nothing
Sindrom metabolik - medicastore.com
nothing
Medicastore
Sindrom Metabolik

Sindrom_Metabolik 2.jpg

Sumber : www.medicastore.com

 
DEFINISI

Sindrom metabolik bukanlah penyakit, melainkan sekelompok faktor risiko seperti tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, kadar kolesterol yang tidak sehat, dan lemak perut.

sindrom metabolik

Penyakit-Penyakit Dalam Sindrom Metabolik

Sumber: http://medicastore.com

Ketika faktor risiko tersebut berkumpul, dapat muncul masalah yang serius. Faktor-faktor risiko tersebut meningkatkan risiko terkena penyakit jantung dan pembuluh darah hingga dua kali lipat, yang dapat memicu serangan jantung dan stroke. Faktor-faktor risiko tersebut juga meningkatkan risiko diabetes hingga lima kali lipat.

Menurut American Heart Association (Asosiasi Jantung Amerika), sekitar 47 juta orang Amerika terkena sindrom metabolik. Fakta ini mengejutkan karena berarti hampir satu dari setiap enam orang terkena sindrom ini. Sindrom metabolik menurun di dalam keluarga dan lebih sering dijumpai pada orang Afrika-Amerika, Hispanik, Asia, dan penduduk asli Amerika. Risiko terkena sindrom metabolik akan meningkat seiring bertambahnya usia.

PENYEBAB

Para ahli belum tahu pasti apa yang menyebabkan sindrom metabolik. Namun karena sindrom ini merupakan kumpulan dari faktor risiko, dan bukan penyakit tunggal, maka penyebabnya mungkin bisa bervariasi. Beberapa faktor risikonya adalah:

  • Resistensi Insulin. Insulin adalah hormon yang membantu tubuh Anda untuk menggunakan glukosa (yaitu gula sederhana yang terbuat dari makanan yang Anda makan) sebagai energi. Pada orang yang memiliki resistensi insulin, maka insulin tidak bekerja dengan baik sehingga tubuh terus membuat lebih banyak insulin untuk mengatasi peningkatan glukosa. Kondisi tersebut, pada akhirnya, dapat menyebabkan diabetes. Resistensi insulin berhubungan erat dengan kelebihan berat badan di perut.
  • Obesitas, terutama di perut. Para ahli mengatakan bahwa sindrom metabolik menjadi lebih umum karena meningkatnya obesitas. Selain itu, memiliki lemak berlebih di perut dibandingkan di bagian lain dari tubuh, tampaknya meningkatkan risiko Anda.
  • Gaya hidup tidak sehat. Pola makan yang tinggi lemak dan kurangnya aktivitas fisik juga berperan.
  • Ketidakseimbangan hormon. Hormon mungkin juga berperan. Sebagai contoh, Polycystic Ovary Syndrome (PCOS), yaitu kondisi yang mempengaruhi kesuburan, memiliki hubungan dengan ketidakseimbangan hormon dan sindrom metabolik.
GEJALA

Sebagian besar faktor risiko sindrom metabolik tidak memiliki gejala apapun. Anda biasanya tidak dapat merasakan tekanan darah tinggi atau kolesterol tinggi. Seringkali, satu-satunya tanda fisik yang terlihat yaitu mempunyai lemak berlebih di perut.

Komplikasi sindrom metabolik

Faktor risiko yang membentuk sindrom metabolik, seperti kadar kolesterol tidak sehat, tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, dan kelebihan lemak perut, akan meningkatkan kemungkinan seseorang terkena masalah kesehatan yang serius, antara lain: diabetes dan penyakit pembuluh darah atau penyakit jantung.

Secara khusus, sindrom metabolik dapat menyebabkan aterosklerosis, atau “pengerasan pembuluh darah arteri”. Masalah ini terjadi ketika lemak, kolesterol, dan zat-zat lainnya menempel pada dinding arteri, yang menyebabkan arteri menjadi tersumbat dan rapuh. Gumpalan darah terbentuk ketika dinding arteri rusak, dan jika hal tersebut terjadi, maka dapat menyebabkan serangan jantung atau stroke.

