nothing
Informasi Kanker Testis - medicastore.com
nothing
Medicastore
Kanker Testis

Kanker_Testis 1.jpg

Sumber : http://www.marinurology.com

 
DEFINISI

Kanker Testis adalah pertumbuhan sel-sel ganas di dalam testis (buah zakar), yang bisa menyebabkan testis membesar atau menyebabkan adanya benjolan di dalam skrotum (kantung zakar).

Testis normal

PENYEBAB

Kebanyakan kanker testis terjadi pada usia di bawah 40 tahun.
Penyebabnya yang pasti tidak diketahui, tetapi ada beberapa faktor yang menunjang terjadinya kanker testis:

  • Testis undesensus (testis yang tidak turun ke dalam skrotum)
  • Perkembangan testis yang abnormal
  • Sindroma Klinefelter (suatu kelainan kromosom seksual yang ditandai dengan rendahnya kadar hormon pria, kemandulan, pembesaran payudara (ginekomastia) dan testis yang kecil).

    Faktor lainnya yang kemungkinan menjadi penyebab dari kanker testis tetapi masih dalam taraf penelitian adalah pemaparan bahan kimia tertentu dan infeksi oleh HIV.
    Jika di dalam keluarga ada riwayat kanker testis, maka resikonya akan meningkat.

    1% dari semua kanker pada pria merupakan kanker testis.
    Kanker testis merupakan kanker yang paling sering ditemukan pada pria berusia 15-40 tahun.

    Kanker testis dikelompokkan menjadi:
    1. Seminoma : 30-40% dari semua jenis tumor testis.
      Biasanya ditemukan pada pria berusia 30-40 tahun dan terbatas pada testis.
    2. Non-seminoma : merupakan 60% dari semua jenis tumor testis.
      Dibagi lagi menjadi beberapa subkategori:
      - Karsinoma embrional : sekitar 20% dari kanker testis, terjadi pada usia 20-30 tahun dan sangat ganas. Pertumbuhannya sangat cepat dan menyebar ke paru-paru dan hati.
      - Tumor yolk sac : sekitar 60% dari semua jenis kanker testis pada anak laki-laki.
      - Teratoma : sekitar 7% dari kanker testis pada pria dewasa dan 40% pada anak laki-laki.
      - Koriokarsinoma.
      - Tumor sel stroma : tumor yang terdiri dari sel-sel Leydig, sel Sertoli dan sel granulosa. Tumor ini merupakan 3-4% dari seluruh jenis tumor testis. Tumor bisa menghasilkan hormon estradiol, yang bisa menyebabkan salah satu gejala kanker testis, yaitu ginekomastia.
  • GEJALA

    Gejala berupa:
    - Testis membesar atau teraba aneh (tidak seperti biasanya)
    - Benjolan atau pembengkakan pada salah satu atau kedua testis
    - Nyeri tumpul di punggung atau perut bagian bawah
    - Ginekomastia
    - Rasa tidak nyaman/rasa nyeri di testis atau skrotum terasa berat.
    Tetapi mungkin juga tidak ditemukan gejala sama sekali.

    DIAGNOSA

    Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.
    Pemeriksaan lainnya yang dapat dilakukan:

  • USG skrotum
  • Pemeriksaan darah untuk petanda tumor AFP (alfa fetoprotein), HCG (human chorionic gonadotrophin) dan LDH (lactic dehydrogenase).
    Hampir 85% kanker non-seminoma menunjukkan peningkatan kadar AFP atau beta HCG.
  • Rontgen dada (untuk mengetahui penyebaran kanker ke paru-paru)
  • CT scan perut (untuk mengetahui penyebaran kanker ke organ perut)
  • Biopsi jaringan
  • PENGOBATAN

    Pilihan pengobatan yang akan dilakukan untuk kanker testis tergantung dari beberapa faktor, diantaranya : jenis & stadium kanker, kondisi kesehatan keseluruhan serta pilihan pribadi. Berikut adalah pilihan pengobatannya :

    Pembedahan

    Pembedahan untuk mengeluarkan testis ( radical inguinal orchiectomy) merupakan tindakan utama untuk kanker testis di hampir semua jenis & stadium kanker. Untuk mengeluarkan testis, dokter akan membuat irisan di sekitar selangkangan & mengeluarkan seluruh testis melalu irisan tersebut. Bila diinginkan, testis buata yang berisi larutan saline akan dimasukkan untuk menggantikan testis yang telah dikeluarkan. Semua prosedur pembedahan beresiko untuk mengalami sakit, pendarahan & infeksi.

