nothing
Informasi Neuritis Optik - medicastore.com
nothing
Medicastore
Neuritis optik

Neuritis_optik.JPG

Sumber : http://www.mult-sclerosis.org

 
DEFINISI

Neuritis optik adalah peradangan pada saraf optik dimanapun sepanjang lintasannya.

Papilitis dan neuritis retrobulbar juga termasuk dalam neuritis optik. Papilitis adalah peradangan yang terjadi pada ujung saraf optik yang masuk ke dalam mata (diskus optikus, atau disebut juga bintik buta). Sedangkan neuritis retrobulbar adalah peradangan yang terjadi pada saraf optikus yang terletak tepat di belakang mata.

PENYEBAB

Neuritis optik paling sering terjadi pada orang dewasa berusia 20-40 tahun. Neuritis optik seringkali disebabkan oleh multiple sclerosis. Namun, pada beberapa orang yang terkena neuritis optik baru kemudian diketahui memiliki multiple sclerosis. Neuritis optik juga dapat disebabkan oleh :

  • Infeksi, misalnya ensefalitis virus (terutama pada anak-anak), meningitis, sifilis, sinusitis, tuberkulosis, HIV, dan arteritis temporalis
  • Tumor
  • Zat kimia atau obat, misalnya timah, arsen, metil alkohol, antibiotika tertentu 

Penyebab neuritis optik yang jarang antara lain diabetes, anemia pernisiosa, penyakit autoimun tertentu, penyakit Graves, reaksi alergi akibat sengatan lebah, dan cedera. Meskipun begitu, penyebab neuritis optik seringkali tidak diketahui.

GEJALA

Neuritis optik menyebabkan hilangnya penglihatan, dapat ringan atau berat, dan dapat terjadi pada satu atau kedua mata. Hilangnya penglihatan dapat bertambah dalam satu atau dua hari. Penglihatan pada mata yang terkena bisa mendekati normal atau dapat juga hampir buta total. Penglihatan warna dapat dipengaruhi sebagian, tetapi penderita bisa tidak menyadarinya. Selain itu dapat timbul rasa nyeri saat menggerakan mata. Tergantung dari penyebabnya, penglihatan biasanya dapat pulih kembali dalam 2 sampai 3 bulan. Namun, beberapa orang dapat mengalami serangan neuritis optik berulang.

DIAGNOSA

Diagnosa dapat dibuat dengan melakukan pemeriksaan terhadap reaksi pupil dan pemeriksaan mata bagian belakang dengan oftalmoskop. Pusat saraf optik pada mata bagian belakang (diskus optikus) bisa terlihat membengkak. Pemeriksaan lapang pandang dapat memperlihatkan hilangnya sebagian lapang pandang. Pemeriksaan MRI (Magnetic Resonance Imaging) dapat memperlihatkan adanya multiple sclerosis atau, pada kasus yang jarang, tampak adanya tumor yang menekan saraf optik.

PENGOBATAN

Pada beberapa kasus, misalnya pada kasus yang mungkin terdapat multiple sklerosis, dapat diberikan kortikosteroid secara intravena (melalui pembuluh darah). Obat ini bisa mempercepat pemulihan dan mengurangi kemungkinan kekambuhan. Jika terdapat tumor yang menekan saraf optik, maka penglihatan biasanya membaik setelah penekanan oleh tumor dihilangkan. Gangguan penglihatan dapat dibantu dengan memakai alat-alat bantu khusus, seperti jam tangan yang dapat bersuara atau kaca pembesar.

PAPILITIS

Papilitis bisa disebabkan oleh berbagai keadaan, meskipun penyebab pastinya belum dapat ditentukan. Pada penderita yang berusia diatas 60 tahun, kemungkinan penyebabnya adalah arteritis temporalis. Papilitis juga bisa terjadi karena infeksi virus dan penyakit kekebalan. Papilitis biasanya hanya terjadi pada satu mata, tetapi bisa juga mengenai kedua mata. Gejalanya berupa penurunan penglihatan yang bervariasi mulai dari hilangnya sebagian lapang penglihatan yang kecil sampai kebutaan total yang terjadi dalam waktu 1-2 hari. Penderita juga bisa merasa nyeri. Pengobatan tergantung dari penyebabnya.

NEURITIS RETROBULBAR

Neuritis retrobulbar biasanya hanya mengenai satu mata. Dengan segera akan terjadi penurunan penglihatan dan timbul rasa nyeri jika mata digerakkan. Sekitar 50% kasus menunjukkan perbaikan dalam waktu 2-8 minggu meskipun tanpa pengobatan. Munculnya titik buta (blind spot) pada pusat lapang pandang terkadang menetap. Sering terjadi kekambuhan pada neuritis retrobulbar, terutama jika penyebabnya adalah multiple sclerosis. Setiap kekambuhan akan memperburuk fungsi penglihatan. Saraf optikus bisa mengalami kerusakan permanan dan kadang kebutaan total. Pengobatan tergantung pada penyebabnya.

REFERENSI

- G, James. Optic Neuritis. Merck Manual Home Health Handbook. 2012.

- Papilitis. WebMD. 2012.

- Retrobulbar Neuritis. Aetna InteliHealth. 2011.

Obat Terkait
 
Dokter Terkait
DOKTER SPESIALIS MATA
 
 
Artikel Terkait

Info Penyakit

Makroglobulinemia (Makroglobulinemia Waldenstrom)
Makroglobulinemia (Makroglobulinemia Waldenstrom)

Deskripsi : Makroglobulinemia Waldenstrom (disebut juga Lymphoplasmacytic lymphoma) merupakan
Baca selengkapnya »

TestPenyakitForum
TestPenyakitForum

Deskripsi : Test
Baca selengkapnya »

Tentang Produk

RHETOFLAM GEL

Gel 2,5 % x 20 gram.

KALMETHASONE AMPUL 4 MG

Ampul 4 mg/mL x 3 biji.