nothing
Informasi Overactive bladder (OAB)/beser,medicastore.com
nothing
Medicastore
Overactive bladder (OAB)

Overactive_bladder_(OAB) 1.jpg

Sumber : www.medicastore.com

 
DEFINISI

Overactive bladder (OAB) merupakan suatu kondisi penyakit di mana kandung kemih beraktivitas/berkontraksi secara berlebihan, menyebabkan desakan tiba-tiba untuk berkemih. Sedangkan seharusnya kandung kemih berkontraksi saat kandung kemih terisi penuh urin, namun pada OAB kandung kemih terlalu aktif/berkontraksi walaupun urin hanya sedikit mengisi kandung kemih.

overactive bladder

Gambaran Kontraksi Otot Detrusor Saat kandung Kemih Penuh , Dan Saat Kandung Kemih Terisi Sebagian

Sumber : www.jayruhal.blogspot.com

 

Dalam kurun dua tahun terakhir, penderita OAB terus mengalami peningkatan, di Indonesia diperkirakan sekitar 10-15% dari seluruh penduduk Indonesia yang berusia muda sampai manula menderita OAB, dengan kisaran usia 40-50 tahun. Yang termuda ditemukan berusia 20 tahun dan yang tertua 65 tahun. Jumlah penderita wanita lebih banyak dibanding pria. Penyebab pastinya sampai kini belum diketahui dengan pasti. Yang pasti bukan karena proses penuaan – walaupun jumlah penderita berusia lanjut lebih banyak — dan juga bukan karena terlalu banyak minum ataupun kondisi habis melahirkan.

 

Save

PENYEBAB

Beberapa faktor menjadi kontribusi dalam menyebabkan OAB dan gejalanya:

  • Kerusakan sistem syaraf pusat (seperti kerusakan oleh karena stroke, penyakit parkinson’s, multiple sclerosis atau kerusakan syaraf tulang belakang)
  • Hambatan dan kelemahan uretra
  • Kelemahan otot yang menyangga kandung kemih pada tempatnya
  • Kekurangan estrogen (pada wanita)
  • Benign prostat hyperplasia (pembesaran prostat)
  • Infeksi saluran kemih
  • Kanker kandung kemih atau batu kandung kemih
  • Komplikasi histerektomi atau operasi prostat

 

GEJALA

Para ahli yang tergabung dalam International Continence Society (ICS) menjabarkan OAB sebagai kumpulan gejala atau sindroma yang terdiri dari perasaan ingin berkemih yang sulit ditahan, seringkali disertai berkemih lebih sering pada siang dan malam hari, serta kadang-kadang disertai dengan mengompol (sedikit menetes sebelum dapat mencapai toliet). Berikut gejala dari OAB :

  1. Urgensi : Tergesa-gesa untuk berkemih.
  2. Frekwensi : Sering berkemih/ke toilet – delapan kali atau lebih selama 24 jam.
  3. Inkontinensi : Mengompol sebelum sampai ke toilet.
  4. Nokturia : Terbangun satu kali atau lebih pada malam hari untuk berkemih.

gejala oab

Gambaran Gejala-Gejala OAB

Sumber : http://www.seringkencing-mengompol.com

Penderita OAB memiliki keterbatasan dalam melakukan kegiatan normalnya, sehingga tidak jarang mereka memilih untuk mencoret kegiatan di luar rumah, dan pada akhirnya mempersempit pergaulan akibat kesulitan menahan keinginan buang air kecil setiap beberapa menit. Selain gangguan dari aspek sosial, OAB juga mempengaruhi penderita secara psikologis dan seksual.

Dampak OAB pada kehidupan anda

  • Overactive Bladder (OAB) bukan hanya sekedar ketidaknyamanan yang ringan. Lebih dari 65% dari seluruh penderita OAB melaporkan bahwa hal ini menyebabkan timbulnya masalah dalam kehidupan sehari-hari mereka.
  • Overactive Bladder (OAB) dapat menyebabkan masalah finansial yang serius, seperti tambahan pengeluaran untuk pengunaan produk komersial ( popok dewasa).
  • Overactive Bladder (OAB) dapat berpengaruh dalam aktifitas seksual dikarenakan kecemasan akan mengompol dan merasa malu pada pasangannya.
  • Overactive Bladder (OAB ) menyebabkan 26% resiko untuk jatuh dan 1/3 nya mengalami patah tulang karena seringnya terburu-buru bangun malam hari untuk berkemih .