    Selain itu, juga bisa dilakukan pembedahan untuk mengeluarkan kelenjar getah bening di selangkangan ( retroperitoneal lymph node dissection). Pembedahan ini bisa dilakukan bersamaan saat pembedahan untuk mengeluarkan testis atau dilakukan kemudian. Kelenjar getah bening dikeluarkan melalui irisan besar di daerah perut. Dokter akan berhati-hati untuk tidak memotong syaraf di sekitar kelenjar getah bening, tetapi terkadang hal itu tidak bisa dihindari. Syaraf yang terpotong bisa menyebabkan terjadinya masalah dengan ejakulasi, tetapi tidak akan menghalangi untuk mengalami ereksi.

    Pada kanker testis stadium dini, pembedahan bisa menjadi satu-satunya penanganan yang diperlukan. Dokter akan memberikan jadwal pemeriksaan untuk melihat apakah kanker tersebut kembali atau tidak. Pemeriksaan yang dilakukan berupa pemeriksaan darah, CT scan & prosedur lainnya. Pemeriksaan ini biasanya dilakukan setiap beberapa bulan pada tahun-tahun pertama sesudah dilakukan pembedahan & biasanya akan bertambah jarang nantinya. Jika mengalami kanker testis stadium lanjut atau tidak bisa mengikuti jadwal pemeriksaan yang diberikan oleh dokter, maka dokter bisa merekomendasikan pengobatan lain setelah pembedahan.

    Terapi radiasi

    Terapi radiasi adalah pengobatan yang seringkali digunakan pada pasien dengan kanker testis jenis seminoma. Terapi radiasi juga digunakan untuk pasien dengan kanker testis jenis non-seminoma pada situasi tertentu. Terapi radiasi menggunakan sinar berenergi tinggi, seperti misalnya sinar-X untuk membunuh sel kanker. Efek samping dari terapi radiasi adalah : kelelahan, kemerahan di kulit & iritasi di bagian perut serta selangkangan.

    Kemoterapi

    Pengobatan kemoterapi menggunakan obat untuk membunuh sel kanker. Obat kemoterapi akan beredar ke seluruh tubuh untuk membunuh sel kanker yang mungkin sudah berpindah dari tempat asalnya. Dokter mungkin saja akan merekomendasikan kemoterapi setelah menjalani pembedahan. Kemoterapi juga bisa dilakukan sebelum ataupun sesudah pengeluaran kelenjar getah bening. Efek samping dari kemoterapi tergantung dari obat yang digunakan. Efek samping yang umum terjadi adalah : kelelahan, mual, rambut rontok, infertilitas & meningkatnya resiko terkena infeksi. Untuk mengurangi efek samping kemoterapi bisa digunakan obat-obatan yang sesuai, seperti misalnya obat Ondansetron dan Metoclopramide untuk mengatasi rasa mual.

    REFERENSI

    - Mayoclinic. Testicular cancer. 2011

    Garcini Stocking Varises Jobst

    Info Penyakit

    Trauma Traktus Urinarius
    Trauma Traktus Urinarius

    Deskripsi : Traktus urinarius manusia terdiri dari
    Baca selengkapnya »

    Nefrotomografi
    Nefrotomografi

    Deskripsi : Nefrotomografi (Nephrotomography) merupakan pemeriksaan sinar-X
    Baca selengkapnya »

    Tentang Produk

    LINKOMISIN CAPSUL 250 MG

    Kapsul 250 mg x 5 x 12 biji.

    CORSACILLIN CAPSUL 500 MG

    Kapsul 500 mg x 10 x 10 butir.