nothing
Disentri - medicastore.com
nothing
Medicastore
Disentri

Disentri.jpg

Sumber : www.medicastore.com

 
DEFINISI

Penyakit disentri adalah infeksi pada usus yang menyebabkan diare yang disertai dengan darah atau lendir.

Penyebab penyakit disentri amuba

 Sumber : http://graphics8.nytimes.com

Di Amerika Serikat, insiden disentri amoeba mencapai  1-5% sedangkan disentri basiler (shigellosis) dilaporkan kurang dari 300.000 kasus tiap tahunnya. Sedangkan kejadian disentri amoeba di Indonesia sampai saat ini masih belum ada, akan tetapi untuk disentri basiler (shigellosis)  dilaporkan 5% dari 3848 orang penderita diare berat menderita disentri basiler (shigellosis).

Penyebab penyakit disentri bakteri shigella

Sumber : http://penyakitdisentri.com

PENYEBAB

Penyakit disentri dibagi menjadi dua jenis berdasarkan penyebabnya:

  • Disentri basiler (shigellosis), yang disebabkan oleh bakteri Shigella.
    Ada empat jenis bakteri Shigella:

    • Shigella sonnei - menghasilkan gejala paling ringan.
    • Shigella flexneri.
    • Shigella boydii.
    • Shigella dysenteriae. Ini menghasilkan gejala yang paling berat.
  • Disentri amoeba, juga dikenal sebagai amoebiasis. Ini disebabkan oleh amuba (parasit bersel tunggal) yang disebut Entamoeba Histolytica. Disentri ini mengakibatkan diare yang cukup berat, karena rusaknya dinding usus besar, sehingga mengakibatkan ulserasi (luka pada lapisan mukosa yang membentuk lubang ). Amuba bisa eksis untuk jangka waktu yang lama di usus besar (kolon). Biasanya menyerang kepada anak-anak dibawah 5 tahun atau balita.

Penyebab disentri yang paling umum dan sering dijumpai di masyarakat adalah tidak mencuci tangan, setelah menggunakan toilet umum atau tidak mencuci tangan sebelum makan. Disentri juga bisa menyebar melalui makanan yang terkontaminasi tinja manusia, terutama makanan yang tidak dimasak sampai matang atau yang mentah. Hal ini cenderung terjadi jika:

  • Persediaan air terbatas dan saluran pembuangan yang kurang memadai
  • Terdapat sanitasi yang buruk
  • Menggunakan tinja manusia sebagai pupuk

Secara garis besar penyebab penyakit disentri sangat erat kaitannya dengan kebersihan lingkungan sekitar dan kebiasaan hidup bersih.

Sumber air tidak sehat

Minum dari Sumber Air yang Belum di Masak

 Sumber : http://blogs.scientificamerican.com

GEJALA

Perjalanan penyakit setiap penderita lebih bervariasi antara individu, di mana beberapa orang yang menderita penyakit disentri memiliki gejala ringan, sedangkan yang lain mungkin mengalami diare berat dengan atau tanpa muntah yang dapat menimbulkan risiko dehidrasi.

Gejala yang timbul pada penyakit disentri, antara lain :

  • Rentan waktu gejala disentri dapat bertahan antara 5-7 hari atau bahkan lebih lama
  • Penderita mengalami kram pada perut (kolik)
  • Penderita mengalami nyeri pada saat BAB/buang air besar (tenesmus)
  • BAB yang disertai dengan lendir (mucus)
  • BAB dengan tinja yang berdarah
  • Panas tinggi (39,5-40 °C)
  • Muntah-muntah
  • Dehidrasi
  • Anoreksia
  • Terkadang disertai dengan gejala menyerupai ensefalitis dan sepsis
  • (kejang, sakit kepala, letargi, kaku kuduk, halusinasi).
DIAGNOSA

Diagnosis dari disentri dapat ditegakkan melalui anamnesis, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan lanjutan seperti pemeriksaan sampel kotoran (tinja) untuk melihat apa ada bakteri atau amoeba penyebab disentri di dalamnya.

PENGOBATAN

Prinsip dalam melakukan tindakan pengobatan adalah istirahat, mencegah atau memperbaiki dehidrasi dan pada kasus yang berat diberikan antibiotika.

Disentri biasanya sembuh setelah beberapa hari dan biasanya tidak membutuhkan perawatan medis, tetapi banyak minum air putih sangat penting untuk menggantikan cairan yang terbuang selama diare agar mencegah dehidrasi. Diare bisa ditangani dengan banyak minum air putih, oralit, dan makan saat Anda merasa tidak mual.

Pemberian Antibiotik

Disentri Basiler

Menurut pedoman WHO, bila telah terdiagnosis shigelosis pasien diobati dengan antibiotika. Jika setelah 2 hari pengobatan menunjukkan perbaikan, terapi diteruskan selama 5 hari. Bila tidak ada perbaikan, antibiotika diganti dengan jenis yang lain. Berikut jenis antibiotik yang dapat diberikan: trimetoprim-sulfametoksazol, siprofloksasin, azithromisin. Amoksisilin tidak dianjurkan dalam pengobatan disentri basiler karena tidak efektif.

Disentri Amoeba

Penderita disentri amoeba akan diberi antibiotik bernama metronidazol, antibiotik lain yang mungkin diberikan dokter adalah tinidazol. 

Pemberian antibiotik hanya digunakan jika disentri tidak menghilang dengan sendiri. Antibiotik juga dapat digunakan untuk menghentikan disentri menyebar ke orang lain.

PENCEGAHAN

Untuk meminimalkan risiko terkena penyakit disentri, biasakan mencuci tangan dengan sabun dan air bersih setelah menggunakan toilet serta cuci tangan sebelum memasak atau memegang makanan untuk bayi dan memberi makan anak-anak untuk mencegah tertularnya disentri pada bayi atau pada anak.

Pencegahan penyakit disentri dengan mencuci tangan

Sumber : http://144penyakit.blogspot.com

REFERENSI
  • http://www.scribd.com
  • http://www.nhs.uk/Conditions/Dysentery
  • http://www.medicalnewstoday.com
  • http://www.webmd.com
Saras Subur Ayoe

Info Penyakit

Angioedema Herediter
Angioedema Herediter

Deskripsi : Angioedema Herediter adalah suatu kelainan
Baca selengkapnya »

Ureteropyelography Retrograde
Ureteropyelography Retrograde

Deskripsi : Ureteropyelography retrograde, atau disebut juga sebagai
Baca selengkapnya »

Tentang Produk

FARMASAL TABLET 100 MG

Tablet salut enterik 100 mg x 10 x 10 biji.

VIDAYLIN L SYRUP

Sirup 100 mL.

Korespondensi - Copyright - Disclaimer - Profil Medicastore - Cari Info Penyakit - Cari Info Obat - Cari Dokter
Informasi yang tersedia di medicastore.com dikumpulkan dari berbagai sumber dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti nasihat, saran, konsultasi
ataupun kunjungan kepada dokter anda. Bila anda memiliki masalah kesehatan, hubungilah dokter anda.
All rights reserved | © 2016 - www.medicastore.com