nothing
Informasi hipersomnia, kantuk berlebihan - medicastore.com
nothing
Medicastore
Hipersomnia

Hipersomnia 1.jpg

Sumber :

 
DEFINISI

Hipersomnia dapat diartikan sebagai kantuk yang berlebihan, hipersomnia merupakan suatu kondisi dimana seseorang memiliki gangguan untuk dapat tetap terjaga pada siang hari. Seseorang dengan hipersomnia dapat tertidur kapan saja, misalnya saat bekerja atau saat mengemudi.

hipersomnia : kantuk berlebihan

Tertidur Saat Bekerja

Sumber : http://medicastore.com

Seseorang dengan hipersomnia juga dapat memiliki gangguan yang berkaitan dengan tidur lainnya, seperti kurang energi dan sulit untuk dapat berpikir jernih. Pada hipersomnia, waktu tidur seseorang bertambah melebihi pola tidur yang biasa.

PENYEBAB

Ada banyak penyebab hipersomnia, diantaranya karena bekerja secara shift, kondisi keluarga (seperti mendapatkan bayi baru), sedang studi atau karena kehidupan sosial.

Penyebab lain hipersomnia adalah karena gangguan tidur, obat-obatan, dan penyakit. Hipersomnia seringkali disembuhkan dengan penyesuaian kebiasaan hidup.

Hipersomnia yang berlangsung lebih dari beberapa hari bisa merupakan gejala dari:

  • Kelainan psikis (misalnya kecemasan atau depresi yang berat)
  • Pemakaian obat tidur atau obat penenang yang berlebihan
  • Kekurangan oksigen dan penimbunan karbondioksida di dalam tubuh sebagai akibat dari sleep apneu
  • Kelainan otak, misalnya tumor atau cedera pada susunan saraf pusat

Beberapa jenis gangguan tidur yang dapat menyebabkan kantuk berlebihan di siang hari, antara lain:

  • Sleep apnea - berhentinya pernapasan atau kurang bernapas saat tidur.
  • Insomnia - kondisi ini sangat umum terjadi, tetapi tidak selalu menyebabkan hipersomnia. Insomnia merupakan gejala, bukan penyakit.
  • Sindrom kaki gelisah - sensasi kram di kaki, terutama pada betis. Penderitanya seringkali harus menggerak-gerakkan kakinya atau harus berjalan-jalan.
  • Tidur berjalan - ini adalah perilaku abnormal saat tidur. Penderitanya dapat berjalan padahal masih tertidur. Tidur berjalan lebih sering terjadi pada anak-anak ketimbang orang dewasa.
  • Narkolepsi - ini adalah gangguan tidur yang relatif langka yang ditandai dengan rasa kantuk sepanjang waktu.
  • Hipersomnia idiopatik - gangguan tidur ini ditandai dengan tidur berlebihan di malam hari tapi tetap butuh tidur di siang hari.
GEJALA

Penderita merasa sangat mengantuk dan sering ingin tidur atau bahkan tertidur bukan pada tempatnya dan bukan pada waktunya tidur.

gejala hipersomnia

Tertidur Bukan Pada Tempatnya

Sumber : http://medicastore.com

Berbeda dari kelelahan akibat kurang tidur sebelumnya, orang-orang dengan hipersomnia memiliki dorongan untuk tidur saat siang hari yang berulang-ulang, biasanya pada waktu yang tidak tepat, misalnya saat bekerja, saat makan, atau saat berbicara. Penderita biasanya memiliki kesulitan untuk bangun dari tidur yang panjang, dan dapat merasa disorientasi.

