nothing
Penyalahgunaan Amfetamin - medicastore.com
nothing
Medicastore
Penyalahgunaan Amfetamin

Ketergantungan__Penyalahgunaan_Amfetamin.JPG

Sumber : http://amphetamines.com

 
DEFINISI

Obat-obat yang termasuk ke dalam golongan amfetamin adalah:
- Amfetamin
- Metamfetamin
- Metilendioksimetamfetamin (MDMA, ecstasy atau Adam)

Amfetamin bisa disalahgunakan untuk waktu lama atau hanya digunakan sewaktu-waktu. Penyalahgunaan amfetamin bisa menyebabkan ketergantungan fisik maupun ketergantungan psikis.

PENYEBAB

Beberapa pengguna amfetamin mengalami depresi dan menggunakan obat stimulan ini untuk mendapatkan efek yang membangkitkan mood sehingga bisa mengatasi depresi untuk sementara.

Pengguna lainnya memakai amfetamin saat melakukan aktivitas yang membutuhkan energi tinggi. Amfetamin menyebabkan pelepasan dopamin yang lebih banyak di otak. Efek inilah yang kemungkinan menyebabkan mood meningkat. MDMA berbeda dengan amfetamin lainnya, yaitu bekerja dengan mengganggu reuptake serotonin di otak. Karena efek obat ini, pengguna amfetamin seringkali mengalami ketergantungan.

GEJALA

Amfetamin meningkatkan kesiagaan (mengurangi kelelahan), menambah kemampuan untuk berkonsentrasi, menurunkan nafsu makan dan memperkuat performa fisik. Obat ini menimbulkan perasaan nyaman atau euforia (perasaan senang yang berlebihan).

Pada atlet lari, amfetamin bisa memperbaiki performa fisik, karena perbedaan sepersekian detik bisa menentukan siapa yang menjadi juara. Para pengemudi truk jarak jauh menggunakan amfetamin supaya mereka tetap terjaga.

Selain merangsang otak, amfetamin juga meningkatkan tekanan darah dan denyut jantung. Pernah terjadi serangan jantung yang berakibat fatal, bahkan pada atlet muda yang sehat.

Tekanan darah bisa sedemikian tinggi sehingga pembuluh darah di otak bisa pecah, menyebabkan stroke dan kemungkinan terjadi kelumpuhan atau bahkan kematian. Kematian lebih mungkin terjadi jika :
- MDMA digunakan dalam ruangan hangat dengan ventilasi yang kurang
- pemakai sangat aktif secara fisik (misalnya menari dengan cepat)
- pemakai berkeringat banyak dan tidak minum sejumlah cairan yang cukup untuk menggantikan cairan yang hilang.

Orang yang memiliki kebiasaan menggunakan amfetamin beberapa kali sehari dengan segera akan mengalami toleransi. Jumlah yang digunakan pada akhirnya akan meningkat sampai beberapa ratus kali dosis awal.

Pada dosis tertentu, hampir semua pecandu menjadi psikostik, karena amfetamin dapat menyebabkan kecemasan hebat, paranoia dan gangguan pengertian terhadap kenyataan hidup. Reaksi psikotik meliputi halusinasi dengar dan lihat (melihat dan mendengar sesuatu yang sebenarnya tidak ada) dan merasa sangat berkuasa. Efek tersebut bisa terjadi pada siapa saja, tetapi yang lebih rentan adalah pengguna dengan kelainan psikiatrik (misalnya skizofrenia).

DIAGNOSA

Diganosis didasarkan pada gejala-gejala yang muncul pada orang yang diketahui telah menggunakan amfetamin. Jika diagnosis belum jelas, maka bisa dilakukan pemeriksaan air kemih, tetapi pemeriksaan ini biasanya tidak bisa mendeteksi MDMA. Pemeriksaan lain yang bisa dilakukan adalah EKG (Electrocardiography), CT Scan, dan pemeriksaan darah untuk melihat apakah terjadi komplikasi.

PENGOBATAN

Untuk sebagian besar orang, terapi yang diperlukan meliputi penenangan hati dan lingkungan yang tenang. Orang-orang dengan gejala yang berat juga perlu mendapatkan penanganan, misalnya untuk mengatasi agitasi hebat, kejang, atau tekanan darah yang tinggi. Perawatan juga diberikan untuk memperbaiki kondisi penderita, misalnya mengatasi dehidrasi, hipertermia, dan komplikasi-komplikasi lainnya.

Jika penggunaan amfetamin dihentikan secara tiba-tiba, maka bisa terjadi gejala-gejala yang berlawanan dengan efek amfetamin. Pengguna akan merasa lelah atau mengantuk, yang bisa berlangsung selama 2-3 hari setelah obat dihentikan. Beberapa pengguna menjadi sangat cemas dan gelisah. Para pengguna yang juga menderita depresi bisa menjadi lebih depresi jika obat ini dihentikan. Mereka menjadi cenderung ingin bunuh diri, tetapi selama beberapa hari mereka akan mengalami kekurangan tenaga untuk melakukan usaha bunuh diri.

Selama terjadi gejala putus obat, para pengguna amfetamin, terutama pengguna jangka panjang, mungkin perlu dirawat di rumah sakit, sehingga bisa dipantau apakah ada perilaku ingin bunuh diri. Terapi kognitif dan perilaku, yang merupakan suatu bentuk psikoterapi, bisa membantu beberapa penderita untuk terbebas dari amfetamin.

REFERENSI

- O, Patrick G. Amphetamines. Merck Manual Home Health Handbook. 2009.

Saras Subur Ayoe

Obat Terkait
 
Dokter Terkait
- DOKTER SPESIALIS KESEHATAN JIWA (PSIKIATER)
- DOKTER SPESIALIS PENYAKIT DALAM
 
Artikel Terkait
 
Penyakit Terkait
 

Info Penyakit

Herpes Simpleks
Herpes Simpleks

Deskripsi : Infeksi herpes simpleks
Baca selengkapnya »

Transplantasi (Pencangkokan)
Transplantasi (Pencangkokan)

Deskripsi : Transplantasi (pencangkokan) adalah
Baca selengkapnya »

Tentang Produk

REVIDERM CREAM 0,02 %

Tube isi krim 15 gr 0,02 %

OA PLUS CAPLET

OA Plus FC caplet x 60's.

Korespondensi - Copyright - Disclaimer - Profil Medicastore - Cari Info Penyakit - Cari Info Obat - Cari Dokter
Informasi yang tersedia di medicastore.com dikumpulkan dari berbagai sumber dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti nasihat, saran, konsultasi
ataupun kunjungan kepada dokter anda. Bila anda memiliki masalah kesehatan, hubungilah dokter anda.
All rights reserved | © 2016 - www.medicastore.com