nothing
Informasi Kram Otot - medicastore.com
nothing
Medicastore
Kram Otot

Kram_Otot.jpg

Sumber : www.freedrinkingwater.com

 
DEFINISI

Kram otot adalah kontraksi otot yang terjadi secara tiba-tiba dengan sendirinya untuk waktu yang singkat pada pada satu atau sekelompok otot. Meskipun umumnya tidak berbahaya, tetapi kram otot biasanya menimbulkan rasa nyeri dan bisa membuat seseorang tidak mampu menggunakan otot yang terkena.

PENYEBAB

Kram otot seringkali terjadi pada orang-orang yang sehat, biasanya usia pertengahan dan orang tua, tetapi terkadang bisa juga terjadi pada orang-orang yang lebih muda.

Penyebab paling sering terjadinya kram otot yaitu :

  • Kram ringan pada tungkai yang terjadi tanpa alasan yang jelas, terutama pada malam hari
  • Olahraga, dimana kram otot terjadi saat atau segera setelah berolahraga

Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan terjadinya kram otot :

  • Penggunaan obat atau zat tertentu, misalnya pil KB, kafein, dan nikotin.
  • Penghentian obat-obat tertentu, misalnya obat penenang dan alkohol.
  • Gangguan hormon, misalnya hormon tiroid yang rendah
  • Gangguan pada otot dan saraf
  • Gangguan kadar garam dan keseimbangan cairan dalam tubuh, misalnya akibat dehidrasi dan banyak berkeringat.
  • Suplai darah yang tidak adekuat.
  • Kekurangan vitamin-vitamin tertentu, seperti vitamin B1 dan B6
GEJALA

Kram otot seringkali terjadi pada otot tungkai, terutama pada otot betis. Kram otot terjadi secara tiba-tiba dan seringkali terasa sangat menyakitkan. Biasanya, seseorang menjadi tidak dapat menggunakan otot yang terkena, sehingga harus menghentikan aktivitas yang sedang dilakukan dan beristirahat untuk meredakan kram yang dialami.

Sumber : www.medicinenet.com

Gejala-gejala dan kondisi yang perlu diwaspadai pada kram otot :
- Kram yang terjadi di lengan atau badan
- Terjadi kelemahan
- Terasa nyeri atau hilang sensasi setelah kram mereda
- Kram yang terjadi setelah hilangnya cairan (dehidrasi) atau penggunaan diuretik
- Terjadi pada seorang peminum alkohol

DIAGNOSA

Tidak ada pemeriksaan khusus untuk kram otot. Namun, diagnosis kram otot relatif mudah, sebagian besar orang mengetahui kram otot dan saat mengalaminya. Otot akan terasa kencang dan tampak menonjol saat kram terjadi.

Selain mendiagnosa kram otot, penting juga untuk mengetahui penyebabnya. Untuk itu, perlu diketahui gejala-gejala yang ada, riwayat medis seseorang, dan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui penyebabnya, misalnya :

  • Adanya muntah, diare, pemakaian obat diuretik, olahraga berlebih, dan berkeringat, mungkin menunjukkan adanya cairan tubuh atau garam yang hilang
  • Adanya kelemahan, nyeri, atau hilangnya sensasi, menunjukkan adanya gangguan pada saraf
PENGOBATAN

Penanganan yang dapat dilakukan saat terjadi kram otot antara lain :

  • Berhenti dari aktivitas yang dikerjakan
  • Lakukan peregangan. Kram otot seringkali dapat diredakan dengan melakukan peregangan. Misalnya, tarik kaki dan jari-jari kaki ke atas pada kram yang terjadi di otot betis.
  • Minum. Penyebab paling sering terjadinya kram otot saat berolahraga adalah kekurangan cairan. Namun, minum air saja tidak selalu bisa membantu, seringkali diperlukan minuman olahraga (sports drinks) untuk mengganti mineral tubuh yang hilang.
  • Menemukan dan mengatasi penyebab spesifik terjadinya kram otot dengan berkonsultasi ke dokter.

Sumber : www.alive.com

PENCEGAHAN

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya kram otot :

  • Tidak langsung berolahraga setelah makan
  • Lakukan peregangan otot sebelum berolahraga atau sebelum tidur
  • Minum cukup air setelah berolahraga
  • Tidak mengkonsumsi kafein (misalnya kopi atau coklat)
  • Tidak merokok

Peregangan membuat otot dan tendon lebih fleksibel, sehingga meminimalkan kemungkinan terjadinya kontraksi spontan pada otot. Runner's stretch merupakan latihan peregangan yang paling baik untuk mencegah kram otot betis. Latihan ini berupa :

  • berdiri dengan memposisikan salah satu kaki di depan dan tekuk lutut
  • kaki yang berada di belakang tetap lurus
  • tangan bisa memegang tembok untuk menjaga keseimbangan
  • kedua tumit kaki harus menyentuh lantai
  • lutut dari kaki yang maju lebih ditekuk, sampai regangan dirasakan di kaki yang lain
  • jika lutut dari kaki yang maju semakin ditekuk dan semakin besar jarak antara kedua kaki, maka regangan akan menjadi semakin besar
  • peregangan ditahan selama 30 detik dan ulang sebanyak 5 kali
  • kemudian peregangan diulangi untuk kaki yang lain

Sumber : www.yourguidetowellness.com

REFERENSI

- L, Michael C. Muscle Cramps. Merck Manual Home Health Handbook. 2012.

- Mayo Clinic. Muscle Cramp. 2013.

- S, Melissa C. Muscle Cramps. Medicine Net. 2012.

- V, Linda J. Muscle Cramps. Medline Plus. 2012.

Green Nature Propolis Actimove

Info Penyakit

Rahang Tidak Pada Tempatnya
Rahang Tidak Pada Tempatnya

Deskripsi : Dislokasi rahang bawah (mandibula)
Baca selengkapnya »

Diare Pada Anak
Diare Pada Anak

Deskripsi : Diare merupakan masalah yang sangat
Baca selengkapnya »