nothing
Antioksidan dan Radikal Bebas
nothing
Medicastore
Antioksidan dan Radikal Bebas

Antioksidan.jpg

Sumber : www.medicastore.com

 
DEFINISI

Antioksidan adalah senyawa dalam makanan yang berfungsi menetralisir bahan kimia yang disebut dengan radikal bebas (molekul tidak stabil), yang dihasilkan dari proses oksidasi tubuh manusia. Radikal bebas diketahui memiliki hubungan dengan peningkatan risiko penyakit jantung, hati dan kanker. Makanan nabati seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan dan biji-bijian merupakan sumber antioksidan yang terbaik.

PENYEBAB

kerusakan yang disebabkan oleh kelebihan radikal bebas secara terus menerus dapat menyebabkan penyakit tertentu, seperti penyakit jantung, hati dan beberapa jenis kanker (seperti kanker mulut, esofagus, lambung dan usus). Proses oksidasi dalam tubuh manusia akan semakin dipercepat akibat paparan sinar matahari, polusi, kebiasaan merokok dan alkohol, stres dan faktor lainnya.

dampak radikal bebas

GEJALA

Beberapa kondisi yang dapat disebabkan radikal bebas, antara lain:

  • Kerusakan lensa mata, yang bisa menyebabkan kebutaan
  • Radang pada sendi (arthritis)
  • Kerusakan sel-sel saraf otak, yang dapat menyebabkan kondisi tertentu seperti penyakit Parkinson dan Alzheimer
  • Mempercepat proses penuaan
  • Peningkatan risiko penyakit jantung koroner, karena radikal bebas mendorong LDL (kolesterol jahat) menempel pada dinding arteri

Peningkatan risiko kanker tertentu, terpicu karena DNA yang rusak

PENGOBATAN

Mengonsumsi makanan yang kaya akan antioksidan dapat menurunkan risiko berbagai penyakit, seperti penyakit jantung dan kanker jenis tertentu. Antioksidan akan mengikat radikal bebas dari sel-sel tubuh, dan mencegah atau mengurangi kerusakan yang diakibatkan oksidasi tubuh.

Makanan nabati merupakan sumber makanan yang kaya akan antioksidan. Antioksidan paling banyak ditemui buah-buahan dan sayuran, dan juga pada makanan lain seperti kacang-kacangan, biji-bijian, dan daging, unggas dan ikan.

Jenis Antioksidan

1. Antioksidan Gizi

Antioksidan dapat ditemukan dalam makan tertentu dan dapat mencegah sebagian kerusakan yang disebabkan radikal bebas dengan cara menetralisirnya. Ini adalah antioksidan gizi, vitamin A, C, dan E, dan mineral tembaga, seng dan selenium.

2. Antioksidan Non-Gizi

Senyawa lainnya yang terdapat dalam makanan, seperti fitokimia, diyakini memiliki efek antioksidan yang lebih baik dari vitamin ataupun mineral. Antioksidan ini disebut sebagai antioksidan non-gizi dan yang termasuk fitokimia, seperti likopen dalam buah tomat dan antosianin yang ditemukan dalam cranberi.

PENCEGAHAN

Diet seimbang, dengan mengonsumsi antioksidan dari makanan, adalah cara yang terbaik. Jika pun Anda memang membutuhkan suplemen karena alasan kondisi kesehatan tertentu, pilihlah suplemen yang mengandung berbagai nutrisi (multivitamin) dengan dosis yang direkomendasikan.

sumber antioksidan terbaik antara lain:

  • Antosianin : terong, anggur dan beri
  • Beta-karoten : labu, mangga, aprikot, wortel, bayam dan peterseli (mirip seledri)
  • Katekin : anggur merah dan teh
  • Tembaga : makanan laut, daging tanpa lemak, susu dan kacang-kacangan
  • Kriptosantin : capsicum merah, labu dan mangga
  • Flavonoid : teh, teh hijau, jeruk, anggur merah, bawang merah dan apel
  • Indoles : brokoli, kubis dan kembang kol
  • Sulfur allium : daun bawang, bawang merah dan bawang putih
  • Selenium : makanan laut, jeroan, daging tanpa lemak dan biji-bijian
  • Lignan : biji wijen, dedak, wholegrain dan sayuran
  • Seng : makanan laut, daging tanpa lemak, susu dan kacang-kacangan
  • Lutein : sayuran berdaun hijau seperti bayam, dan jagung
  • Likopen : tomat, jeruk dan semangka
  • Isoflavonoid : kedelai, tahu, kacang polong dan susu
  • Mangan : makanan laut, daging tanpa lemak, susu dan kacang-kacangan
  • Polifenol : thyme dan oregano
  • Vitamin A : hati, ubi jalar, wortel, susu, dan kuning telur
  • Vitamin C : jeruk, blackcurrant (mirip buah anggur), kiwi, mangga, brokoli, bayam, paprika dan stroberi
  • Vitamin E : minyak nabati (seperti minyak gandum), alpukat, kacang-kacangan, biji-bijian dan wholegrain
  • Zoochemical : daging merah, jeroan dan ikan.
REFERENSI
  • http://www.cancer.gov/about-cancer/causes-prevention/risk/diet/antioxidants-fact-sheet
  • http://www.webmd.com/food-recipes/antioxidants-your-immune-system-super-foods-optimal-health