Gejala-gejala lain yang dapat muncul, antara lain:

  • Kecemasan,
  • Berkurangnya energi,
  • Gelisah,
  • Lambat dalam berpikir, lambat dalam berbicara,
  • Hilang nafsu makan,
  • Halusinasi,
  • Beberapa penderita kehilangan kemampuan dalam bekerja, fungsi sosial, dalam keluarga, atau lainnya.
  • Merasa lelah yang hebat sepanjang hari
  • Merasa tetap mengantuk meskipun telah tidur malam dan tidur siang
  • Sulit berpikir dan membuat keputusan, pikiran tidak jernih
  • Apati (kurang emosi, motivasi, atau antusiasme)
  • Sulit berkonsentrasi atau mengingat
  • Meningkatan risiko kecelakaan, terutama kecelakaan kendaraan bermotor.

tanda hipersomnia

Tertidur Saat Berkendaraan

Sumber : http://medicastore.com

DIAGNOSA

Untuk mengidentifikasi penyebab hipersomnia mungkin perlu mengetahui kebiasaan hidup, obat-obatan yang digunakan, kesehatan fisik dan keadaan emosional seseorang. Diagnosis didasarkan dari gejala-gejala yang ada dan hasil pemeriksaan. Untuk memperkuat diagnosis bisa dilakukan :

  • Pemeriksaan laboratorium, karena hipersomnia bisa disebabkan oleh penyakit tertentu.
  • Pemeriksaan psikologis. 
  • Pemeriksaan CT scan atau MRI bisa dilakukan pada penderita dengan tanda-tanda kelainan neurologis.
PENGOBATAN

Penanganan yang diberikan tergantung pada penyebabnya. Jika terdiagnosa adanya sleep apnea, maka dapat diberikan alat bantu nafas, yaitu berupa sungkup khusus yang dipakai pada hidung saat tidur. Sebuah mesin akan memberikan aliran udara untuk menjaga jalan nafas tetap terbuka selama tidur.

Pengobatan hipersomnia

Gambar Sunkup Khusus

Sumber : http://medicastore.com

Jika hipersomnia disebabkan oleh adanya pemakaian obat-obatan yang menyebabkan seseorang menjadi mengantuk, maka obat-obat tersebut perlu dihentikan atau diganti.

PENCEGAHAN

Hipersomnia dapat dibantu dengan perubahan gaya hidup, seperti:

  • Menghindari rokok, alkohol dan minuman berkafein sebelum tidur.
  • Relaksasi secara rutin untuk mencegah kecemasan atau kekhawatiran di malam hari.
  • Berolahraga secara teratur dan menjaga berat badan yang normal.
  • Diet seimbang untuk mencegah kekurangan gizi.
  • Hindari gangguan di ruang tidur, misalnya dengan tidak menempatkan televisi di kamar tidur.
  • Atur tempat tidur senyaman mungkin, pastikan suhunya tidak terlalu panas atau terlalu dingin.
  • Terapkan jadwal tidur, dan patuhi. Hal ini akan membuat tubuh Anda terbiasa dan akan merespon ketika saatnya harus tidur.
  • Hanya tidur hanya saat mengantuk.
REFERENSI

- National Institute of Neurological Disorders & Stroke. Hypersomnia. 2010.
www.emedicinehealth.com

- S, Michael W. Hypersomnia. Medicine Net. 2008.

- www.betterhealth.vic.gov.au/bhcv2/bhcarticles.nsf/pages/Hypersomnia

Saras Subur Ayoe

Info Penyakit

Transposisi Arteri Besar
Transposisi Arteri Besar

Deskripsi : Transposisi Arteri Besar adalah kelainan
Baca selengkapnya »

Kanker Kolorektal
Kanker Kolorektal

Deskripsi : Di negara barat, kanker usus
Baca selengkapnya »

Korespondensi - Copyright - Disclaimer - Profil Medicastore - Cari Info Penyakit - Cari Info Obat - Cari Dokter
Informasi yang tersedia di medicastore.com dikumpulkan dari berbagai sumber dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti nasihat, saran, konsultasi
ataupun kunjungan kepada dokter anda. Bila anda memiliki masalah kesehatan, hubungilah dokter anda.
All rights reserved | © 2016 - www.medicastore.com