 

Save

Save

DIAGNOSA

Diagnosis ditegakkan dari anamnesis/keluhan pasien, biasanya Anda akan di berikan pertanyaan sebagai berikut:

  • Apakah Anda kadangkala tiba-tiba ingin sekali untuk kencing?

  • Apakah rasanya seperti Anda tidak dapat menahan keinginan untuk kencing tersebut sampai ke toilet?

  • Apakah Anda pernah ‘mengompol’- walau  kadang-kadang hanya beberapa tetes?

  • Apakah Anda mengalami keterbatasan aktivitas, seperti aktivitas sosialisasi, berbelanja, atau berpergian karena Anda khawatir tidak dapat mencapai toilet tepat pada waktunya dan mungkin hal ini akan mempermalukan Anda?

  • Apakah Anda lebih sering ke toilet dibandingkan orang lain?

  • Apakah Anda sering terbangun pada malam hari untuk kencing?

Jika ada dari pertanyaan diatas yang mendeskripsikan kondisi Anda, maka Anda kemungkinan mengalami gangguan kondisi kesehatan berupa kandung kemih yang hiperaktif atau Overactive Bladder (OAB)

PENGOBATAN

Penelitian terbaru memperlihatkan bahwa kombinasi terapi, berupa terapi perilaku dan terapi medis menurunkan 85% gejala ngompol yang tak dapat ditahan (terapi perilaku sendiri menurunkan 57% sementara dengan obat-obatan menurunkan 72%).

Terapi perilaku meliputi dua latihan utama, melatih kandung kemih untuk menahan berkemih dalam waktu yang ditentukan dan melatih kekuatan otot-otot yang mendukung dan mengontrol kandung kemih.

  1. Langkah pertama adalah melatih kandung kemih (bladder training) dengan menahan kemih lebih lama dari rentang waktu-waktu berkemih sebelumnya. Contoh, bila sebelumnya Anda dapat menahan berkemih selama 2 jam, maka diupayakan rentang waktu berkemih berikutnya menjadi 2 jam 15 menit, dan seterusnya hingga mencapai waktu berkemih normal, yaitu setiap 4-5 jam sekali.
  2. Senam kegel atau senam otot dasar panggul juga dapat dilakukan untuk menguatkan otot-otot yang membantu proses berkemih. Untuk Lebih Jelas Berikut Video Senam kegel : How to do kegel exercise for bladder control

Jika semua usaha di atas belum membantu masalah Anda, segera kunjungi dokter untuk mendapatkan pengobatan secara medis, yang ditujukan untuk memperbaiki kerja otot kandung kemih, berupa terapi obat-obatan. Penanganan OAB lainnya adalah obat antikolinergik/antimuskarinik yang juga dikenal dapat merelaksasikan kandung kemih. Beberapa studi menunjukkan gejala OAB berkurang Sekitar 50-80% pada penderita yang mendapatkan obat ini.

 

PENCEGAHAN

Pencegahan antara lain

  • Mengurangi konsumsi bahan makanan/minuman yang dapat mengiritasi kandung kemih. Misalnya mengurangi konsumsi minuman yang mengandung kafein, soda, jus, dan buah-buahan yang mengandung asam (seperti jeruk dan tomat),
  • Mengurangi makanan pedas dan yang mengandung pemanis buatan.
  • Mengonsumsi air putih sebanyak 1,5 liter per hari justru sangat direkomendasikan dengan frekuensi yang sering di siang hari dan dikurangi saat malam hari.

  • Berhenti merokok.
  • Mengurangi berat badan juga dianjurkan bagi penderita obesitas – meski belum diketahui pasti hubungannya, tetapi ada kemungkinan berat badan berlebih akan lebih menekan kandung kemih.

 

REFERENSI
  1. Marinkovic SP, et al. The management of overactive bladder syndrome. BMJ. 2012;344:e2365.

  2. Overactive bladder. American Urological Association. http://www.urologyhealth.org/urology/index.cfm?article=112.

  3. What I need to know about bladder control for women. National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases. http://kidney.niddk.nih.gov/kudiseases/pubs/bcw_ez/.

