nothing
Kehamilan ektopik
nothing
Medicastore
Kehamilan Ektopik

kehamilan_Ektopik.jpg

Sumber : www.peterparkerblog.com

 
DEFINISI

Kehamilan ektopik atau juga dikenal sebagai kehamilan di luar kandungan merupakan suatu kondisi kehamilan dimana sel telur yang sudah dibuahi tidak mampu menempel atau melekat pada rahim ibu, namun melekat ada tempat yang lain atau berbeda yaitu di tempat yang dikenal dengan nama tuba falopi atau saluran telur, di leher rahim, dalam rongga perut atau di indung telur. Atau dengan kata lain, kehamilan ektopik merupakan suatu kondisi dimana sel telur yang telah dibuahi mengalami implantasi pada tempat yang tidak semestinya.

Kehamilan di luar kandungan (kehamilan ektopik)

Gambar Kehamilan Normal Dan Ektopik

Sumber : http://mayoclinic.com

 

Pada kehamilan normal, telur yang sudah dibuahi akan melalui tuba falopi (saluran tuba) menuju ke uterus (rahim). Telur tersebut akan berimplantasi (melekat) pada rahim dan mulai tumbuh menjadi janin. 

Kehamilan ektopik paling sering terjadi di daerah tuba falopi (98%), meskipun begitu kehamilan ektopik juga dapat terjadi di ovarium (indung telur), rongga abdomen (perut), atau serviks (leher rahim). 

 Kehamilan di luar kandungan (kehamilan ektopik) tuba falopii

Gambar Kehamilan Ektopik Di Tuba Fallopi

Sumber : http://bidanku.com

 

 

Save

PENYEBAB

Ada berbagai macam faktor yang dapat menyebabkan kehamilan ektopik. Namun perlu diingat bahwa kehamilan ektopik dapat terjadi pada wanita tanpa faktor risiko. Faktor risiko kehamilan ektopik adalah:

 

1. Riwayat kehamilan ektopik sebelumnya

Risiko paling besar untuk kehamilan ektopik. Angka kekambuhan sebesar 15% setelah kehamilan ektopik pertama dan meningkat sebanyak 30% setelah kehamilan ektopik kedua

 

2. Penggunaan kontrasepsi spiral dan pil progesteron

Kehamilan ektopik meningkat apabila ketika hamil, masih menggunakan kontrasepsi spiral (3–4%). Pil yang mengandung hormon progesteron juga meningkatkan kehamilan ektopik karena pil progesteron dapat mengganggu pergerakan sel rambut silia di saluran tuba yang membawa sel telur yang sudah dibuahi untuk berimplantasi ke dalam rahim 

3. Kerusakan dari saluran tuba

Telur yang sudah dibuahi mengalami kesulitan melalui saluran tersebut sehingga menyebabkan telur melekat dan tumbuh di dalam saluran tuba.

Beberapa faktor risiko yang dapat menyebabkan gangguan saluran tuba diantaranya adalah:

* Merokok

Kehamilan ektopik meningkat sebesar 1,6–3,5 kali dibandingkan wanita yang tidak merokok. Hal ini disebabkan karena merokok menyebabkan penundaan masa ovulasi (keluarnya telur dari indung telur), gangguan pergerakan sel rambut silia di saluran tuba, dan penurunan kekebalan tubuh.

* Penyakit Radang Panggul

Menyebabkan perlekatan di dalam saluran tuba, gangguan pergerakan sel rambut silia yang dapat terjadi karena infeksi kuman TBC, klamidia, gonorea.

* Endometriosis

Dapat menyebabkan jaringan parut di sekitar saluran tuba.

Endometritis

Gambar Endometriosis

Sumber: http://endometriosis.org

 * Tindakan medis

Seperti operasi saluran tuba atau operasi daerah panggul, pengobatan infertilitas seperti bayi tabung –> menyebabkan parut pada rahim dan saluran tuba.

 

Save

GEJALA

Pada minggu-minggu awal, kehamilan ektopik memiliki tanda-tanda seperti kehamilan pada umumnya, yaitu terlambat haid, mual dan muntah, mudah lelah, dan perabaan keras pada payudara.

