nothing
Informasi Kondromalasia Patela - medicastore.com
nothing
Medicastore
Kondromalasia Patela

Kondromalasia_Patela.JPG

Sumber : http://www.davisandderosa.com

 
DEFINISI

Kondromalasia patela (Chondromalacia patellae), atau disebut juga sindroma patelofemoral, merupakan perlunakan tulang rawan di bagian bawah tempurung lutut (patela).

PENYEBAB

Kondromalasia patela adalah salah satu penyebab paling sering terjadinya nyeri lutut yang kronis. Kondromalasia patela biasanya terjadi pada remaja, dan yang paling rentan terkena adalah pelari.

Penyebab terjadinya degenerasi tulang rawan lutut belum diketahui secara pasti, tetapi berkaitan dengan :

  • Penggunaan sendi lutut yang berlebihan, misalnya olahraga lari atau melompat yang terus menerus.
  • Cedera. Trauma pada lutut, misalnya dislokasi atau fraktur (patah tulang)
  • Otot-otot di sekitar panggul dan lutut tidak berfungsi dengan baik untuk menjaga lutut bergerak pada lintasannya.

Tempurung lutut (patela), yang terdapat di bagian ujung bawah tulang paha, normalnya tertarik oleh otot paha (Quadriceps muscle) dalam sebuah lintasan garis lurus.

  

Sumber : www.methodistorthopedics.com

Pada kondromalasia patela, tempurung lutut (patela) seringkali tertarik melalui bagian luar tulang paha. Jalur yang agak melenceng ini membuat permukaan bawah patela bergesekan dan terkikis oleh tulang paha setiap kali menekuk lutut, sehingga menimbulkan peradangan kronis dan rasa nyeri.

Sumber : www.methodistorthopedics.com

Beberapa orang yang rentan terkena kondromalasia patela adalah wanita, pelari yang memiliki kaki yang bengkok ke luar (genu valgus) atau telapak kaki yang rata (flat-foot), atau mereka yang memiliki bentuk permukaan bawah patela yang tidak biasa.

GEJALA

Rasa nyeri yang tumpul dirasakan pada daerah lutut dan sekitarnya. Biasanya aktivitas-aktivitas tertentu membuat nyeri bertambah parah, misalnya mendaki atau menaiki tangga, berlutut, jongkok, melakukan olahraga tertentu, duduk lama, dan berlari.

Runner's Knee Sumber : www.orthofit.in

DIAGNOSA

Diagnosis dibuat berdasarkan gejala-gejala yang ada, serta hasil pemeriksaan fisik.

Untuk membantu menentukan penyebab nyeri lutut, bisa dilakukan pemeriksaan pencitraan, seperti :

  • Foto sinar-X. Pemeriksaan ini dapat memperlihatkan tulang dengan baik, tetapi kurang efektif dalam memperlihatkan jaringan lunak
  • CT Scan. CT scan dapat memperlihatkan tulang dan jaringan lunak, tetapi tindakan ini membutuhkan dosis radiasi yang jauh lebih besar dibandingkan foto sinar-X.
  • MRI (Magnetic Resonance Imaging). Pemeriksaan ini menggunakan gelombang radio dan medan magenet yang kuat. MRI menghasilkan gambaran tulang dan jaringan lunak yang sangat detail. Tetapi pemeriksaan MRI lebih mahal dibandingkan foto sinar-X atau CT scan.
PENGOBATAN

Penderita disarakan untuk melakukan latihan untuk memperkuat otot-otot paha, yang dapat memperkuat sendi lutut. Latihan peregangan juga dapat membantu meningkatkan fleksibilitas lutut.

Gunakan alat penyangga lutut (brace) untuk menstabilkan tempurung lutut selama rehabilitasi dan beraktivitas.

Alat Penyangga Lutut (Brace)

Sumber : www.chaneco.co.uk

Penderita perlu menghindari aktivitas-aktivitas yang dapat memperberat nyeri. Pemberian kompres dingin dan obat anti-nyeri atau obat anti-peradangan non-steroid (NSAID), seperti ibuprofen, dapat membantu meredakan gejala. Adakalanya, permukaan bawah tempurung lutut harus dihaluskan dengan arthroskopi, yaitu alat kecil yang memungkinkan dokter untuk melihat ke dalam sendi.

PENCEGAHAN

Beberapa cara berikut dapat membantu untuk mencegah terjadinya nyeri pada lutut :

  • Memperkuat otot-otot paha untu membantu keseimbangan lutut dalam beraktivitas
  • Kurangi dan jaga berat badan ideal, sehingga mengurangi beban tambahan pada lutut
  • Lakukan pemanasan sekitar 5 menit atau lebih sebelum melakukan olahraga
  • Lakukan peregangan
  • Gunakan sepatu yang pas dan memiliki peredam yang baik. Jika memiliki telapak kaki yang datar, maka pertimbangkan untuk menggunakan sepatu ortopedi khusus.
 

Sumber : www.ortotik-prostetik.blogspot.com

REFERENSI

- P, Frank. S, David D. Chondromalacia Pattelae. Merck Manual Handbook. 2008.

- C, John P. Chondromalacia Pattelae (Patellofemoral Syndrome). MedicieNet. 2012.

- Mayo Clinic. Chondromalacia Pattela. 2013.

Teen max Stocking Varises Jobst

Info Penyakit

Kanker Lambung
Kanker Lambung

Deskripsi : Sekitar 95% kanker lambung adalah adenokarsinoma.
Baca selengkapnya »

Gangguan Orgasme
Gangguan Orgasme

Deskripsi : Gangguan orgasme adalah lambatnya atau
Baca selengkapnya »

Tentang Produk

DI-GEL SUSPENSI

Cairan 180 ml.

RHEUMAPILL CAPLET

Kaplet 4 biji.