nothing
Penyakit : Silikosis (Silicosis) - medicastore.com
nothing
Medicastore
Silikosis (Silicosis)

Silikosis_(Silicosis).JPG

Sumber : http://safetysolutionsatwork.com

 
DEFINISI

Silikosis (Silicosis) adalah suatu penyakit saluran nafas yang terjadi akibat menghirup debu silika, sehingga terjadi peradangan dan pembentukan jaringan parut pada paru-paru.

Terdapat 3 jenis silikosis:

  1. Silikosis kronis simplek, terjadi akibat paparan sejumlah kecil debu silika untuk jangka panjang (lebih dari 20 tahun). Nodul-nodul peradangan kronis dan jaringan parut akibat silika terbentuk di paru-paru dan kelenjar getah bening dada.
  2. Silikosis akselerata, terjadi setelah terpapar silika dalam jumlah yang lebih banyak untuk waktu yang lebih pendek (4-8 tahun). Peradangan, pembentukan jaringan parut dan gejala-gejalanya terjadi lebih cepat.
  3. Silikosis akut, terjadi akibat paparan silika dalam jumlah yang sangat besar untuk waktu yang lebih pendek. Paru-paru mengalami peradangan hebat dan terisi oleh cairan, sehingga timbul sesak nafas hebat dan penurunan kadar oksigen dalam darah.

Pada silikosis simplek dan akselerata bisa terjadi fibrosif masif yang progresif. Fibrosis ini terjadi akibat pembentukan jaringan parut yang menyebabkan kerusakan pada struktur paru yang normal.

PENYEBAB

Silikosis terjadi pada orang-orang yang menghirup debu silika.
Silika adalah unsur utama dari pasir dan terdapat pada bebatuan, sehingga paparan biasanya terjadi pada:
- pekerja tambang
- pekerja pabrik kaca
- pekerja konstruksi jalan dan bangunan
- pekerja pemotong batu
- pekerja pengecoran logam
- pembuat tembikar

Paparan intens terhadap silika bisa menimbulkan gangguan dalam waktu singkat (sekitar 1 tahun), tetapi biasanya gejala baru mulai muncul setelah mendapatkan paparan selama 10-15 tahun.

Bila terhirup, serbuk silika akan masuk ke dalam paru-paru dan ditangkap oleh sel pembersih (misalnya makrofag). Sel pembersih akan mengeluarkan enzim yang menyebabkan terbentuknya jaringan parut pada paru-paru. Pada awalnya, jaringan parut yang terbentuk di paru-paru hanya berupa nodul-nodul bulat kecil (silikosis noduler simplek). Namun, pada akhirnya nodul-nodul akan bergabung dan membentuk massa yang lebih besar (silikosis konglomerata). Daerah paru yang terbentuk jaringan parut ini tidak dapat mengalirkan oksigen ke dalam darah secara normal, sehingga penderita mengalami gangguan pernafasan.

GEJALA

Orang-orang dengan silikosis kronis seringkali tidak mengalami gejala selama bertahun-tahun, tetapi banyak orang yang pada akhirnya mengalami kesulitan dalam bernafas. Awalnya sesak nafas hanya terjadi pada saat beraktivitas, tapi pada akhirnya sesak nafas juga timbul bahkan pada saat beristirahat.

Sebagian penderita mengalami batuk yang mungkin berdahak. Gangguan pernafasan bisa memburuk selama selama bertahun-tahun setelah penderita berhenti terpapar silika. Kerusakan paru bisa menyebabkan turunnya kadar oksigen dalam darah dan juga membebani jantung, sehingga bisa terjadi gagal jantung yang dapat berakibat fatal.

Orang-orang dengan silikosis akselerata mengalami gejala-gejala yang sama dengan orang-orang dengan silikosis kronis, tetapi gejala muncul dan memburuk dalam waktu yang lebih singkat.

Pada silikosis akut, sesak nafas terjadi dengan cepat. Penderita juga mengalami penurunan berat badan dan kelelahan. Gagal nafas seringkali terjadi dalam waktu 2 tahun.

