nothing
Kandidiasis mukokutaneus kronis - medicastore.com
nothing
Medicastore
Kandidiasis Mukokutaneus Kronis

Mucocutaneous_Kandidiasis_Kronis.jpg

Sumber : http://medical-dictionary.thefreedictionary.com

 
DEFINISI

Kandidiasis mukokutaneus kronis merupakan suatu penyakit imunodefisiensi herediter (diturunkan) yang disebabkan oleh kelainan pada limfosit T.

PENYEBAB

Adanya kelainan pada limfosit T menyebabkan penurunan kemampuan tubuh untuk melawan infeksi jamur, termasuk diantaranya infeksi jamur Candida. Akan tetapi kemampuan untuk melawan infeksi lainnya tetap ada.

GEJALA

Infeksi Candida biasanya dimulai sejak bayi tetapi kadang baru terjadi saat dewasa muda. Infeksi Candida terjadi pada mulut, kulit kepala, kulit, dan kuku. Selain itu juga dapat mengenai kelopak mata, saluran pencernaan, dan vagina. Infeksi internal oleh Candida lebih jarang terjadi.

Infeksi Candida cenderung menetap dan sulit untuk diobati. Gejala yang paling sering ditemukan pada bayi biasanya infeksi pada mulut dan ruam popok. Kandidiasis pada kulit kepala dapat menyebabkan rambut menjadi rontok. Kebanyakan penderita juga memiliki gangguan pada sistem endokrin, seperti hipoparatiroidisme, penyakit Addison, dan penyakit Graves. Beberapa penderita juga bisa mengalami hepatitis dan gangguan paru-paru.

DIAGNOSA

Diagnosis dapat dibuat dengan memeriksa sampel dari area yang terinfeksi menggunakan mikroskop dan mengidentifikasi adanya jamur.

PENGOBATAN

Setelah diagnosis dipastikan, infeksi biasanya dikendalikan dengan pemberian obat anti-jamur yang dioleskan pada kulit. Tetapi, jika infeksi menetap, maka dokter juga bisa memberikan obat anti-jamur yang diminum. 

Contoh obat anti jamur topikal yang dioleskan pada kulit adalah: Clotrimazole, Miconazole, Ketoconazole, Bifonazole dan Terbinafine. Efek samping dari obat anti jamur topikal adalah: rasa gatal, sensasi rasa panas yang ringan dan kemerahan. Hentikan pemakaian bila efek yang dialami berat dan segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan alternatif obat lainnya.

Contoh obat jamur yang dikonsumsi secara oral adalah Ketoconazole dan Nystatin. Dosis masing-masing obat bergantung pada setiap penyakit yang dialami, oleh karena itu sebaiknya konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.
Efek samping obat anti jamur yang ringan dan hanya berlangsung sebentar antara lain: sakit perut, diare, kembung, gangguan pencernaan, sakit kepala, dan kemerahan di kulit. Selain itu, ada juga efek samping yang berat seperti:

  • Reaksi alergi, seperti bengkak pada wajah, leher atau lidah serta sulit untuk bernapas
  • Reaksi kulit yang berat, seperti kulit mengelupas atau timbul blister
  • Bila mengalami efek samping diatas, maka hentikan pemakaian obat dan segera konsultasikan ke dokter. Penderita perlu segera dibawa ke bagian gawat darurat rumah sakit, terutama jika sampai mengalami kesulitan bernapas. Pemakaian dan pemilihan obat anti-jamur sebaiknya dilakukan atas indikasi dan petunjuk dokter.

    REFERENSI

    - B, Rebecca H. Chronic Mucocutaneous Candidiasis. Merck Manual. 2008.

    - Nhs.uk. Antifungal medicines. 2012.

    Saras Subur Ayoe

    Info Penyakit

    Sindrom Metabolik
    Sindrom Metabolik

    Deskripsi : Sindrom metabolik bukanlah
    Baca selengkapnya »

    Miopati Miotonik
    Miopati Miotonik

    Deskripsi : Miopati Miotonik adalah kelainan yang
    Baca selengkapnya »

    Tentang Produk

    AMOXSAN CAPSULE 250 MG

    Kapsul 250 mg x 10 x 10's

    QUANTIDEX CAPLET

    Kaplet 10 x 10

    Korespondensi - Copyright - Disclaimer - Profil Medicastore - Cari Info Penyakit - Cari Info Obat - Cari Dokter
    Informasi yang tersedia di medicastore.com dikumpulkan dari berbagai sumber dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti nasihat, saran, konsultasi
    ataupun kunjungan kepada dokter anda. Bila anda memiliki masalah kesehatan, hubungilah dokter anda.
    All rights reserved | © 2016 - www.medicastore.com