nothing
Sindroma Gawat Pernafasan Akut (Acute respiratory distress s
nothing
Medicastore
Sindroma Gawat Pernafasan Akut

Sindroma_Gawat_Pernafasan_Akut.JPG

Sumber : http://www.medindia.net

 
DEFINISI

Sindroma Gawat Pernafasan Akut adalah suatu jenis kegagalan fungsi paru dengan berbagai kelainan yang berbeda, yang menyebabkan terjadinya pengumpulan cairan di dalam paru-paru (edema paru).

Sindroma gawat pernafasan akut merupakan kedaruratan medis yang dapat terjadi pada orang yang sebelumnya mempunyai paru-paru yang normal.

PENYEBAB

Sindroma gawat pernafasan akut disebabkan oleh adanya rembesan cairan dari pembuluh-pembuluh darah ke dalam paru-paru. Penyebab yang paling sering terjadi :

  • Sepsis, yaitu infeksi berat dan luas pada aliran darah
  • Menghirup zat-zat berbahaya, misalnya asap konsentrasi tinggi atau uap kimia
  • Pneumonia berat
  • Cedera kepala atau dada, misalnya akibat kecelakaan atau terjatuh. Cedera bisa langsung menyebabkan kerusakan pada paru-paru atau mengenai bagian otak yang mengatur pernafasan.

Sindroma Gawat Pernafasan Akut juga bisa disebabkan oleh :

  • Terhirupnya makanan ke dalam paru (aspirasi muntahan dari lambung)
  • Luka bakar hebat
  • Peradangan pankreas (pankreatitis)
  • Hampir tenggelam
  • Overdosis obat seperti heroin, metadon, propoksifen atau aspirin
  • Tekanan darah yang sangat rendah (syok)
  • Emboli paru
  • Stroke yang membuat penderita tidak sadarkan diri
  • Trauma hebat
  • Transfusi darah (terutama dalam jumlah yang sangat banyak)
  • GEJALA

    Sindroma gawat pernafasan akut biasanya terjadi dalam waktu 24-48 jam setelah kelainan dasarnya, tetapi bisa juga dalam waktu 4-5 hari kemudian. Awalnya penderita akan merasa sesak nafas, bisanya pernafasan menjadi cepat dan dangkal. Karena rendahnya kadar oksigen di dalam darah, maka kulit akan terlihat pucat atau membiru, dan organ lain, seperti jantung, otak dan ginjal, akan mengalami gangguan fungsi.

    Karena penderita kurang mampu melawan infeksi, maka bisa terjadi infeksi dalam perjalanan penyakitnya. Selain itu, gejala lain yang bisa ditemukan :

    - cemas, merasa ajalnya hampir tiba
    - tekanan darah rendah atau syok (tekanan darah rendah disertai kegagalan organ tubuh lainnya)

    DIAGNOSA

    Diagnosa didasarkan dari gejala-gejala yang ada dan hasil pemeriksaan fisik. Beberapa pemeriksaan penunjang yang bisa dilakukan :

    • Rontgen dada
    • Pemeriksaan darah, termasuk analisa gas darah
    • Bronkoskopi

    PENGOBATAN

    Penderita sindroma gawat pernafasan akut perlu dirawat di unit perawatan intensif (ICU). Terapi oksigen sangat penting untuk membantu memperbaiki kadar oksigen darah. Bila pemberian oksigen dengan sungkup muka tidak berhasil mengatasi masalah, maka perlu digunakan alat bantu pernafasan (ventilator). Ventilator menyalurkan oksigen dengan menggunakan tekanan melalui selang yang dimasukkan ke dalam saluran nafas besar (trakea); tekanan ini membantu memasukkan oksigen ke dalam darah. Tekanan yang diberikan dapat diatur untuk membantu saluran napas kecil dan alveoli tetap terbuka, serta untuk memastikan agar paru-paru tidak menerima oksigen yang berlebihan karena bisa merusak paru-paru dan memperberat sindroma ini.

    Sumber : www.nhlbi.nih.gov

    Pengobatan suportif lainnya seperti pemberian cairan atau makanan intravena (melalui infus) juga penting karena dapat terjadi dehidrasi atau malnutrisi yang bisa menyebabkan berhentinya fungsi organ tubuh (keadaan yang disebut sebagai kegagalan organ multipel).

    PROGNOSIS

    Dewasa ini, lebih banyak orang dengan sindroma gawat pernafasan akut yang dapat bertahan hidup dibandingkan masa lalu, karena adanya pengobatan yang lebih baik. Tetapi, angka harapan hidup bervariasi, tergantung dari usia, penyebab yang mendasari, penyakit lain yang menyertai, dan faktor-faktor lainnya. 

    Beberapa orang yang bertahan hidup bisa sembuh sempurna, tetapi ada juga yang terus mengalami gangguan paru dan masalah kesehatan lainnya.

    Penderita yang menggunakan ventilator untuk waktu lama cenderung akan terbentuk jaringan parut di paru-paru. Jaringan parut ini mungkin akan membaik dalam waktu beberapa bulan setelah ventilator dilepas. Tetapi, jika terbentuk jaringan parut yang luas, maka fungsi paru bisa terganggu. Jaringan parut yang tidak terlalu luas juga bisa mengganggu fungsi paru saat terjadi beban yang berat pada paru-paru, misalnya saat beraktivitas atau sakit berat.

    REFERENSI

    - G, Brian K. H, Jesse B. Acute Respiratory Distress Syndrome. Merck Manual. 2008

    - Mayo Clinic. ARDS. 2011.

    - National Institute of Health. ARDS. 2010.

    Child Life Dermacol

    Info Penyakit

    Eritema Multiformis
    Eritema Multiformis

    Deskripsi : Eritema Multiformis adalah suatu penyakit
    Baca selengkapnya »

    Sinusitis
    Sinusitis

    Deskripsi : Sinusitis adalah suatu peradangan pada
    Baca selengkapnya »

    Tentang Produk

    CRAVIT VIAL 500 MG/100 ML

    Injeksi IV 500 mg/100 mL x 1

    MECOBALAMIN CAPSULE 500 MCG

    Box isi 10 strip @ 10 kapsul 500 mcg