Orang-orang dengan silikosis lebih mungkin untuk terkena tuberkulosis saat terpapar dengan organsime penyebabnya (Mycobacterium tuberculosis) dibandingkan dengan orang-orang tanpa silikosis.

DIAGNOSA

Biasanya akan ditanyakan secara terperinci mengenai jenis pekerjaan, hobi, dan aktivitas lainnya yang kemungkinan besar merupakan sumber pemaparan silika. Pemeriksaan yang bisa dilakukan antara lain :

  • Rontgen dada (terlihat gambaran pola nodul dan jaringan parut)
  • CT scan dada
  • Tes fungsi paru
  • Biopsi paru
  • Tes PPD (untuk TBC)
  • PENGOBATAN

    Tidak ada pengobatan khusus untuk silikosis. Untuk mencegah penyakit semakin memburuk, maka sangat penting untuk menghilangkan sumber paparan, terutama sejak tahap awal penyakit.

    Pada silikosis akut, bisa dilakukan lavage paru (pembilasan paru), dimana paru-paru diisi oleh larutan salin dan kemudian larutan dikeluarkan untuk membersihkan saluran nafas.

    Sebagian orang dengan silikosis akut atau akselerata bisa terbantu dengan pemberian kortikosteroid. Penderita yang mengalami sesak nafas bisa diberikan obat-obat untuk menjaga saluran nafas tetap terbuka (bronkodilator). Penderita bisa diberikan oksigen tambahan, dan jika terjadi infeksi, bisa diberikan antibiotik. Pada kasus yang berat, pilihan terakhir yang dapat dilakukan adalah transplantasi paru.

    Hal lain yang perlu dipertimbangkan adalah:
    - berhenti merokok
    - menjalani tes kulit untuk TBC secara rutin

    Penderita silikosis memiliki risiko tinggi menderita tuberkulosis (TBC), sehingga dianjurkan untuk menjalani pemeriksaan rutin setiap tahun.

    PENCEGAHAN

    Pengendalian debu silika di lingkungan kerja dapat membantu mencegah terjadinya silikosis. Jika debu tidak dapat dikendalikan, maka pekerja harus memakai peralatan pelindung, misalnya masker khusus yang dapat menyaring partikel kecil dari udara dengan baik.

    Para pekerja yang terpapar debu silika harus menjalani pemeriksaan foto rontgen dada secara rutin, sehingga gangguan bisa terdeteksi sejak dini. Pekerja yang merokok harus didorong untuk berhenti merokok.

    Vaksinasi rutin (misalnya terhadap pneumokokus dan influenza) juga membantu mencegah terjadinya berbagai infeksi yang lebih mungkin terjadi pada orang-orang dengan silikosis.

    REFERENSI

    - D, David C. Silicosis. Medline Plus. 2011.

    http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/article/000134.htm

    - N, Lee S. Silicosis. Merck Manual Home Health Handbook. 2008.

    http://www.merckmanuals.com/home/lung_and_airway_disorders/environmental_

    lung_diseases/silicosis.html

    Obat Terkait
    PERACON TABLET
     
    Dokter Terkait
    DOKTER SPESIALIS PENYAKIT DALAM
    DOKTER SPESIALIS PARU
     
     
    Artikel Terkait

    Info Penyakit

    Penyakit Huntington (Korea Huntington)
    Penyakit Huntington (Korea Huntington)

    Deskripsi : Penyakit Huntington (korea Huntington) adalah
    Baca selengkapnya »

    Penyakit Parkinson
    Penyakit Parkinson

    Deskripsi : Penyakit Parkinson adalah suatu penyakit
    Baca selengkapnya »

    Tentang Produk

    SEPTRIN PEDIATRIC TABLET

    Tablet untuk anak-anak 100 biji.

    ZUMAHIS SYRUP

    Sirup 30 mg/5 mL x 60 mL.