Obat Terkait
 
Dokter Terkait
- DOKTER SPESIALIS GIZI MEDIK
 
Artikel Terkait
- Vitamin A Membantu Meningkatkan Memori Otak
- Vitamin Untuk Remaja, Apa Saja Ya ?
- Manfaat Vitamin A (Retinol)
- Gangguan Sirkulasi Darah
- Kolesterol & Asam Lemak Jenuh
- Cara Meningkatkan Kolesterol Baik HDL
- Kaitan Penyakit Kardiovaskular, Hiperkolesterolemia, dan Pola Hidup Sehat
- Cara Mudah Meningkatkan HDL, Si Kolesterol Baik Dalam Tubuh
- 5 Makanan yang Bisa Membantu Menurunkan Kadar Kolesterol
- Gizi Buruk Mengancam Anak Indonesia
- Asupan Gizi Bantu Kondisi Kesehatan ODHA
- Gizi Sehat dan Seimbang Mencegah Diabetes Mellitus
- Mengetahui Status Gizi Balita Anda
- Kebutuhan Gizi Ibu Hamil
- Kenali Tanda dan Gejala Gizi Buruk
 
Penyakit Terkait
- Anemia Karena Kekurangan Vitamin B12
- Anemia Karena Kekurangan Vitamin C
- Kekurangan Asam Folat & Vitamin B12
- Kekurangan & Kelebihan Vitamin C
- Kekurangan Vitamin B1
- Kekurangan Vitamin B2
- Kekurangan & Kelebihan Vitamin B6
- Kekurangan & Kelebihan Vitamin E
- Kekurangan Vitamin K
- Vitamin & Mineral
- Kekurangan & Kelebihan Vitamin A
- Kekurangan & Kelebihan Vitamin D
- Vitamin
- Mineral dan Elektrolit
- Kolesterol tinggi (hiperkolesterolemia)
- Perlemakan Hati (Fatty Liver)
- Gangguan Metabolisme Lemak
- Kanker Paru
- Kanker Payudara
- Kanker Leher Rahim (Kanker Serviks)
- Kanker Tiroid
- Kanker & Pertumbuhan Lainnya Di Mulut
- Kanker Lambung
- Kanker Kolorektal
- Tumor Tulang Non-Kanker
- Kanker Tulang Primer
- Kanker Prostat
- Kanker Ginjal
- Kanker Hati Metastatik
- Kanker Pelvis Renalis & Ureter
- Kanker Kandung Kemih
- Kanker Uretra
- Penyebab & Resiko Terjadinya Kanker
- Kanker & Sistem Kekebalan
- Diagnosis Kanker
- Komplikasi Kanker
- Obesitas
- Hipokalemia (Kadar Kalium yang Rendah Dalam Darah)
- Hipokalsemia (Kadar Kalsium Darah yang Rendah)
- Hipokalsemia Pada Bayi
- Hipokondriasis
- Hipoksia
- Hiponatremia (Kadar Natrium Darah yang Rendah)
- Hipoglikemia (Kadar Gula Darah yang Rendah)
- Hipotermia
- Hipoglikemia
- Hipofosfatemia
- Hipomagnesemia
- Tekanan Darah Rendah (Hipotensi)
- Hipolipoproteinemia
- antioksidan
 

Info Penyakit

Nyeri Perut
Nyeri Perut

Deskripsi : Nyeri Perut adalah nyeri yang
Baca selengkapnya »

Bursitis Tendon Achilles Anterior
Bursitis Tendon Achilles Anterior

Deskripsi : Bursitis Tendon Achilles Anterior merupakan
Baca selengkapnya »

Korespondensi - Copyright - Disclaimer - Profil Medicastore - Cari Info Penyakit - Cari Info Obat - Cari Dokter
Informasi yang tersedia di medicastore.com dikumpulkan dari berbagai sumber dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti nasihat, saran, konsultasi
ataupun kunjungan kepada dokter anda. Bila anda memiliki masalah kesehatan, hubungilah dokter anda.
All rights reserved | © 2016 - www.medicastore.com