Pada saat usia kehamilan mencapai usia 6-10 minggu, biasa ibu hamil yang mengalami kehamilan ektopik akan mengalami gejala:

  • Rasa sakit pada salah satu sisi panggul dan biasanya terjadi dengan tiba-tiba
  • Mengalami kondisi perdarahan vagina (bervariasi, dapat berupa bercak atau banyak seperti menstruasi)
  • Mengalami nyeri hebat pada perut bagian bawah, nyeri tersebut dapat terasa tajam awalnya kemudian perlahan-lahan menyebar ke seluruh perut. Nyeri bertambah hebat bila bergerak
  • Pingsan

Gejala tahap lanjut pada kehamilan ektopik:

  • Rasa sakit perut yang muncul akan terjadi semakin sering
  • Gejala lainnya adalah kulit ibu hamil terlihat lebih pucat
  • Tekanan darah rendah (hipotensi)
  • Denyut nadi yang meningkat

 

DIAGNOSA

Pemeriksaan air seni dapat dilakukan untuk mengetahui kehamilan seseorang, sedangkan untuk mengetahui kehamilan ektopik ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mendeteksinya, yaitu dengan cara:

1. Pemeriksaan ultrosonografi (USG).

Pemeriksaan ini dapat menggambarkan isi dari rahim seorang wanita. Pemeriksaan USG dapat melihat dimana lokasi kehamilan seseorang, baik di rahim, saluran tuba, indung telur, maupun di tempat lain.

Diagnosa kehamilan ektopik dengan usg
Gambar USG Kehamilan Ektopik
Sumber: www.myhealth.gov.my

2. Pengukuran terhadap kadar HCG (human chrionic gonadotopin-hormon kehamilan).

Pemeriksaan ini diulangi 2 hari kemudian. Pada kehamilan muda, level hormon ini meningkat sebanyak 2 kali setiap 2 hari. Kadar hormon yang rendah menunjukkan adanya suatu masalah seperti kehamilan ektopik.

3. Pemeriksaan panggul.

Untuk mengkonfirmasi ukuran rahim dalam masa kehamilan dan merasakan perut yang keras.

 

Save

PENGOBATAN

Karena kehamilan ektopik dapat mengancam nyawa, maka deteksi dini dan pengakhiran kehamilan adalah tatalaksana yang disarankan. Pengakhiran kehamilan dapat dilakukan melalui:

1. Obat-obatan

Dapat diberikan apabila kehamilan ektopik diketahui sejak dini. Obat yang digunakan adalah methotrexate (obat anti kanker)

2. Operasi

Untuk kehamilan yang sudah berusia lebih dari beberapa minggu, operasi adalah tindakan yang lebih aman dan memiliki angka keberhasilan lebih besar daripada obat-obatan. Apabila memungkinkan, akan dilakukan operasi laparaskopi

PENCEGAHAN

Ada beberapa langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk mencegahnya:

  • Stop merokok.
  • Hindari berhubungan dengan banyak pasangan yang akan menyebabkan timbulnya penyakit menular seksual.
  • Hindari kehamilan pada usia lanjut.
  • Konsultasikan kehamilan dengan dokter bila ada riwayat kehamilan ektopik sebelumnya.
REFERENSI

- Errol, Norwitz. 2008. At aGlance Obstetri dan Ginekologi. Jakarta: Erlanga. Hlm: 16-17

- Fadlun, dkk. 2011. Asuhan Kebidanan Patologis. Jakarta : Salemba Medika. Hlm. 43-47.

- Rustam, Mochtar. 1998. Sinopsis Obstetri. Edisi 2. Jakarta: EGC. Hlm. 226-237.

- Scoot, James. 2002. Danforth Buku Saku Obstetri Dan Ginekologi. Jakarta: Widya Medika. Hlm116-123.

- Linda J. Vorvick, MD. Ectopic Pregnancy. nlm.nih.gov/medlineplus/ency/article/000895.

- Josie, tenor. 2000. Ectopic Pregnancy. aafp.org/afp/2000/0215/p1080.

- F, Edmund F. Ectopic Pregnancy. Merck Manual Home Health Handbook. 2008.

- http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ectopicpregnancy.html

- http://www.webmd.com/baby/guide/pregnancy-ectopic-pregnancy

- http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/ectopic-pregnancy/basics /definition

Nutracare

Info Penyakit

Gastroenteritis Pada Anak
Gastroenteritis Pada Anak

Deskripsi : Gastroenteritis adalah peradangan pada saluran
Baca selengkapnya »

Gigi Berlubang
Gigi Berlubang

Deskripsi : Gigi berlubang (karies gigi) merupakan
Baca selengkapnya »

Tentang Produk

FUCIDIN CREAM 5 G

Krim 2 % x 5 gr x 1's

CENDO HYALUB TETES MATA

Cendo Hyalub 5 ml x 1's

Korespondensi - Copyright - Disclaimer - Profil Medicastore - Cari Info Penyakit - Cari Info Obat - Cari Dokter
Informasi yang tersedia di medicastore.com dikumpulkan dari berbagai sumber dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti nasihat, saran, konsultasi
ataupun kunjungan kepada dokter anda. Bila anda memiliki masalah kesehatan, hubungilah dokter anda.
All rights reserved | © 2016 - www.medicastore.com