nothing
Informasi Aborsi - medicastore.com
nothing
Medicastore
Aborsi

Aborsi.JPG

Sumber : http://depositphotos.com

 
DEFINISI

Aborsi merupakan penghentian kehamilan yang disengaja dengan pembedahan atau obat-obatan.

PENYEBAB

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Institut Guttmacher, sebuah organisasi nirlaba di Amerika yang bergerak dalam bidang penelitian, analisa, dan edukasi kesehatan reproduksi, hak reproduksi, dan populasi, ada tiga alasan utama mengapa seseorang memilih untuk melakukan aborsi :

  • Adanya dampak negatif pada kehidupan ibu. Kehamilan yang terjadi pada saat yang tidak tepat dapat memberikan dampak pada kemampuan seorang wanita untuk berkeluarga dan bekerja. Siswi-siswi pelajar yang menjadi ibu sebelum tamat sekolah atau kuliah cenderung tidak menyelesaikan pendidikannya dibandingkan teman-teman mereka.
  • Ketidakstabilan finansial (tidak mampu untuk membiayai anak). Hamil dan melahirkan seorang bayi memberikan beban biaya yang cukup besar sampai bayi tersebut dibesarkan, terutama jika seorang wanita menjadi orang tua tunggal.
  • Adanya masalah dalam hubungan dengan pasangan / tidak mau menjadi orang tua tunggal. Sebagian besar wanita dengan kehamilan yang tidak direncanakan tidak menikah atau tinggal dengan pasangannya. Untuk itu, mereka menyadari bahwa mereka kemungkinan harus membesarkan anaknya seorang diri. 

Selain itu, ada juga alasan lain seseorang menghentikan kehamilannya (aborsi) :

  • kegagalan kontrasepsi kehamilan / tidak ingin menambah jumlah anak lagi
  • tidak siap menjadi ibu atau tidak siap untuk mendapatkan anak lagi
  • tidak ingin orang lain tahu bahwa ia hamil atau pernah berhubungan seksual (di luar nikah)
  • keinginan suami, pasangan, atau orang tua
  • adanya gangguan pada kesehatan janin
  • adanya gangguan pada kesehatan ibu
  • kehamilan akibat perkosaan atau incest
  • Fakta :

    Setiap aborsi membunuh manusia tak berdosa.

    Setiap kehidupan dimulai saat terjadinya pembuahan. Fakta ini tidak dapat disangkal, baik pada hewan maupun pada manusia. Setiap aborsi berarti mengakhiri kehidupan manusia yang tak berdosa.

    Secara moral, alasan kemiskinan, perkosaan, ketidakmampuan, atau kehamilan yang tidak dikehendaki tidak membenarkan dilakukannya aborsi.

    Tidak ada alasan atau keadaan yang dapat membenarkan dilakukannya pembunuhan terhadap manusia setelah dilahirkan. Demikian juga tidak ada alasan atau keadaan yang dapat membenarkan tindakan membunuh manusia sebelum dilahirkan.

    GEJALA

    Metode yang dilakukan untuk aborsi dapat berupa evakuasi bedah atau pemakaian obat-obatan untuk menstimulasi kontraksi rahim. 

    Komplikasi

    Risiko komplikasi yang dapat terjadi berhubungan dengan usia kehamilan. Semakin besar usia kehamilan, maka risiko terjadinya komplikasi juga semakin besar. Risiko terjadinya komplikasi juga berhubungan dengan metode aborsi yang digunakan.

    - Evakuasi Bedah

    • Rahim dapat robek akibat instrumen yang digunakan
    • Pada kasus yang jarang, usus atau organ lainnya dapat ikut mengalami cedera
    • Leher rahim dapat robek akibat instrumen yang digunakan, terutama jika usia kehamilan telah mencapai lebih dari 12 minggu
    • Perdarahan hebat pada saat atau setelah tindakan dilakukan
    • Terjadi infeksi
    • Tindakan ini atau infeksi dapat menimbulkan jaringan parut pada permukaan rahim, sehingga menyebabkan si ibu menjadi mandul, yang disebut sindroma Asherman

    - Obat-obatan. Efek samping paling sering penggunaan obat-obatan untuk aborsi adalah nyeri seperti kram pada panggul, perdarahan, dan gangguan saluran pencernaan, misalnya mual, muntah, dan diare.

    Perdarahan dan infeksi dapat terjadi jika ada bagian plasenta yang tertinggal pada rahim. Kemudian, dapat terbentuk bekuan darah pada tungkai, terutama jika wanita tersebut kurang aktif.

