nothing
Kelainan Gairah Seksual Pada Wanita - medicastore.com
nothing
Medicastore
Kelainan Gairah Seksual Pada Wanita

Kelainan_Gairah_Seksual_Pada_Wanita.jpg

Sumber : http://www.womansday.com

 
DEFINISI

Kelainan gairah seksual pada wanita adalah kegagalan menetap untuk mencapai atau mempertahankan kepuasan seksual, walaupun dengan rangsangan seksual yang cukup.
Kelainan ini mirip dengan impotensi pada pria. Kelainan ini bisa terjadi seumur hidup atau bisa terjadi setelah suatu masa dimana fungsinya normal.

PENYEBAB

Kelainan gairah seksual pada wanita memiliki penyebab fisik maupun psikis. Kelainan ini bisa terjadi seumur hidup atau terjadi setelah suatu fungsi yang normal.

Penyebab yang utama adalah faktor psikis, yang bisa berupa perselisihan pernikahan, depresi dan keadaan lain yang menimbulkan stres. Aktivitas seksual yang dianggap sebagai perbuatan dosa dan menimbulkan perasaan bersalah, serta rasa takut akan keintiman juga dapat memegang peranan.

Beberapa wanita atau pasangannya bisa juga tidak menyadari bagaimana fungsi organ genitalia wanita dan mereka mungkin tidak mengetahui teknik dari perangsangan seksual.

Selain faktor psikologis, ada juga faktor fisik yang dapat menyebabkan kelainan gairah seksual pada wanita, antara lain :

- Rasa nyeri karena endometriosis atau infeksi kandung kemih (sistitis), infeksi vagina (vaginitis)
- Kekurangan hormon estrogen yang menyertai masa menopause atau pengangkatan indung telur, biasanya juga menyebabkan kekeringan dan penipisan dinding vagina
- Histerektomi (pengangkatan rahim) atau mastektomi (pengangkatan payudara)
- Kelenjar tiroid yang kurang aktif
- Anatomi vagina yang abnormal, yang disebabkan oleh kanker, pembedahan atau terapi penyinaran
- Hilang rasa karena gangguan saraf yang disebabkan oleh penyakit kronis, seperti diabetes atau multipel sklerosis. Kerusakan saraf menyebabkan penurunan sensasi pada daerah genitalia.
- Penggunaan obat-obatan untuk mengatasi kecemasan, depresi atau tekanan darah tinggi

GEJALA

Umumnya, ketika wanita mendapatkan stimulasi seksual, mereka dapat merasa terangsang secara mental dan emosional. Selain itu, terdapat juga beberapa respon fisik tertentu, misalnya keluarnya sekret dari vagina sebagai pelumas, jaringan di sekitar vagina dan klitoris membesar, dan payudara juga agak membesar.

Tetapi, pada gangguan gairah seksual, stimulasi seksual yang biasa (seperti berciuman, berdansa, menonton video yang erotis, dan sentuhan pada genitalia) tidak dapat menimbulkan rangsangan secara mental atau emosional, fisik, atau keduanya.

DIAGNOSA

Riwayat kesehatan dan pemeriksaan fisik membantu dalam menentukan apakah penyebab utamanya adalah faktor psikis atau faktor fisik.

PENGOBATAN

Berbagai cara dapat dilakukan untuk membantu mengatasi gangguan gairah seksual, misalnya :

  • Memperkuat rasa percaya dan keintiman dengan pasangan
  • Sedapat mungkin membuat suasana yang kondusif untuk melakukan aktivitas seksual
  • Membantu wanita untuk belajar fokus saat melakukan aktivitas seksual
  • Mengidentifikasi dan mengkomunikasikan dengan pasangan apa yang dapat merangsang wanita

Pasangan dapat melakukan percobaan dengan memberikan berbagai rangsangan, misalnya vibrator, khayalan atau video tentang seks. Pasangan juga dapat mencoba aktivitas seksual lain, diluar sanggama, misalnya saling menyentuh di bagian lain dengan cara yang menyenangkan. Komunikasikan dengan pasangan tentang jenis stimulasi yang diinginkan. Latihan ini dapat memperkuat hubungan intim diantara pasangan dan mengurangi kecemasan sebelum berhubungan seksual.

Obat-obat yang tampaknya menjadi penyebab hilangnya gairah seksual jika mungkin dihentikan atau diganti dengan obat lain.

Berbagai keadaan fisik bisa diobati, misalnya diberikan antibiotik untuk mengatasi infeksi kandung kemih atau infeksi vagina dan diberikan hormon tambahan untuk menggantikan kekurangan hormon.

Untuk wanita yang mengalami vaginitis atrofik dapat diberikan Estrogen dalam bentuk krim untuk daerah genital, sediaan yang dimasukkan ke dalam vagina, atau sediaan yang diminum. Untuk wanita yang mengkonsumsi pil KB oral, dianjurkan untuk mengganti menggunakan metode pencegahan kehamilan yang lain, misalnya dengan menggunakan kondom.

Latihan Kegel dapat memperkuat otot-otot panggul dan bisa membantu wanita untuk mencapai kepuasan. Pada latihan ini wantia mengerutkan otot-otot vaginanya kuat-kuat (seperti menahan berkemih) selama 10-15 menit, minimal sebanyak 3 kali/hari selama 2-3 bulan.

REFERENSI

- B, Rosemary. Sexual Arousal Disorders. Merck Manual Home Health Handbook. 2008.

Info Penyakit

Makroglobulinemia (Makroglobulinemia Waldenstrom)
Makroglobulinemia (Makroglobulinemia Waldenstrom)

Deskripsi : Makroglobulinemia Waldenstrom (disebut juga Lymphoplasmacytic lymphoma) merupakan
Baca selengkapnya »

Anoreksia Nervosa
Anoreksia Nervosa

Deskripsi : Anoreksia nervosa merupakan suatu gangguan
Baca selengkapnya »

Tentang Produk

TERMOREX SYRUP 60 ML

Syr 160 mg x 60 ml

NIMOTOP INFUS

Infus 10 mg/50 ml x 1 biji.