nothing
Infeksi & Penyakit Menular : Abses (Penimbunan nanah)
nothing
Medicastore
Abses (Penimbunan Nanah)

Abses_(Penimbunan_Nanah) 1.jpg

Sumber : http://www.humanillnesses.com

 
DEFINISI

Abses adalah suatu penimbunan nanah, biasanya terjadi akibat suatu infeksi bakteri.

Jika bakteri menyusup ke dalam jaringan yang sehat, maka akan terjadi infeksi. Sebagian sel akan mati dan hancur, meninggalkan rongga yang berisi jaringan dan sel-sel yang terinfeksi. Sel-sel darah putih yang merupakan pertahanan tubuh dalam melawan infeksi, bergerak ke dalam rongga tersebut dan setelah menelan bakteri, sel darah putih akan mati. Sel darah putih yang mati inilah yang membentuk nanah, yang mengisi rongga tersebut.

Akibat penimbunan nanah ini, maka jaringan di sekitarnya akan terdorong. Pada akhirnya jaringan akan tumbuh di sekeliling abses dan menjadi dinding pembatas abses; hal ini merupakan mekanisme tubuh untuk mencegah penyebaran infeksi lebih lanjut. Jika suatu abses pecah, maka infeksi bisa menyebar di dalam tubuh maupun di permukaan kulit, tergantung pada lokasi abses.

PENYEBAB

Suatu infeksi bakteri bisa menyebabkan abses melalui beberapa cara:

  • bakteri masuk ke bawah kulit akibat luka yang berasal dari tusukan jarum yang tidak steril
  • bakteri menyebar dari suatu infeksi di bagian tubuh yang lain
  • bakteri yang dalam keadaan normal hidup di dalam tubuh manusia dan tidak menimbulkan gangguan, kadang bisa menyebabkan terbentuknya abses

    Peluang terbentuknya suatu abses akan meningkat jika:
  • terdapat kotoran atau benda asing di daerah tempat terjadinya infeksi
  • daerah yang terinfeksi mendapatkan aliran darah yang kurang
  • terdapat gangguan sistem kekebalan

    Abses bisa terbentuk di seluruh bagian tubuh, termasuk paru-paru, mulut, rektum dan otot. Abses sering ditemukan di dalam kulit atau tepat dibawah kulit, terutama jika timbul di wajah.
  • GEJALA

    Gejala abses tergantung dari lokasi dan pengaruhnya terhadap fungsi suatu organ atau saraf. Gejala abses yang bisa ditemukan berupa :
    - nyeri
    - nyeri tekan
    - teraba hangat
    - pembengkakan
    - kemerahan
    - demam
    Suatu abses yang terbentuk tepat dibawah kulit biasanya tampak sebagai suatu benjolan. Jika abses akan pecah, maka daerah pusat benjolan akan menjadi lebih putih karena kulit diatasnya menipis.
    Suatu abses di dalam tubuh, sebelum menimbulkan gejala seringkali lebih dahulu tumbuh menjadi lebih besar. Abses yang dalam lebih mungkin dapat menyebarkan infeksi ke seluruh tubuh.

    DIAGNOSA

    Abses di kulit atau dibawah kulit sangat mudah dikenali, sedangkan abses yang dalam seringkali sulit ditemukan. Pada penderita abses, biasanya pemeriksaan darah menunjukkan peningkatan jumlah sel darah putih. Untuk menentukan ukuran dan lokasi abses dalam, bisa dilakukan pemeriksaan rontgen, USG, CT scan atau MRI.

    PENGOBATAN

    Suatu abses seringkali membaik tanpa pengobatan, abses dapat pecah dengan sendirinya dan mengeluarkan isinya. Kadang abses menghilang secara perlahan karena tubuh menghancurkan infeksi yang terjadi dan menyerap sisa-sisa infeksi. Abses yang tidak pecah bisa meninggalkan benjolan yang keras. Untuk meringankan nyeri dan mempercepat penyembuhan, suatu abses bisa ditusuk dan dikeluarkan isinya.

    Abses tidak memiliki aliran darah, sehingga pemberian antibiotik biasanya sia-sia. Antibiotik bisa diberikan setelah abses mengering dan hal ini dilakukan untuk mencegah kekambuhan. Antibiotik juga diberikan jika abses menyebarkan infeksi ke bagian tubuh lainnya.

    Obat Terkait
     
    Dokter Terkait
     
     
    Artikel Terkait

    Info Penyakit

    Kanker Indung Telur
    Kanker Indung Telur

    Deskripsi : Kanker Indung Telur (Kanker Ovarium)
    Baca selengkapnya »

    Polimialgia Reumatika
    Polimialgia Reumatika

    Deskripsi : Polimialgia Reumatika adalah suatu keadaan
    Baca selengkapnya »

    Tentang Produk

    BECEFORT SYRUP

    Sirup 60 mL.

    RIFAM TABLET 600 MG

    Tablet salut gula 600 mg x 40 biji.