nothing
Informasi kesehatan Dehidrasi - medicastore.com
nothing
Medicastore
Dehidrasi

Dehidrasi 3.jpg

Sumber : http://www.doctortipster.com

 
DEFINISI

Dehidrasi adalah suatu keadaan dimana tubuh mengalami kekurangan cairan. Tubuh memiliki beberapa mekanisme yang bekerja sama untuk mempertahankan keseimbangan cairan dalam tubuh. Salah satu mekanisme penting adalah timbulnya rasa haus. Jika tubuh memerlukan cairan lebih banyak, maka pusat saraf di otak akan terstimulasi sehingga timbul rasa haus. Rasa haus akan bertambah kuat jika kebutuhan tubuh akan cairan meningkat, sehingga mendorong seseorang untuk minum dan memenuhi kebutuhan tubuhnya akan cairan.

Mekanisme lain yang digunakan untuk mengendalikan jumlah cairan dalam tubuh melibatkan kelenjar hipofisa di dasar otak. Jika tubuh kekurangan cairan, maka kelenjar hipofisa akan mengeluarkan suatu zat ke dalam aliran darah yang disebut hormon antidiuretik. Hormon antidiuretik akan merangsang ginjal untuk menahan air sebanyak mungkin di dalam tubuh.

Jika tubuh kekurangan cairan, maka air secara otomatis akan berpindah dari di dalam sel ke dalam aliran darah untuk mempertahankan volume dan tekanan darah, sampai cairan tubuh dapat digantikan melalui penambahan asupan cairan.

Jika tubuh kelebihan cairan, maka rasa haus akan ditekan dan kelenjar hipofisa hanya menghasilkan sedikit hormon antidiuretik, sehingga memungkinkan ginjal untuk membuang kelebihan cairan melalui air kemih.

PENYEBAB

Dehidrasi bisa terjadi jika pengeluaran cairan tubuh lebih besar dibandingkan dengan asupannya.

Kekurangan cairan dalam tubuh bisa menyebabkan kadar kalsium di dalam darah meningkat.

 

Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan terjadinya dehidrasi:
- Muntah
- Diare
- Penggunaan obat diuretik, yang membuat ginjal mengeluarkan sejumlah besar air dan garam
- Panas yang berlebihan
- Demam
- Berkurangnya asupan cairan karena berbagai alasan

Penyakit tertentu seperti diabetes melitus (kencing manis), diabetes insipidus dan penyakit Addison juga dapat menyebabkan dehidrasi karena hilangnya cairan yang berlebihan.

GEJALA

Pada awalnya, dehidrasi akan merangsang pusat haus di otak, sehingga seseorang akan minum air lebih banyak. Bila asupan cairan tidak dapat mengimbangi pengeluarannya, maka dehidrasi akan menjadi lebih berat. Jumlah keringat dan air seni yang dihasilkan akan berkurang. Cairan akan berpindah dari dalam sel ke dalam aliran darah. Bila dehidrasi terus berlangsung, maka jaringan tubuh akan mulai mengering. Sel-sel mulai mengkerut dan mengalami gangguan fungsi. Sel-sel otak merupakan sel yang paling mudah terganggu karena dehidrasi, sehingga salah satu tanda utama terjadinya dehidrasi berat adalah kekacauan mental, yang dapat berlanjut menjadi hilangnya kesadaran (koma).

Selain air, dehidrasi juga menyebabkan hilangnya elektrolit dari tubuh, terutama natrium dan kalium. Oleh karena itu, dehidrasi seringkali disertai dengan kekurangan elektrolit. Jika terjadi kekurangan elektrolit, maka air tidak dapat berpindah dari cadangannya di dalam sel ke dalam darah. Sehingga jumlah air dalam aliran darah akan berkurang. Tekanan darah bisa turun, sehingga menyebabkan perasaan melayang atau seakan-akan hendak pingsan, terutama jika sedang berdiri (hipotensi ortostatik).

Jika kehilangan air dan elektrolit terus berlanjut, maka tekanan darah bisa turun sampai sangat rendah, sehingga bisa menyebabkan syok serta kerusakan berat pada berbagai organ dalam, seperti ginjal, hati dan otak.

DIAGNOSA

Diagnosis ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan fisik dan gejala-gejala yang ada.

PENGOBATAN

Untuk mengatasi dehidrasi ringan, cukup dengan minum air putih. Tetapi jika terjadi kehilangan air dan elektrolit, maka garam juga harus diberikan, terutama natrium dan kalium. Minuman olahraga (sports drinks) yang diperjualbelikan telah diracik sedemikian rupa untuk menggantikan garam (elektrolit) yang hilang saat berolahraga. Minuman ini juga bisa digunakan untuk mencegah dehidrasi atau untuk mengatasi dehidrasi ringan. Namun, untuk orang-orang yang memiliki masalah jantung atau ginjal, harus terlebih dulu melakukan konsultasi dengan dokter mengenai penggantian cairan yang aman.

Bila tekanan darah sangat turun sampai terjadi syok, maka perlu diberikan cairan melalui pembuluh darah (infus). Pada awalnya cairan diberikan dengan cepat dan kemudian diperlambat seiring dengan perbaikan keadaan fisik penderita.

Penyebab yang mendasari terjadinya dehidrasi harus selalu diatasi, misalnya :

  • Jika seseorang menderita diare, maka selain diberikan cairan pengganti juga diberikan obat untuk mengobati atau menghentikan diare.
  • Jika ginjal terlalu banyak mengeluarkan air karena kekurangan hormon antidiuretik (seperti yang bisa terjadi pada penderita diabetes insipidus), maka bisa diberikan tambahan hormon antidiuretik jangka panjang.

Setelah penyebab dehidrasi berhasil diatasi, perlu dilakukan pemantauan terhadap penderita untuk memastikan kecukupan asupan cairan untuk mempertahan hidrasi tubuh.

PENCEGAHAN

Orang dewasa memerlukan sedikitnya minum 6 gelas air setiap harinya (termasuk air yang berasal dari makanan dengan kadar air yang tinggi, seperti sayur dan buah-buahan).

Asupan cairan harus ditingkatkan saat udara panas, mengalami demam, dan saat/setelah berolahraga, karena olahraga, demam, dan udara yang panas meningkatkan kebutuhan tubuh akan cairan.

Sumber : http://feminspire.com/

REFERENSI

- James L. Lewis. Dehydration. 2013. http://www.merckmanuals.com/home/

hormonal_and_metabolic_disorders/water_balance/dehydration.html

Obat Terkait
 
Dokter Terkait
 
 
Artikel Terkait

Info Penyakit

Kanker Laring
Kanker Laring

Deskripsi : Kanker Laring adalah keganasan pada
Baca selengkapnya »

Poliarteritis Nodosa
Poliarteritis Nodosa

Deskripsi : Poliarteritis nodosa merupakan suatu bentuk
Baca selengkapnya »

Tentang Produk

VITNER Z CAPLET

Kaplet 100 biji.

MAXIPIME 0,5 G

Injeksi 0,5 gram x 1 biji.