nothing
Informasi Gonorrhea - medicastore.com
nothing
Medicastore
Gonorrhea

Gonore.JPG

Sumber : http://manbir-online.com

 
DEFINISI

Gonore adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae yang dapat menginfeksi lapisan dalam saluran kemih (uretra), leher rahim, rektum, tenggorokan atau mata.

Meskipun gejala-gejala paling sering terjadi di genitalia, gonore juga bisa menyebar melalui aliran darah ke bagian tubuh lainnya, terutama kulit dan persendian. Pada wanita, gonore pada genitalia dapat menyebar naik dan menginfeksi bagian dalam panggul sehingga timbul nyeri panggul dan gangguan reproduksi.

PENYEBAB

Penyebabnya adalah bakteri Neisseria gonorrhoeae.

GEJALA

Pada pria, gejala awalnya bisa berupa rasa tidak enak pada saluran kemih, yang kemudian diikuti oleh nyeri ketika berkemih dan keluarnya nanah. Penderita menjadi sering berkemih dan merasakan desakan untuk berkemih. Lubang penis tampak merah dan membengkak. Bakteri terkadang menyebar ke atas sehingga menyebabkan pembengkakan dan nyeri pada testis.

Recognize Gonorrhea Symptoms Step 3.jpg

Sumber : www.wikihow.com

Sekitar 10-20% wanita yang terinfeksi hanya memiliki sedikit atau tanpa gejala. Oleh karena itu, infeksi mungkin baru terdeteksi saat pemeriksaan rutin atau setelah pasangan prianya terdiagnosa gonore.

Beberapa wanita yang terinfeksi hanya merasa sedikit tidak enak pada daerah genitalia dan keluarnya sekret seperti nanah dari vagina. Tetapi beberapa penderita bisa menunjukkan gejala yang lebih berat, seperti desakan dan rasa nyeri saat berkemih, serta demam.

Infeksi juga dapat menyerang leher rahim, rahim, saluran telur, indung telur, saluran kemih bagian atas dan rektum; menyebabkan nyeri pinggul yang dalam atau nyeri ketika melakukan hubungan intim. Nanah yang keluar bisa berasal dari leher rahim, saluran kemih atau kelenjar di sekitar lubang vagina.

Wanita dan pria yang melakukan hubungan intim sesama jenis melalui anus juga bisa menderita gonore pada rektumnya. Penderita akan merasa tidak nyaman di sekitar anus dan keluar cairan. Daerah di sekitar anus tampak merah dan tinja yang keluar akan tampak diliputi oleh lendir dan nanah.

Melakukan hubungan seksual melalui mulut dengan seorang penderita gonore juga bisa menyebabakn gonore pada tenggorokan (faringitis gonokokal). Biasanya infeksi ini tidak menimbulkan gejala, tetapi kadang menyebabkan nyeri tenggorokan dan gangguan menelan.

Jika cairan yang terinfeksi mengenai mata maka bisa terjadi infeksi pada mata bagian luar (konjungtiva atau kornea). Bayi baru lahir bisa terinfeksi gonore dari ibunya selama proses persalinan, sehingga terjadi pembengkakan dan keluar nanah dari kedua kelopak mata. Pada orang dewasa, bisa terjadi gejala yang sama, tetapi seringkali hanya 1 mata yang terkena. Jika infeksi ini tidak diobati bisa terjadi kebutaan.

KOMPLIKASI

Infeksi kadang menyebar melalui aliran darah ke satu atau beberapa sendi, dimana sendi menjadi bengkak dan terasa sangat nyeri sehingga pergerakannya menjadi terbatas. Infeksi melalui aliran darah juga bisa menyebabkan timbulnya bintik-bintik merah berisi nanah di kulit, demam, rasa tidak enak badan, atau nyeri di beberapa sendi yang berpindah dari satu sendi ke sendi lainnya (sindroma artritis-dermatitis).

Selain itu, bisa juga terjadi infeksi pada jantung dan infeksi pada jaringan pembungkus hati yang bisa menyebabkan nyeri seperti gangguan pada kandung empedu.

Komplikasi yang terjadi bisa diatasi dan jarang berakibat fatal, tetapi masa penyembuhan untuk bisa berlangsung lambat.

DIAGNOSA

Diagnosa dipastikan dari hasil pemeriksaan mikroskopik terhadap nanah, dimana ditemukan bakteri penyebab gonore. Jika pada pemeriksaan mikroskopik tidak ditemukan bakteri, maka bisa dilakukan pembiakan di laboratorium.

PENGOBATAN

Pemberian antibiotik dapat mengobati sebagian besar penderita gonore. Namun saat ini, beberapa antibiotika tidak lagi digunakan karena banyak strain gonokokus yang telah resisten terhadap pemberian antibiotika tersebut. Konsultasikan dengan dokter untuk memastikan diagnosa dan mendapatkan pengobatan yang efektif untuk mengatasinya.

Jika gonorrhea telah menyebar ke aliran darah, penderita biasanya perlu dirawat di rumah sakit dan diberikan antibiotik secara intravena (melalui pembuluh darah).

Jika gejala-gejala berulang atau menetap setelah pengobatan, maka perlu dilakukan kultur (biakan) untuk mengetahui apakah gonokokus tersebut resisten terhadap antibiotik yang diberikan dan untuk mengetahui antibiotik apa yang efektif untuk mengobatinya.

Penderita gonorrhea harus berhenti berhubungan seksual sampai pengobatan selesai dan sembuh untuk menghindari penularan ke pasangannya. Setiap pasangan penderita yang telah berhubungan seksual dalam waktu 60 hari sebelumnya perlu dilakukan pemeriksaan untuk gonorrhea dan penyakit menular seksual lainnya. Jika hasil pemeriksaan positif, maka pasangan tersebut juga perlu mendapatkan terapi.

PENCEGAHAN

Risiko terinfeksi gonorrhea atau penyakit menular seksual lainnya dapat dikurangi dengan cara melakukan hubungan seksual yang aman :

  • Tidak berganti-ganti pasangan
  • Ketahui apakah pasangan Anda berisiko terkena penyakit menular seksual
  • Bertanggung jawab, yaitu dengan tidak berhubungan intim jika terkena penyakit menular seksual
  • Gunakan alat proteksi (kondom) untuk mengurangi risiko terkena penyakit menular seksual, terutama gonorrhea, chlamydia, dan HIV. Kondom harus dipasang dengan baik sebelum memulai hubungan seksual.
  • Hindari kontak seksual dengan beberapa orang yang berisiko memiliki penyakit seksual menular (seperti pekerja seks komersil)
  • Obati sedini mungkin pasangan yang terkena infeksi atau pastikan pasangan seksual bebas dari penyakit sebelum berhubungan seksual
REFERENSI

- M, J. Allen. Gonorrhea. Merck Manual. 2008.

- Healthwise. Gonorrhea. Web MD. 2011.

Teen max Dermacol

Info Penyakit

Infeksi Sitomegalovirus Pada Bayi Baru Lahir
Infeksi Sitomegalovirus Pada Bayi Baru Lahir

Deskripsi : Infeksi Sitomegalovirus adalah suatu penyakit
Baca selengkapnya »

Tortikolis Spasmodik
Tortikolis Spasmodik

Deskripsi : Tortikolis Spasmodik, atau disebut juga
Baca selengkapnya »

Tentang Produk

INTERHISTIN SYRUP

Sirup 50 mg/5 mL x 60 mL.

PROXURIC TABLET 300 MG

Tablet 300 mg x 30 biji.