Penyempitan pembuluh darah akibat plak lemak

Aterosklerosis pada Pembuluh Darah Jantung

Sumber: http://olvista.com

DIAGNOSA

Untuk mengetahui apakah Anda memiliki sindrom metabolik adalah memeriksakan diri ke dokter. Dokter akan memeriksa tekanan darah, gula darah, dan kolesterol Anda. Hal ini juga merupakan alasan lain untuk melakukan check-up rutin agar tetap sehat.

Berikut Kriteria dari Sindrom Metabolik:

Jika Anda baru didiagnosis menderita sindrom metabolik, lakukan perubahan sederhana terhadap kebiasaan Anda saat ini untuk mencegah penyakit serius di masa depan.

Gejala sindrom metabolik

Mengukur Lingkar Pinggang

Sumber: www.google.com

PENGOBATAN

Beberapa orang dengan sindrom metabolik juga memerlukan obat-obatan. Obat-obatan mungkin diperlukan jika perubahan gaya hidup tidak cukup untuk mengurangi faktor risiko Anda. Beberapa obat yang mungkin digunakan adalah:

  • Obat tekanan darah tinggi, yang meliputi obat-obatan seperti ACE inhibitor, angiotensin II receptor blocker, diuretik, beta-blocker, dan obat-obatan lainnya.

  • Obat kolesterol, yang meliputi statin, niasin, resin asam empedu, Zetia, dan obat-obatan lainnya.

  • Obat diabetes, yang mungkin diperlukan jika Anda memiliki intoleransi glukosa.

  • Aspirin dosis rendah, dapat mengurangi risiko serangan jantung dan stroke. Obat ini mungkin sangat penting bagi orang-orang yang “prothrombotic“, atau rentan terhadap pembekuan darah.

Perlu diingat bahwa semua obat tersebut mempunyai efek samping dan risiko. Karena itu, konsultasikan dahulu dengan dokter tentang pro dan kontra dari penggunaan obat-obatan tersebut.

PENCEGAHAN

Anda perlu membuat perubahan gaya hidup yang sehat, antara lain:

  • Olahraga. Mulailah perlahan-lahan. Asosiasi Jantung Amerika (American Heart Association) merekomendasikan, jika memungkinkan, agar meningkatkan secara bertahap hingga Anda dapat berolahraga hampir setiap hari dalam seminggu selama 30-60 menit. Konsultasikan dengan dokter jika Anda memiliki keterbatasan fisik.

  • Makan makanan yang sehat dengan banyak buah-buahan dan sayuran, protein tanpa lemak, whole grain, dan susu rendah lemak serta mengurangi lemak jenuh, lemak trans, kolesterol, dan garam.

  • Menurunkan berat badan jika Anda kelebihan berat badan.

  • Segera berhenti merokok jika Anda merokok.

  • Jadwal pemeriksaan rutin ke dokter. Karena sindrom metabolik tidak memiliki gejala, maka Anda perlu kunjungan rutin ke dokter untuk memeriksa tekanan darah, kadar kolesterol, dan gula darah Anda.

Penanganan sindrom metabolik dengan berolahraga

Mulailah Berolahraga

Sumber: https://baptisthealth.net

REFERENSI
  1. Zimmet P, Magliano D, Matsuzawa Y, Alberti G, Shaw J. The metabolic syndrome: A global public health problem and a new definition. J. Atheroscler Throm. 2005; 12:295-300.

  2. Miranda PJ, DeFronzo RA, Califf RM, Guyton JR. Metabolic Syndrome: Definition, pathophysiology and mechanisms. Am Heart J 2005, January; 149:33-45.

  3. World Health Organization. Definition, diagnosis and classification of diabetes mellitus and its complication. Part a: Diagnosis and classification of diabetes mellitus. World Health Organization, Geneva; 1999.

  4. Executive summary of third report of the National Cholesterol Education Program (NECP) Expert Panel on Detection, valuation and Treatment of High Blood Cholesterol in Adults (Adults Treatment Panel III). JAMA 2001; 285:2486-2497.

  5. International Diabetes Federation. The IDF consensus worldwide definition of the metabolic syndrome: Vol. 5, International Diabetes Federation; 2005.

  6. Adrianjah, H dan Adam, J., 2006. Sindroma Metabolik:Pengertian, Epidemiologi, dan Criteria Diagnosis. Informasi laboratorium prodia No.4/2006.

