nothing
Informasi Perforasi Saluran Cerna - medicastore.com
nothing
Medicastore
Perforasi Saluran Cerna

Perforasi_Saluran_Cerna.JPG

Sumber : www.dovemed.com

 
DEFINISI

Setiap organ pencernaan yang berongga bisa mengalami perforasi (kebocoran), dimana isi pencernaan akan keluar ke tempat yang tidak seharusnya, serta menimbulkan terjadinya syok dan kematian jika tidak segera diatasi.

Perforasi saluran cerna membuat makanan, sekresi saluran cerna, atau isi usus keluar ke rongga perut, atau terkadang ke rongga dada jika yang mengalami perforasi adalah esofagus. Bahan-bahan ini sangat mengiritasi dan mengandung bakteri, sehingga bisa menyebabkan terjadinya peradangan dan infeksi. Kondisi ini biasanya akan berakibat fatal jika tidak diatasi.

PENYEBAB

Perforasi saluran cerna bisa terjadi pada esofagus, lambung, usus halus, atau usus besar. Penyebab terjadinya perforasi bisa berupa :

  • Muntah yang kuat (sindroma Boerhaave)
  • Cedera akibat tindakan medis tertentu, misalnya saat melakukan esofagoskopi atau menggunakan dilator balon.
  • Menelan bahan korosif kuat, misalnya asam pada batu batere
  • Penyakit ulkus peptikum
  • Sumbatan pada saluran cerna yang menghambat aliran darah usus, misalnya akibat kanker atau kotoran yang tidak bisa keluar
  • Kemungkinan adanya appendicitis akut atau divertikulitis.
  • Penyakit peradangan usus, misalnya kolitis ulseratif atau penyakit Crohn.
  • Trauma atau tertelannya benda asing. Benda asing biasanya bisa melewati saluran cerna tanpa kesulitan, tetapi adakalanya juga bisa tersangkut dan menimbulkan perforasi. Benda asing yang dimasukkan melalui anus juga bisa menimbulkan perforasi pada rektum.
GEJALA

Pada semua jenis perforasi saluran cerna, penderita biasanya akan mengalami mual, muntah, dan hilang nafsu makan. Namun, pada perforasi esofagus, lambung, atau duodenum, bisa terjadi gejala-gejala seperti :

  • Timbulnya nyeri hebat secara tiba-tiba
  • Penderita tampak sangat kesakitan
  • Detak jantung menjadi cepat
  • Berkeringat
  • Perut terasa nyeri dan kencang saat disentuh

Perforasi pada usus halus atau usus besar seringkali terjadi saat ada gangguan lain yang menimbulkan rasa nyeri. Adanya perforasi terkadang menjadi tidak kentara. Gejala-gejala yang muncul mungkin tidak sehebat perforasi pada saluran cerna bagian atas dan bisa disalahartikan sebagai perburukan dari gangguan awalnya.

Sumber : www.buzzle.com

DIAGNOSA

Diagnosa didasarkan dari gejala-gejala yang ada dan hasil pemeriksaan fisik. Pemeriksaan penunjang yang bisa dilakukan antara lain :

  • Foto sinar-X dada dan perut, yang bisa menunjukkan adanya udara bebas yang keluar dari saluran cerna. Hal ini merupakan tanda pasti adanya perforasi.
  • Pemeriksaan CT scan perut, terkadang bisa dilakukan untuk memastikan diagnosa.
PENGOBATAN

Penanganan yang dilakukan antara lain berupa :

  • Operasi, segera setelah terdiagnosa perforasi. Operasi bertujuan untuk menghentikan keluarnya isi saluran cerna ke rongga perut atau dada.
  • Pemasangan saluran dari hidung ke dalam lambung, terkadang bisa dilakukan sebelum operasi untuk mengeluarkan sekresi lambung, sehingga tidak keluar dari lubang perforasi dan mengurangi tekanan usus.

Sumber : www.buzzle.com

REFERENSI

- A, Parswa. Perforation of the Digestive Tract. Merck Manual Handbook. 2012.

Child Life Black Garlic

Info Penyakit

Sindroma Sjogren
Sindroma Sjogren

Deskripsi : Sindroma Sjogren merupakan suatu gangguan
Baca selengkapnya »

Sistem Reproduksi Pria
Sistem Reproduksi Pria

Deskripsi : Struktur luar dari sistem reproduksi
Baca selengkapnya »

Tentang Produk

SER-AP-ES TABLET

Tablet 5 x 10's

VERTIVOM AMPUL

Ampul 5 mg/mL x 2 mL x 10.