nothing
Penyakit paru Bissinosis (Byssinosis) - medicastore.com
nothing
Medicastore
Bissinosis (Byssinosis)

Bissinosis_(Byssinosis).JPG

Sumber : http://kansascity.legalexaminer.com

 
DEFINISI

Bissinosis (Byssinosis) adalah suatu penyakit paru-paru akibat pekerjaan yang terjadi karena menghirup debu kapas atau debu dari serat tanaman lainnya, seperti rami.

PENYEBAB

Di Amerika dan Inggris, secara khusus bissinosis hampir selalu terjadi pada orang-orang yang bekerja dengan kapas yang belum diolah. Bisinosis terjadi akibat para pekerja menghirup debu yang dihasilkan oleh kapas yang berlum diolah tersebut.

Bissinosis paling sering terjadi pada orang-orang bekerja di industri tekstil. Selain itu, mereka yang bekerja dengan rami juga mungkin mengalami penyakit ini. Orang-orang yang paling sering terkena adalah mereka yang pekerjaannya membuka karung kapas mentah atau bekerja pada tahap awal pemprosesan kapas. Tampaknya, terkadang kapas yang belum diolah menyebabkan penyempitan pada saluran nafas pada orang-orang yang rentan. Variasi dari kondisi ini juga bisa terjadi para orang-orang yang terpapar oleh serbuk gandum di lingkungan pertanian (grain worker's lung).

GEJALA

Pada orang-orang dengan bissinosis bisa ditemukan :
- mengi (wheezing)
- rasa sesak di dada, biasanya pada hari pertama bekerja setelah libur dan bisa menghilang saat akhir pekan
- batuk

Tidak seperti asma, gejala-gejala cenderung berkurang setelah paparan berulang, dan rasa sesak di dada bisa menghilang saat akhir pekan. Namun, jika seseorang telah mendapatkan paparan terhadap kapas selama bertahun-tahun, maka rasa sesak di dada bisa berlangsung lebih lama (2-3 hari kerja atau bahkan sepanjang minggu). Paparan yang lama terhadap debu kapas meningkatkan frekuensi timbulnya gejala dan bisa menyebabkan terjadinya penyakit paru yang menetap.

DIAGNOSA

Diagnosa didasarkan pada gejala-gejala yang dialami penderita, serta adanya riwayat paparan terhadap debu kapas atau rami. Pemeriksaan yang bisa dilakukan:

  • Tes fungsi paru. Pada orang-orang dengan bissinosis, terjadi penurunan kapasitas paru saat hari-hari kerja. Biasanya, penurunan kapasitas paru yang paling besar terjadi saat hari pertama kerja.
  • Rontgen dada atau CT scan dada, untuk membantu menyingkirkan kemungkinan adanya penyakit paru lainnya, yang bisa menimbulkan gejala-gejala yang serupa.
  • PENGOBATAN

    Penanganan yang paling penting adalah menghentikan paparan debu. Beberapa orang mungkin harus berganti pekerjaan untuk menghindari paparan lebih lanjut. Selain itu, sangat penting bagi penderita untuk menghentikan kebiasaan merokok.

    Para pekerja yang bergejala dan juga tiba-tiba mengalami penurunan fungsi paru saat hari pertama minggu kerja harus dipindahkan ke tempat lain yang tidak mendapatkan paparan. Mengi dan sesak nafas bisa diobati dengan obat-obat yang digunakan untuk asma, misalnya bronkodilator (obat untuk melebarkan saluran nafas). Kortikosteroid bisa diberikan pada kasus yang lebih berat. Terapi oksigen bisa diberikan jika kadar oksigen dalam darah rendah.

    Berbagai program bisa dilakukan untuk membantu orang-orang dengan penyakit paru kronis, misalnya latihan fisik, latihan pernafasan, dan edukasi.

    PENCEGAHAN

    Bissinosis bisa dicegah dengan cara menggunakan masker dan mengurangi kadar debu di dalam pabrik pengolahan tekstil melalui perbaikan mesin atau sirkulasi udara. Seseorang harus berhenti merokok jika bekerja di industri tekstil.

    REFERENSI

    - H, Denis. Byssinosis. Medline Plus. 2013.

    - N, Lee S. Byssinosis. Merck Manual Home Health Handbook. 2008.

    Obat Terkait
     
    Dokter Terkait
    DOKTER SPESIALIS PARU
     
     
    Artikel Terkait

    Info Penyakit

    Trakoma
    Trakoma

    Deskripsi : Trakoma (disebut juga Konjungtivitis granuler atau Oftalmia Bangsa
    Baca selengkapnya »

    Kanker Hati Metastatik
    Kanker Hati Metastatik

    Deskripsi : Kanker Hati Metastatik adalah tumor-tumor
    Baca selengkapnya »

    Tentang Produk

    THIDIM 1 G

    Vial 1 gram x 1

    EUTHYROX TABLET 100 MCG

    Tablet 100 mcg x 100 biji.