nothing
Pemeriksaan Cardiac C-reactive protein (cCRP)
nothing
Medicastore
Pemeriksaan Cardiac C-reactive protein (cCRP)

Pemeriksaan_C-reactive_protein_(CRP).jpg

Sumber : www.medicastore.com

 
DEFINISI

Salah satu metode yang kini mulai banyak digunakan untuk mengetahui tingkat resiko penyakit jantung adalah pengukuran Cardiac CRP ( cCRP ).

Dalam penelitian yang melibatkan sejumlah besar pasien, tingkat CRP tampaknya berkolerasi dengan tingkat resiko jantung. Bahkan CRP setidaknya bertindak sebagai prediksi risiko jantung seperti kadar kolesterol. Karena komponen inflamasi dari aterosklerosis, peningkatan kadar CRP telah dikaitkan dengan penyakit kardiovaskuler.

C-reactive protein (CRP) adalah protein yang ditemukan dalam darah yang meningkat sebagai respon terhadap peradangan/inflamasi. CRP diklasifikasikan sebagai reaktan fase akut, yang berarti bahwa tingkat protein akan naik sebagai respon terhadap peradangan.

C-Reactive Protein adalah protein plasma yang diproduksi oleh hati sebagai reaksi dari adanya infeksi, luka pada jaringan, dan proses inflamasi/peradangan. Proses inflamasi merupakan proses reaksi tubuh terhadap adanya luka atau infeksi.

Seperti yang kita ketahui bahwa proses inflamasi pada pembuluh darah dapat menyebabkan penyakit atherosclerosis, dimana proses inflamasi pada pembuluh darah menyebabkan sel-sel imun menyerang lemak pada dinding pembuluh darah sehingga menyebabkan lemak lepas dan saling menggumpal. Akibatnya, terbentuk plaque/plak yang menyumbat pembuluh darah dan menyebabkan penyakit jantung.

Kadar CRP di dalam tubuh akan meningkat dengan cepat bahkan hingga 1000 kali lipat, sekitar 6 jam setelah proses inflamasi terjadi. Inilah yang menyebabkan kadar CRP banyak digunakan sebagai indikator terjadinya proses inflamasi di dalam tubuh.

PENYEBAB

Penelitian menunjukkan adanya hubungan antara kadar cCRP di dalam tubuh dengan tingkat resiko penyakit jantung, seperti dapat dilihat pada tabel di bawah ini :


Arti hasil test CRP
Kadar cCRP (mg/l) Tingkat Resiko Penyakit Jantung
1.0 Rendah
1.0 – 3.0 Sedang
3.1 – 10.0

Tinggi


Sumber : http://www.homehealthtesting.com

Penyakit resiko lainnya untuk penyakit kardiovaskuler, termasuk tekanan darah tinggi (hipertensi), DM, kolesterol, penyakit darah tinggi, usia, merokok, obesitas dan riwayat keluarga penyakit jantung mungkin berkolerasi dengan peningatan kadar CRP.

DIAGNOSA

Pengukuran CRP dilakukan dengan pengambilan darah dari pembuluh darah vena, biasanya dilakukan pada bagian siku atau belakang telapak tangan. Darah yang telah diambil kemudian dianalisa kadar CRP-nya dengan menggunakan suatu senyawa antiserum yang dapat digunakan untuk mengukur kadar protein tersebut. Ada 3 jenis metode pengukuran CRP, yaitu :

  • Conventional CRP . Metode pengukuran ini digunakan untuk menganalisa adanya infeksi, kerusakan jaringan, dan gangguan-gangguan akibat proses inflamasi. Metode ini dapat mengukur kadar CRP secara tepat pada kadar 5 mg/l atau lebih. Orang yang sehat biasanya memiliki kadar CRP di bawah 5 mg/l, sedangkan adanya proses inflamasi ditunjukkan dengan kadar CRP sebesar 20-500 mg/l.
  • High Sensitivity CRP ( hsCRP ). Metode pengukuran ini digunakan untuk menganalisa kondisi-kondisi yang mungkin berhubungan dengan proses inflamasi. Metode ini bersifat lebih sensitif sehingga dapat mengukur kadar CRP secara tepat hingga 1 mg/l.
  • Cardiac CRP ( cCRP ). Metode pengukuran ini digunakan untuk menganalisis tingkat resiko penyakit jantung. Metode ini memiliki sensitivitas yang menyerupai dengan hsCRP , namun menggunakan metode analisa yang lebih sensitif sehingga hasil yang diperoleh lebih spesifik untuk menentukan resiko penyakit jantung
REFERENSI
  1. http://www.medicinenet.com/c-reactive_protein_test_crp/article.htm

  2. http://www.mayoclinic.com/health/c-reactive-protein/my01018

  3. http://www.webmd.com/heart-disease/guide/heart-disease-c-reactive-protein-crp-testing

  4. http://www.webmd.com/heart-disease/c-reactive-protein-test-crp-directory

  5. http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/article/003356.htm

Saras Subur Ayoe

Info Penyakit

Kekurangan Biotin
Kekurangan Biotin

Deskripsi : Biotin adalah vitamin B yang
Baca selengkapnya »

Disfungsi Seksual Pria
Disfungsi Seksual Pria

Deskripsi : Pada laki-laki, disfungsi seksual
Baca selengkapnya »

Tentang Produk

ARMOVIT CAPSULE

Kapsul armovit 6 x 5's

INBION CAPSULE

Kapsul 10 x 10's

Korespondensi - Copyright - Disclaimer - Profil Medicastore - Cari Info Penyakit - Cari Info Obat - Cari Dokter
Informasi yang tersedia di medicastore.com dikumpulkan dari berbagai sumber dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti nasihat, saran, konsultasi
ataupun kunjungan kepada dokter anda. Bila anda memiliki masalah kesehatan, hubungilah dokter anda.
All rights reserved | © 2016 - www.medicastore.com