Saras Subur Ayoe

Obat Terkait
- ACEPRESS TABLET 12,5 MG
- ACEPRESS TABLET 25 MG
- AMLODIPINE TABLET 10 MG INDO FARMA
- BENOFOMIN CAPLET 850 MG
- BENOFOMIN TABLET 500 MG
- CADUET TABLET 10 MG/20 MG
- CADUET TABLET 5 MG/20 MG
- CAPTENSIN TABLET 12,5 MG
- CAPTENSIN TABLET 25 MG
- CAPTOPRIL 50 MG INDO FARMA
- CONDIABET TABLET 5 MG
- DAONIL TABLET
- DIABEX FORTE TABLET
- DIABEX TABLET
- ERAPHAGE CAPLET 500 MG
- FORMELL TABLET 500 MG
- GLIDANIL TABLET
- GLUCOPHAGE TABLET 500 MG
- GLUCOPHAGE TABLET 850 MG
- GLUCOPHAGE XR TABLET 500 MG
- GLUCOPHAGE XR TABLET 750 MG
- GLUCOTIKA TABLET 850 MG
- GLUDEPATIC TABLET 500 MG
- LIPITOR TABLET 10 MG
- LIPITOR TABLET 20 MG
- LIPITOR TABLET 40 MG
- SEMI-DAONIL TABLET
- SIMVASTATIN CAPSULE 5 MG
- SIMVASTATIN TABLET 20 MG (HJ)
 
Dokter Terkait
- DOKTER SPESIALIS PENYAKIT DALAM
- DOKTER SPESIALIS JANTUNG DAN PEMBULUH DARAH
- DOKTER SPESIALIS GIZI KLINIK
 
Artikel Terkait
- Kolesterol & Asam Lemak Jenuh
- Cara Meningkatkan Kolesterol Baik HDL
- Kaitan Penyakit Kardiovaskular, Hiperkolesterolemia, dan Pola Hidup Sehat
- Cara Mudah Meningkatkan HDL, Si Kolesterol Baik Dalam Tubuh
- Diabetes dan Penurunan Kualitas Hidup
- Gizi Sehat dan Seimbang Mencegah Diabetes Mellitus
- Olahraga bagi Penderita Diabetes
- Kondisi Ketoasidosis Karena Diabetes (KAD)
- Hindari Diabetes Dengan Mengetahui Kadar Glukosa dalam Darah
- Kehamilan dan Tekanan darah Tinggi
- Waspadai Hipertensi, Si Pemicu Penyakit Kelas Berat
- Atasi Segera Obesitas pada Remaja
- Ancaman Kesehatan Di Balik Kegemukan
- Bahaya Gula Bibit, Penyedap, Formalin & Minyak Goreng Bekas
- Hipoglikemia, Kadar Gula Darah Yang Rendah
 
Penyakit Terkait
- Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi)
- Hipertensi pada orangtua
- Diabetes Mellitus
- Obesitas
- Obesitas pada Remaja
- Hiperlipidemia
- Hiperlipidemia Herediter
- Lipidosis
- Gangguan Metabolisme Lemak
- Aterosklerosis
- Menghitung Body Mass Index (BMI)
- Tabel Tinggi Badan - Berat Badan
- Gagal Jantung
- Penyakit Jantung Koroner
- Serangan Jantung
- Efek Penuaan pada Jantung dan Pembuluh Darah
 

Info Penyakit

Infeksi Cacing Pita Ikan
Infeksi Cacing Pita Ikan

Deskripsi : Infeksi Cacing Pita
Baca selengkapnya »

Sistitis Interstisialis
Sistitis Interstisialis

Deskripsi : Sistitis Interstisialis adalah peradangan pada
Baca selengkapnya »

Tentang Produk

ASTATIN SOFTGEL

Astatin 4 mg x 2 x 10's

HEMAVITON SKIN NUTRIENT 30 CAPSULE

Botol isi 30 kapsul

Korespondensi - Copyright - Disclaimer - Profil Medicastore - Cari Info Penyakit - Cari Info Obat - Cari Dokter
Informasi yang tersedia di medicastore.com dikumpulkan dari berbagai sumber dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti nasihat, saran, konsultasi
ataupun kunjungan kepada dokter anda. Bila anda memiliki masalah kesehatan, hubungilah dokter anda.
All rights reserved | © 2016 - www.medicastore.com