nothing
Informasi Gangguan Pada Cairan Ketuban
nothing
Medicastore
Gangguan Pada Cairan Ketuban

Gangguan_Pada_Cairan_Ketuban.JPG

Sumber : https://ufhealth.org

 
DEFINISI

Cairan ketuban, atau disebut juga cairan amnion, merupakan cairan yang terdapat di dalam kantong amnion dan melingkupi janin selama kehamilan. Cairan amnion mambantu melindungi janin dan berperan penting dalam perkembangan organ-organ tubuh janin, seperti paru-paru, ginjal, dan saluran pencernaan.

Cairan ketuban yang terlalu banyak atau terlalu sedikit berhubungan dengan kelainan perkembangan janin dan komplikasi kehamilan. Jumlah cairan yang abnormal dapat menjadi penyebab atau akibat dari suatu gangguan.

PENYEBAB

Cairan ketuban yang terlalu banyak bisa terjadi akibat adanya gangguan tertentu pada bayi, seperti kelainan saluran pencernaan atau gangguan sistem saraf dan otak. Selain itu, cairan ketuban juga bisa terlalu banyak jika ibu hamil memiliki diabetes yang tidak terkontrol. Namun, terkadang penyebabnya tidak diketahui,

Penyebab cairan ketuban yang terlalu sedikit antara lain :

  • Ketuban pecah dini
  • Kehamilan lewat waktu (lebih dari 42 minggu)
  • Gangguan pertumbuhan janin
  • Janin meninggal
  • Dehidrasi pada ibu
  • Diabetes atau hipertensi pada ibu
  • Pemakaian obat tertentu, misalnya indometasin dan ACE Inhibitor
GEJALA

Gejala-gejala cairan ketuban yang berlebihan terjadi akibat adanya tekanan ke organ sekitarnya, misalnya : sesak nafas, pembengkakan tungkai bawah, atau penurunan produksi air kemih. Kondisi ini juga bisa menyebabkan persalinan terjadi sebelum waktunya.

Gejala-gejala cairan ketuban yang terlalu sedikit bisa berbeda-beda dan bisa menyerupai gangguan lainnya, antara lain berkurangnya jumlah cairan ketuban yang terlihat pada pemeriksaan ultrasonografi.

DIAGNOSA

Untuk mendiagnosa gangguan cairan ketuban, selain dilakukan pemeriksaan riwayat medis lengkap dan pemeriksaan fisik, juga dilakukan pemeriksaan ultrasonografi. Pemeriksaan ultrasonografi dapat digunakan untuk memperkirakan jumlah volume cairan ketuban. 

PENGOBATAN

Untuk kasus polihidramnion yang ringan biasanya jarang mendapatkan terapi dan dapat membaik dengan sendirinya. Pada kasus tertentu, penanganan untuk kondisi penyebab (misalnya diabetes pada ibu hamil), dapat membantu mengatasi cairan ketuban yang berlebihan.

Jika ibu hamil dengan cairan ketuban yang berlebihan mengalami sesak nafas atau nyeri perut, atau bahkan riwayat kehamilan prematur, maka diperlukan terapi, khususnya di rumah sakit. Terapi yang diberikan antara lain mengurangi cairan ketuban yang berlebihan dengan amniosintesis. Terapi bisa diulang saat kehamilan. Namun, tindakan ini memiliki beberapa risiko, antara lain risiko terjadinya ketuban pecah dini dan kelahiran prematur.

Untuk cairan ketuban yang terlalu sedikit, terapi ditentukan oleh berbagai hal, seperti :

  • Riwayat medis ibu hamil
  • Kondisi kesehatan dan kehamilan secara keseluruhan
  • Seberapa berat oligohidramnion yang terjadi
  • Toleransi ibu hamil terhadap terapi atau tindakan yang akan dilakukan

Terapi yang diberikan dapat berupa :

  • Observasi ketat jumlah cairan ketuban dan pemeriksaan medis yang teratur
  • Pemberian cairan untuk menambah jumlah cairan ketuban. Pemberian cairan tambahan ini dapat diberikan pada wanita yang dalam persalinan, dimana selaput ketuban telah pecah. 
  • Persalinan, jika kondisi ini membahayakan janin yang dikandung, sehingga dibutuhkan persalinan lebih awal.
REFERENSI

- V, Linda J. Polyhydramnios. Medline Plus. 2011.

- Mayo Clinic. Polyhydramnios. 2011.

Saras Subur Ayoe

Obat Terkait
 
Dokter Terkait
- DOKTER SPESIALIS KEBIDANAN DAN KANDUNGAN
 
Artikel Terkait
 
Penyakit Terkait
 

Info Penyakit

Erisipelas
Erisipelas

Deskripsi : Erisipelas merupakan suatu jenis selulitis
Baca selengkapnya »

Sindroma Liddle
Sindroma Liddle

Deskripsi : Sindroma Liddle adalah suatu penyakit
Baca selengkapnya »

Korespondensi - Copyright - Disclaimer - Profil Medicastore - Cari Info Penyakit - Cari Info Obat - Cari Dokter
Informasi yang tersedia di medicastore.com dikumpulkan dari berbagai sumber dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti nasihat, saran, konsultasi
ataupun kunjungan kepada dokter anda. Bila anda memiliki masalah kesehatan, hubungilah dokter anda.
All rights reserved | © 2016 - www.medicastore.com