nothing
Kelainan gerak Sindroma Tourette - medicastore.com
nothing
Medicastore
Sindroma Tourette

Sindroma_Tourette.JPG

Sumber : http://en.haberler.com

 
DEFINISI

Sindroma Tourette merupakan gangguan yang bersifat diturunkan (herediter) yang ditandai dengan adanya tic sederhana dan kompleks pada otot dan suara yang sering terjadi sepanjang hari selama minimal satu tahun.

PENYEBAB

Penyebab sindroma Tourette belum diketahui, tetapi diperkirakan berasal dari kelainan dopamin atau neurotransmitter otak lainnya. Terdapat faktor genetik, tetapi bagaimana peran pasti dan gen apa yang terkait belum diketahui.

GEJALA

Sindroma Tourette seringkali dimulai dengan tic sederhana pada otot, seperti menyeringai, menyentak-nyentakkan kepala, dan berkedip-kedip. Orang-orang dengan sindroma Tourette dapat berulang kali menggerakkan kepala dari satu sisi ke sisi yang lain, mengedip-ngedipkan mata, membuka mulut, dan meregangkan leher.

Gangguan dapat berkembang menjadi tics kompleks, meliputi tics vokal, memukul, menendang, dan sentakan-sentakan dalam bernafas yang tidak teratur dan tiba-tiba. Tics vokal dapat dimulai sebagai suara dengkuran, dengusan, senandung, atau suara menyalak dan berkembang menjadi umpatan-umpatan kompulsif yang tidak disadari. Beberapa orang dengan sindroma Tourette bisa berteriak kacau, mencaci maki, atau mengatakan kata-kata kotor. Ucapan-ucapan ini terkadang salah dianggap disengaja, terutama pada anak-anak. Namun, sedikitnya 85% orang-orang dengan sindroma Tourette tidak mengalaminya.

Orang-orang dengan sindroma Tourette seringkali mengalami kesulitan dan merasa cemas untuk masuk ke dalam situasi sosial. 

DIAGNOSA

Diagnosis dibuat berdasarkan gejala-gejala yang ada. Diagnosis dini dapat membantu orang tua untuk mengerti tics pada anak-anak mereka bersifat tidak disengaja dan hukuman tidak dapat menghentikan tics tersebut dan bahkan membuatnya lebih buruk.

PENGOBATAN

Jika gejala-gejala yang terjadi ringan, maka tidak perlu pemberian obat-obatan.

Untuk gejala yang berat, bisa digunakan obat anti-psikotik untuk menekan tics. Obat diberikan dengan dosis terendah yang dapat mengendalikan tics. Efek samping dari obat anti-psikotik yang dapat terjadi antara lain :

  • Gejala-gejala yang mirip dengan penyakit Parkinson (parkinsonism)
  • Kegelisahan
  • Kekakuan pada otot
  • Kontraksi otot yang tidak disadari dan berlanjut (dystonia)
  • Peningkatan berat badan
  • Penglihatan kabur
  • Mengantuk
  • Lambat dalam berpikir
  • Dyskinesia tardive, yang terdiri dari gerakan-gerakan involunter yang berulang dan bisa menetap, meskipun setelah obat dihentikan. Secara tidak disadari, lengan atau tungkai menggeliat, lidah terjulur, dan bibir mencucu.
  • Sindroma neuroleptik maligna (jarang terjadi tetapi lebih serius), yaitu berupa demam tinggi, tekanan darah tinggi, rusaknya otot, dan koma.

Suntikan toksin botulinum pada otot-otot yang menghasilkan tics dapat mengurangi gerakan-gerakan abnormal, yaitu dengan melumpuhkan otot.

REFERENSI

- E, David. P, Michael. Tics. Merck Manual Home Health Handbook. 2007.

Saras Subur Ayoe

Obat Terkait
 
Dokter Terkait
- DOKTER SPESIALIS SARAF
 
Artikel Terkait
 
Penyakit Terkait
 

Info Penyakit

Neuritis optik
Neuritis optik

Deskripsi : Neuritis optik adalah peradangan pada
Baca selengkapnya »

Sindroma Aspirasi Mekonium
Sindroma Aspirasi Mekonium

Deskripsi : Sindroma Aspirasi Mekonium terjadi jika
Baca selengkapnya »

Tentang Produk

IRETENSA TABLET 150 MG

Iretensa Tab 150 mg 3 x 10's

SAHNE CREAM

Krim 80 gram.

Korespondensi - Copyright - Disclaimer - Profil Medicastore - Cari Info Penyakit - Cari Info Obat - Cari Dokter
Informasi yang tersedia di medicastore.com dikumpulkan dari berbagai sumber dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti nasihat, saran, konsultasi
ataupun kunjungan kepada dokter anda. Bila anda memiliki masalah kesehatan, hubungilah dokter anda.
All rights reserved | © 2016 - www.medicastore.com