nothing
Informasi Berkurangnya Pendengaran & Tuli - medicastore.
nothing
Medicastore
Berkurangnya Pendengaran & Tuli

Berkurangnya_Pendengaran_&_Tuli.JPG

Sumber : https://www.healthtap.com

 
DEFINISI

Berkurangnya Pendengaran adalah penurunan fungsi pendengaran pada salah satu ataupun kedua telinga. Tuli adalah penurunan fungsi pendengaran yang sangat berat.

PENYEBAB

Penurunan fungsi pendengaran bisa disebabkan oleh :

  • Gangguan di saluran telinga atau telinga tengah yang menghalangi penghantaran suara
  • Kerusakan pada telinga dalam, saraf pendengaran atau jalur saraf pendengaran di otak

Penyebab terjadinya penurunan fungsi pendengaran bisa berupa :

  • Kelainan bawaan
  • Trauma akustik (suara yang sangat keras)
  • Infeksi, misalnya infeksi virus pada telinga dalam atau pada campak Jerman
  • Pemakaian obat-obat tertentu
  • Penyakit Meniere
  • Berbagai gangguan pada otak dan saraf, misalnya tumor otak atau stroke
  • Kerusakan selubung saraf pendengaran
GEJALA

Gejala-gejala yang bisa ditemukan pada orang-orang dengan penurunan fungsi pendengaran antara lain :

  • Kesulitan untuk mendengar percakapan, terutama jika di sekelilingnya berisik
  • Terdengar suara gemuruh atau berdenging di telinga (tinitus)
  • Tidak dapat mendengarkan suara televisi atau radio dengan volume normal
  • Kelelahan karena diperlukan upaya keras untuk bisa mendengar
  • Pusing atau gangguan keseimbangan

Hearing Loss

Sumber : www.healthandhearing.com.au

DIAGNOSA

Diagnosa didasarkan dari gejala-gejala yang ada dan hasil pemeriksaan. Beberapa pemeriksaan yang dapat dilakukan antara lain :

  • Pemeriksaan dengan garpu tala, untuk menilai fungsi pendengaran melalui hantaran udara maupun melalui hantaran tulang.
  • Audiometri, bisa digunakan untuk mengukur fungsi pendengaran secara tepat. Ambang pendengaran untuk serangkaian nada ditentukan dengan mengurangi volume dari setiap nada hingga penderita tidak lagi dapat mendengarnya.
  • Timpanometri, merupakan sejenis audiometri yang biasanya digunakan pada anak-anak, karena tidak memerlukan partisipasi aktif dari orang yang diperiksa.
  • Respon auditoris batang otak, dimana diukur gelombang saraf di otak yang timbul akibat rangsangan pada saraf pendengaran.
  • Elektrokokleografi, untuk mengukur aktivitas koklea dan saraf pendengaran. Elektrokokleografi dan respon auditoris batang otak bisa digunakan untuk menilai pendengaran pada anak-anak, bayi, atau orang yang pura-pura tuli.
PENGOBATAN

Pengobatan untuk penurunan fungsi pendengaran tergantung pada penyebabnya. Jika penurunan fungsi pendengaran konduktif disebabkan oleh adanya cairan di dalam telinga tengah atau kotoran di saluran telinga, maka perlu dilakukan pembuangan cairan dan kotoran tersebut.

Jika penyebab penurunan fungsi pendengaran tidak dapat diatasi, maka bisa digunakan alat bantu dengar atau kadang dilakukan pencangkokan koklea.

ALAT BANTU DENGAR

Alat bantu dengar merupakan suatu alat elektronik yang dioperasikan dengan batere, yang berfungsi untuk memperkuat dan mengubah suara sehingga komunikasi bisa berjalan dengan lancar. Alat ini sangat membantu proses pendengaran dan pemahaman percakapan pada orang-orang yang mengalami penurunan fungsi pendengaran sensorineural.

Sumber : www.orgsites.com

Berdasarkan hasil tes fungsi pendengaran, seorang audiologist bisa menentukan apakah penderita sudah memerlukan alat bantu dengar atau belum (audiologist adalah seorang profesional kesehatan yang ahli dalam mengenali dan menentukan beratnya gangguan fungsi pendengaran).

PENCANGKOKAN KOKLEA

Pencangkokan koklea (implan koklea) dilakukan pada penderita tuli berat yang tidak dapat mendengar meskipun telah menggunakan alat bantu dengar. Suatu implan tidak mengembalikan ataupun menciptakan fungsi pendengaran yang normal, tetapi bisa memberikan pemahaman auditoris kepada penderita tuli dan membantu mereka dalam memahami percakapan.

Sumber : www.kidshealth.org

Implan koklea sangat berbeda dengan alat bantu dengar. Alat bantu dengar berfungsi memperkeras suara. Implan koklea menggantikan fungsi dari bagian telinga dalam yang mengalami kerusakan.

Jika fungsi pendengaran normal, gelombang suara diubah menjadi gelombang listrik oleh telinga dalam. Gelombang listrik ini lalu dikirim ke otak dan kita menerimanya sebagai suara. Implan koklea bekerja dengan cara yang sama. Secara elektronik, implan koklea menemukan bunyi yang berarti dan kemudian mengirimnya ke otak.

REFERENSI

- N, John K. Hearing Loss. Merck Manual Home Health Handbook. 2012.

Rich C & Cleanse Dermacol

Obat Terkait
 
Dokter Terkait
DOKTER SPESIALIS THT
 
 
Artikel Terkait

Info Penyakit

Infeksi Pasca Persalinan
Infeksi Pasca Persalinan

Deskripsi : Suhu tubuh wanita seringkali meningkat
Baca selengkapnya »

Miastenia Gravis
Miastenia Gravis

Deskripsi : Miastenia Gravis menyebabkan terjadinya kelemahan
Baca selengkapnya »

Tentang Produk

VFEND VIAL 200 MG

Vial 200 mg x 1's.

BRAITO TETES MATA

Larutan untuk mata 0,5 % x 0.5 ml x 10 biji.