas tidak mengikat dan sewaktu-waktu dapat berubah.
Untuk pemesanan dan pembelian, silahkan hubungi dahulu ke call centre kami di:
| Jam Operasional Apotik Medicastore : |
| Senin - Jumat | : | 08.00-17.00 |
| Sabtu | : | 08.00-13.00 |
|
|
|
| |
PABRIK Interbat. |
| |
|