nothing
Informasi Stenosis Katup Mitral (penyempitan katup mitral)
nothing
Medicastore
Stenosis Katup Mitral

Stenosis_Katup_Mitral.JPG

Sumber : http://www.walgreens.com

 
DEFINISI

Stenosis Katup Mitral merupakan penyempitan katup mitral pada saat membuka, sehingga menghambat aliran darah dari atrium kiri ke ventrikel kiri.

Pada stenosis katup mitral, aliran darah yang melewati katup mitral berkurang karena adanya penyempitan katup. Akibatnya, volume dan tekanan darah pada atrium kiri meningkat, dan atrium kiri membesar. Atrium kiri yang membesar seringkali berdenyut dengan cepat dan tidak teratur (fibrilasi atrium), sehingga jantung tidak dapat memompa darah dengan baik. Jika stenosis katup mitral bersifat berat, maka terjadi peningkatan tekanan di dalam pembuluh darah paru. Akibatnya, bisa terjadi gagal jantung dengan akumulasi cairan di dalam paru-paru dan penurunan kadar oksigen di dalam darah. Jika wanita dengan stenosis katup mitral hamil, maka gagal jantung bisa terjadi dengan cepat.

PENYEBAB

Stenosis katup mitral hampir selalu disebabkan oleh demam rematik. Di Amerika Utara dan Eropa Barat, penyakit ini sudah jarang ditemukan karena pemakaian antibiotik yang luas untuk mengatasi infeksi. Oleh karena itu, di wilayah tersebut stenosis katup mitral terutama terjadi pada orang tua yang pernah menderita demam rematik pada masa kanak-kanak dan mereka tidak mendapatkan antibiotik.

Di bagian dunia lainnya, demam rematik masih sering terjadi dan menyebabkan stenosis katup mitral pada orang dewasa, remaja dan kadang anak-anak. Biasanya, jika stenosis katup mitral disebabkan oleh demam rematik, sebagian daun katup bergabung menjadi satu.

Pada kasus yang jarang, stenosis katup mitral juga bisa merupakan suatu kelainan bawaan (kongenital). Bayi yang lahir dengan kelainan ini jarang bisa bertahan hidup sampai lebih dari 2 tahun, kecuali jika telah menjalani pembedahan.

GEJALA

Stenosis katup mitral yang ringan biasanya tidak menimbulkan gejala. Pada akhirnya gangguan akan semakin memberat dan bisa timbul gejala-gejala seperti :

  • Mudah lelah
  • Sesak nafas, bahkan bisa terjadi pada saat istirahat. Beberapa orang bisa bernafas lebih lega hanya saat duduk tegak.
  • Berdebar-debar (palpitasi), pada orang-orang dengan fibrilasi atrium
  • Warna merah keunguan seperti plum pada pipi akibat kadar oksigen yang rendah di dalam darah dan tekanan darah yang tinggi di paru-paru (fascies mitral).
  • Batuk darah (hemoptisis), jika tekanan yang tinggi menyebabkan pecahnya pembuluh darah vena atau kapiler di paru-paru.
DIAGNOSA

Diagnosa didasarkan dari berbagai pemeriksaan seperti berikut :

  • Pemeriksaan fisik dengan stetoskop bisa terdengar suara jantung murmur yang khas saat darah melalui katup mitral yang menyempit. Selain itu, tidak seperti katup jantung normal yang membuka tanpa suara, pada stenosis katup mitral, katup sering menimbulkan bunyi gemertak ketika membuka untuk mengalirkan darah ke dalam ventrikel kiri.
  • Pemeriksaan ekokardiografi, yang biasanya digunakan untuk memastikan diagnosa. Pemeriksaan ini bisa menunjukkan adanya penyempitan katup mitral dan jumlah darah yang melaluinya, sehingga bisa ditentukan tingkat keparahan stenosis yang terjadi.
  • Pemeriksaan lain, seperti elektrokardiografi dan foto rontgen dada.
PENGOBATAN

Penanganan yang diberikan antara lain berupa :

  • Pengobatan yang bertujuan untuk :
    • Meningkatkan produksi air kemih, sehingga mengurangi volume darah dan tekanan di paru-paru.
    • Membantu memperlambat detak jantung, yang bisa terjadi pada fibrilasi atrium.
    • Mencegah terbentuknya bekuan darah, pada orang-orang dengan fibrilasi atrium.
  • Pembedahan, untuk memperbaiki atau mengganti katup yang menyempit dengan katup jantung buatan. Pembedahan dilakukan jika pemberian obat tidak dapat mengatasi gejala-gejala yang ada dengan baik atau jika terjadi kerusakan katup yang berat.
  • Valvotomi balon, yaitu berupa tindakan untuk meregangkan katup jantung menggunakan sebuah kateter dengan balon diujungnya. Kateter dimasukkan melalui pembuluh darah dan diarahkan ke jantung. Setelah sampai di katup mitral, balon dikembangkan untuk membuka daun katup.

Orang-orang dengan katup jantung buatan perlu mendapatkan antibiotik sebelum menjalani pembedahan, tindakan pada gigi, atau tindakan medis lainnya untuk mengurangi risiko terjadinya infeksi katup jantung (endokarditis infektif).

PENCEGAHAN

Stenosis katup mitral dapat dicegah hanya dengan mencegah terjadinya demam rematik, yaitu penyakit pada masa kanak-kanak yang kadang terjadi setelah strep throat (infeksi tenggorokan oleh streptokokus) yang tidak diobati. Infeksi strep throat harus diobati dengan pemberian antibiotika.

REFERENSI

- A, Guy P. Mitral Stenosis. Merck Manual Home Health Handbook. 2013.

Info Penyakit

Trauma Ginjal
Trauma Ginjal

Deskripsi : Ginjal terletak jauh di dalam
Baca selengkapnya »

Anemia Karena Kekurangan Zat Besi
Anemia Karena Kekurangan Zat Besi

Deskripsi : Anemia Karena Kekurangan Zat Besi
Baca selengkapnya »

Tentang Produk

SIMACRON TABLET 150 MG

Tablet 150 mg x 3 x 10 biji.

TRUNAL DX AMPUL 50 MG

Ampul 50 mg/mL x 5 biji.