  4. Gormley EA, et al. Diagnosis and treatment of overactive bladder (non-neurogenic) in adults: AUA/SUFU guidelines. Journal of Urology. 2012;188:2455.

  5. Treatment of overactive bladder in women. Rockville, Md.: Agency for Healthcare Research and Quality. http://www.ahrq.gov/downloads/pub/evidence/pdf/bladder/bladder.pdf.

  6. DuBeau CE. Treatment and prevention of urinary incontinence in women. http://www.uptodate.com/home.

  7. Lightner DJ (expert opinion). Mayo Clinic, Rochester, Minn. July 29, 2014.

  8. McGrother CW, et al. Etiology of overactive bladder: A diet and lifestyle model for diabetes and obesity in older women. Neurology and Urodynamics. 2012;31:487.

  9. Cook AJ. Decision Support System. Mayo Clinic, Rochester, Minn. May 29, 2014.

Nutracare

Obat Terkait
 
Dokter Terkait
- DOKTER SPESIALIS BEDAH UROLOGI
- DOKTER SPESIALIS KEBIDANAN DAN KANDUNGAN
 
Artikel Terkait
- Infeksi Saluran Kemih pada Wanita
- Latihan Pembentukan Otot
- 7 Sumber Makanan untuk Pembentukan Otot
- Rokok Dapat Merusak Sistem Reproduksi
- Pentingnya Mengelola Siklus Reproduksi
- Kaitan antara Penuaan dengan Sistem Reproduksi Pria
- Diabetes dan Penurunan Kualitas Hidup
- Obat Hipertensi Ternyata Meningkatkan Risiko Diabetes
- Gizi Sehat dan Seimbang Mencegah Diabetes Mellitus
- Olahraga bagi Penderita Diabetes
- Diabetes Pada Anak
- Kondisi Ketoasidosis Karena Diabetes (KAD)
- Waspadai Diabetes saat Kehamilan (Gestational Diabetes)
- Hindari Diabetes Dengan Mengetahui Kadar Glukosa dalam Darah
 
Penyakit Terkait
- Kanker Kandung Kemih
- Kandung Kemih Neurogenik
- Anatomi Ginjal & Saluran Kemih
- Kelainan Ginjal & Saluran Kemih Bawaan
- Kanker Kandung Kemih
- Infeksi Saluran Kemih Anak
- Trauma Kandung Kemih
- Pemeriksaan Kandung Kemih (Sistografi Retrograd)
- Foto Sinar-X Ginjal, Ureter dan Kandung Kemih
- Infeksi Saluran Kemih (ISK) pada orang dewasa
- Mengompol Pada Anak
- Mengompol
- Inkontinensia Uri
- Pembesaran Prostat Jinak
- Radang Kelenjar Prostat
- Kanker Prostat
- pembesaran prostat pada orang tua
- Sistitis
- Sistitis Interstisialis
- Uretritis
- Uretritis Non-Gonokokus & Servisitis Klamidialis
- Hidronefrosis
- Hipospadia
- Trauma Traktus Urinarius
- Ureteritis Cystica
- Trauma Ureter
- Ureteropyelography Retrograde
- Penyempitan Uretra
- Trauma Pada Uretra
- Sklerosis Multipel (Multiple Sclerosis)
- Stroke Iskemik
- Stroke Hemorrhagic
- Stroke pada orang tua
- Penyakit Parkinson
- Parkinsonism
 

Info Penyakit

Dakriosistitis
Dakriosistitis

Deskripsi : Dakriosistitis adalah suatu infeksi pada
Baca selengkapnya »

Vitamin A
Vitamin A

Deskripsi : Vitamin
Baca selengkapnya »

Tentang Produk

HERBESSER CAPSULE 180 SR

Kapsul 180 mg x 30 biji.

BECECAR CAPSULE

Kapsul 100 biji.

Korespondensi - Copyright - Disclaimer - Profil Medicastore - Cari Info Penyakit - Cari Info Obat - Cari Dokter
Informasi yang tersedia di medicastore.com dikumpulkan dari berbagai sumber dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti nasihat, saran, konsultasi
ataupun kunjungan kepada dokter anda. Bila anda memiliki masalah kesehatan, hubungilah dokter anda.
All rights reserved | © 2016 - www.medicastore.com