    Wanita yang melakukan aborsi juga dapat mengalami masalah psikologis sesudahnya. Hal ini terutama terjadi pada wanita yang melakukan aborsi karena alasan kesehatan, usia remaja, melakukan aborsi pada usia kehamilan lanjut, melakukan aborsi ilegal, dan memiliki perasaan bertentangan terhadap tindakan aborsi.

    Fakta :

    Perbedaan antara embrio dan orang dewasa adalah perbedaan tingkat perkembangan dan bukan perbedaan jenis.

    Seperti hal nya anak balita dan anak remaja, istilah embrio dan janin tidak mengarah pada bukan manusia, tetapi manusia pada tingkatan perkembangan tertentu. Manusia di dalam kandungan masih kurang berkembang, berukuran lebih kecil, dan lebih tergantung dibandingkan dengan manusia yang telah dilahirkan. Perbedaan ini adalah perbedaan tingkatan pada manusia, tetapi bukan perbedaan jenis. Ada manusia yang lebih besar, lebih kuat, lebih pandai, atau lebih mandiri dibandingkan kita, tetapi hal itu tidak membuat hidup kita kurang berharga atau kurang membutuhkan perlindungan dibandingkan mereka.

    DIAGNOSA

    Pemeriksaan ultrasonografi bisa dilakukan untuk menentukan usia kehamilan. Pemeriksaan ultrasonografi juga dapat dilakukan setelah aborsi, untuk melihat bahwa kehamilan telah berakhir.

    PENGOBATAN

    Jika akhirnya dilakukan aborsi, maka tetap diperlukan perawatan pasca aborsi.

    Setelah aborsi, seorang wanita harus beristirahat. Perdarahan bisa terjadi sampai satu minggu atau lebih pasca aborsi. Jika perdarahan yang terjadi sangat banyak atau lama, maka segeralah pergi ke dokter untuk memeriksakan diri.

    Jika terjadi gejala-gejala di bawah ini, maka wanita pasca aborsi harus segera pergi ke dokter untuk memeriksakan diri :

    • Demam lebih >37.7oC atau menggigil
    • Perdarahan yang hebat (pembalut penuh setiap jam, selama tiga jam berturut-turut)
    • Kram hebat atau lama, yang tidak membaik dengan pemberian obat

    Infeksi pasca aborsi dapat dihindari dengan cara :

    • jangan melakukan hubungan seksual per vagina atau memasukkan apapun ke dalam vagina (termasuk tampon) selama 2 minggu setelah aborsi
    • boleh mandi, tetapi jangan berendam, atau berenang

    Setelah aborsi, periode menstruasi akan kembali dalam waktu 4-7 minggu kemudian. Wanita tersebut dapat hamil kembali, untuk itu gunakan kontrasepsi saat akan melakukan hubungan seksual kembali. Siklus menstruasi bisa tidak teratur pada awalnya.

    PENCEGAHAN

    Salah satu cara untuk mencegah terjadinya kehamilan yang tidak dikehendaki dan mencegah dilakukannya aborsi adalah dengan tidak melakukan hubungan seksual sebelum menikah.

    REFERENSI

    - L, Linda. Why Women Choose Abortion - Reasons Behind the Abortion Decision.

    www.womenissues.about.com

    - Web MD. Abortion - Reasons Women Choose Abortion. 2011.

    - M, Daniel R. Abortion. Merck Manual Home Health Handbook. 2007.

    - www.abortionfacts.com

    - UCSF Medical Center. Post Abortion Care and Recovery. San Francisco.

    Nutracare

    Obat Terkait
     
    Dokter Terkait
    - DOKTER SPESIALIS KEBIDANAN DAN KANDUNGAN
     
    Artikel Terkait
    - Waspada Brucellosis : Penyakit Pada Hewan Yang Ditularkan Ke Manusia
     
    Penyakit Terkait
     

    Info Penyakit

    Feokromositoma
    Feokromositoma

    Deskripsi : Feokromositoma adalah suatu tumor kelenjar
    Baca selengkapnya »

    Sindroma Ramsay Hunt
    Sindroma Ramsay Hunt

    Deskripsi : Sindroma Ramsay hunt (Herpes zoster
    Baca selengkapnya »

    Tentang Produk

    FUNGISTOP TABLET

    Tablet 500 mg x 10 x 10's.

    RIMACTANE CAPLET 450 MG

    Kaplet salut 450 mg x 25 x 4 biji.

    Korespondensi - Copyright - Disclaimer - Profil Medicastore - Cari Info Penyakit - Cari Info Obat - Cari Dokter
    Informasi yang tersedia di medicastore.com dikumpulkan dari berbagai sumber dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti nasihat, saran, konsultasi
    ataupun kunjungan kepada dokter anda. Bila anda memiliki masalah kesehatan, hubungilah dokter anda.
    All rights reserved | © 2016 - www.medicastore.com